MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Ketua Ombudsman Hery Susanto Ditahan Kejagung Kasus Suap Nikel

Publisher: Redaktur 17 April 2026 2 Min Read
Share
Hery Susanto digiring penyidik Kejagung usai ditetapkan tersangka kasus suap pertambangan nikel.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Ketua Ombudsman RI Hery Susanto ditahan Kejaksaan Agung setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pertambangan nikel, Kamis 16 April 2026.

Penahanan dilakukan di Gedung Jampidsus Kejagung, Jakarta Selatan, sekitar pukul 11.19 WIB dengan mengenakan rompi tahanan merah muda dan tangan diborgol.

Hery langsung digiring menuju mobil tahanan tanpa memberikan keterangan kepada awak media.

Selain itu, Kejaksaan Agung menyebut Hery Susanto terlibat dalam perkara tata kelola pertambangan nikel periode 2013 hingga 2025.

“Hari ini tim penyidik Jampidsus menetapkan HS sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi tata kelola usaha pertambangan nikel tahun 2013-2025,” ujar Dirdik Jampidsus Syarief Sulaeman Nahdi.

Baca Juga:  Korupsi Kredit Sritex Merembet, Negara Tekor Rp 1 Triliun: Eks Direksi 3 Bank BUMD Jadi Tersangka

Menurutnya, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik memperoleh sejumlah alat bukti termasuk hasil penggeledahan.

Sementara itu, Hery diduga menerima uang suap sebesar Rp1,5 miliar dari Direktur PT TSHI berinisial LKM.

“Tersangka menerima sejumlah uang kurang lebih Rp1,5 miliar,” ujarnya.

Ia menambahkan uang tersebut terkait upaya pengurusan masalah perhitungan penerimaan negara bukan pajak dari PT TSHI.

“Kemudian bersama HS mengatur agar kebijakan Kemenhut dikoreksi oleh Ombudsman sehingga perusahaan melakukan perhitungan sendiri,” katanya.

Selain itu, Hery dijerat Pasal 12 huruf a dan b serta Pasal 5 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi dan Pasal 606 KUHP serta ditahan selama 20 hari di Rutan Salemba Cabang Kejari Jakarta Selatan.

Baca Juga:  Skandal OTT KPK di PN Depok, Ketua MA Kecewa dan Ambil Sikap Tegas

Diketahui, Hery Susanto baru dilantik sebagai Ketua Ombudsman RI periode 2026-2031 pada Jumat 10 April 2026.

Belum sepekan menjabat, Hery telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan suap yang terjadi pada periode sebelumnya saat masih menjabat anggota Ombudsman 2021-2026.

Sementara itu, Ombudsman RI menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas kasus yang menjerat ketuanya.

“Ombudsman RI menghormati proses hukum yang berlangsung dan akan bersikap kooperatif,” demikian keterangan resmi Ombudsman.

Ombudsman juga menegaskan komitmen menjaga kepercayaan publik serta mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam proses hukum yang berjalan. HUM/GIT

TAGGED: hery susanto, hukum indonesia, Jampidsus, kasus korupsi, Kejagung, korupsi nikel, Ombudsman RI, penahanan pejabat, PNBP, pt tshi, suap nikel, tersangka korupsi
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

AKBP Arbaridi Jumhur, Kasubdit Jatanras, Ditreskrimum Jatim meraih penghargaan pada acara PWI Jatim Award 2026.
HPN 2026 PWI Jatim Memuncak: 24 Tokoh Diguyur Penghargaan Bergengsi
17 April 2026
Kakanwil BPN Jawa Timur, Asep Heri menerima penghargaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim.
Dari “Panglima Wakaf” hingga PWI Award 2026: Asep Heri Kian Kokohkan Peran BPN Jatim
17 April 2026
MK Tolak Gugatan Larangan Keluarga Presiden Nyapres karena Tidak Jelas
17 April 2026
Tiga Eks Anak Buah Nadiem Dituntut 6-15 Tahun Penjara Kasus Chromebook
17 April 2026
Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau Kalimantan Barat, Delapan Korban Ditemukan Tewas
17 April 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

MK Tolak Gugatan Larangan Keluarga Presiden Nyapres karena Tidak Jelas
17 April 2026
Tiga Eks Anak Buah Nadiem Dituntut 6-15 Tahun Penjara Kasus Chromebook
17 April 2026
Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau Kalimantan Barat, Delapan Korban Ditemukan Tewas
17 April 2026
Dewas KPK Usut Polemik Tahanan Rumah Yaqut di Jakarta, Pelapor Mulai Diperiksa
17 April 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

AKBP Arbaridi Jumhur, Kasubdit Jatanras, Ditreskrimum Jatim meraih penghargaan pada acara PWI Jatim Award 2026.
Pilihan Editor

HPN 2026 PWI Jatim Memuncak: 24 Tokoh Diguyur Penghargaan Bergengsi

Kakanwil BPN Jawa Timur, Asep Heri menerima penghargaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim.
Pertanahan

Dari “Panglima Wakaf” hingga PWI Award 2026: Asep Heri Kian Kokohkan Peran BPN Jatim

Hukum

MK Tolak Gugatan Larangan Keluarga Presiden Nyapres karena Tidak Jelas

Korupsi

Tiga Eks Anak Buah Nadiem Dituntut 6-15 Tahun Penjara Kasus Chromebook

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?