MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Pemasangan Tarif Area Balai Pemuda untuk Foto atau Video Tuai Polemik, Akmarawita: Fraksi Golkar Menolak, Sebaiknya Ditinjau Kembali

Publisher: Redaksi 16 Januari 2024 2 Min Read
Share
Dr Akmarawita Kadir, Sekretaris Komisi D, Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Surabaya.
Dr Akmarawita Kadir, Sekretaris Komisi D, Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Surabaya.
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id – Pemakaian area Balai Pemuda untuk pengambilan spot foto atau video yang berbayar, menuai reaksi. Bahkan maslah ini ramai di media sosial (medsos) dan diperbincangkan.

Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Surabaya, Dr Akmarawita Kadir mengatakan, hal itu diakui masuk akal jika sampai terjadi penolakan oleh masyarakat Kota Surabaya.

“Memang masuk, akal karena alun-alun yang ada di area Balai Pemuda ini kan sangat penting untuk warga Kota Surabaya, dan sering dipakai untuk berbagai hal,” tehas Sekretaris Komisi D DPRD Kota Surabaya ini, Selasa, 16 Januari 2024.

Lanjut, politisi Golkar asal Dapil 5 Surabaya ini menjelaskan, mereka warga Kota Surabaya sering melepas penat dengan berkunjung untuk sekadar rileks menghilangkan kepenatan ataupun santai bersama keluarga di alun-alun.

Baca Juga:  Adies Kadir Nostalgia di DPRD Surabaya: “Di Sini Saya Ditempa Jadi Wakil Rakyat”

“Ada yang berfoto, ada yang bercengkerama dan lain sebagainya. Karena mereka bangga punya alun-alun yang yang terletak di area Balai Pemuda. Nah..,apabila ada peraturan untuk berfoto membuat video di alun-alun berbayar, apalagi infonya per 3 jam 500.000, sebaiknya kebijakan ini harus ditinjau kembali,” pinta Sekretaris DPD Partai Golkar Surabaya tersebut.

Diakui Akmarawita, jika ada peraturan daerah (perda)yang mengatur tentang pengelolaan pajak daerah dan restribusi daerah, yaitu Perda no 7 tahun 2023.

“Tapi ya sasarannya jangan alun-alun lah, alun-alun ini kan ikon Kota Surabaya, kebanggaan warga kota Surabaya. Warga kota sudah merasa memiliki, masa berfoto dan video saja dikenakan biaya,” sambung politisi yang juga seorang dokter ini.

Baca Juga:  Golkar Tolak Rencana Perbaikan Ponpes Al Khoziny Gunakan Dana APBN

Dengan tegas, ia menolak peraturan tersebut. Karena dianggap sangat memberatkan bagi warga Surabaya yang hendak menikmati arena alun-alun di Balai Pemuda Surabaya tersebut.

“Kami Fraksi Partai Golkar sangat tidak setuju dan sebaiknya kebijakan ini ditinjau ulang. Dan harusnya ada perwali yang mengatur tentang ini, kalau mau berbayar ya cari tempat-tempat lain yang memang peruntukannya berbayar, bukan alun-alun,” pungkas Akmarawita. HUM/CAK

TAGGED: Akmarawita Kadir, Alun Alun Surabaya, Dapil 5 Surabaya, Fraksi Golkar, Ikon Kota Surabaya, Komisi D DPRD Surabaya, Partai Golkar
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Sabu di Jakarta Timur, Stiker Sedot WC Jadi Kode Tempel
17 Juni 2026
Bareskrim Tahan Dua Direktur PT SJU dalam Kasus Tambang Emas Ilegal
17 Juni 2026
Diskusi Pejabat di UGM Digeruduk Mahasiswa, Kabakom Qodari Tegaskan Demokrasi Harus Dialog
17 Juni 2026
PDI-P Bantah Tudingan BEM Bersatu soal Kaitan Tiyo Ardianto dengan Setyo Sularso
17 Juni 2026
Tunisia Dikabarkan Pecat Sabri Lamouchi Usai Dibantai Swedia di Piala Dunia 2026
16 Juni 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Sabu di Jakarta Timur, Stiker Sedot WC Jadi Kode Tempel
17 Juni 2026
Bareskrim Tahan Dua Direktur PT SJU dalam Kasus Tambang Emas Ilegal
17 Juni 2026
Diskusi Pejabat di UGM Digeruduk Mahasiswa, Kabakom Qodari Tegaskan Demokrasi Harus Dialog
17 Juni 2026
PDI-P Bantah Tudingan BEM Bersatu soal Kaitan Tiyo Ardianto dengan Setyo Sularso
17 Juni 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Sabu di Jakarta Timur, Stiker Sedot WC Jadi Kode Tempel

Bareskrim

Bareskrim Tahan Dua Direktur PT SJU dalam Kasus Tambang Emas Ilegal

Nasional

Diskusi Pejabat di UGM Digeruduk Mahasiswa, Kabakom Qodari Tegaskan Demokrasi Harus Dialog

Nasional

PDI-P Bantah Tudingan BEM Bersatu soal Kaitan Tiyo Ardianto dengan Setyo Sularso

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?