MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Destinasi Kuliner Heritage Baru Hadir di Surabaya, 10 Regentstraat Hidupkan Kembali Bangunan Bersejarah

Publisher: Admin 30 April 2026 6 Min Read
Share
Direktur 10 Regentstraat, Steffiani Setyadji bersama Jimmy Saputra, Ceo Pos Blok pengelola gedung Kantor Pos Kebon Rojo.
Direktur 10 Regentstraat, Steffiani Setyadji bersama Jimmy Saputra, Ceo Pos Blok pengelola gedung Kantor Pos Kebon Rojo.
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id – Kota Pahlawan kembali menambah daya tarik wisatanya dengan hadirnya destinasi kuliner baru yang tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga menghadirkan pengalaman menyelami sejarah.

Restoran 10 Regentstraat Kantor Pos Kebon Rojo, dijadwalkan menggelar soft opening pada 1 Mei 2026 besok, dengan menawarkan sensasi bersantap di dalam bangunan tua sarat nilai historis di kawasan Kebon Rojo.

Mengusung konsep kuliner Indonesia bernuansa heritage, 10 Regentstraat berdiri di lokasi yang dahulu dikenal sebagai Regentstraat pada masa kolonial. Angka “10” merujuk pada nomor bangunan yang kini dihidupkan kembali.

Sekaligus menjadi simbol keterhubungan antara masa lalu dan wajah baru kawasan tersebut. Restoran ini merupakan bagian dari Happy Puppy Group, yang juga menaungi restoran legendaris TuttoBono Ristorante.

Balutan cahaya lampu temaram di dalam bangunan eks Kantor Pos Kebon Rojo, dengan detail arsitektur yang tetap terjaga, menghadirkan suasana santap malam yang hangat, intim, dan sarat nuansa nostalgia.
Balutan cahaya lampu temaram di dalam bangunan eks Kantor Pos Kebon Rojo, dengan detail arsitektur yang tetap terjaga, menghadirkan suasana santap malam yang hangat, intim, dan sarat nuansa nostalgia.

Nilai sejarah tak hanya tercermin dari nama, tetapi juga dari bangunan yang ditempati. Gedung ini merupakan bagian dari Hogere Burgerschool (HBS) Soerabaja, sekolah elit pada era Hindia Belanda yang berdiri sejak 1 November 1875 dan pernah menjadi tempat menimba ilmu Ir. Soekarno.

Dengan arsitektur kolonial yang tetap terjaga, bangunan tersebut sempat difungsikan sebagai Kantor Pos Kebon Rojo sebelum akhirnya direvitalisasi menjadi ruang publik bernilai sejarah.

Kini, di tangan pengelola baru, bangunan cagar budaya tersebut bertransformasi menjadi destinasi kuliner yang memadukan nuansa tempo dulu dengan ragam sajian Nusantara.

Pengunjung 10 Regentstraat tak hanya bisa menikmati masakan khas Nusantara, tetapi juga bisa melihat langsung lukisan-lukisan bangunan tua bersejarah yang dipasang rapi sepanjang lorong dan ruangan VIP.
Pengunjung 10 Regentstraat tak hanya bisa menikmati masakan khas Nusantara, tetapi juga bisa melihat langsung lukisan-lukisan bangunan tua bersejarah yang dipasang rapi sepanjang lorong dan ruangan VIP.

Menu yang dihadirkan tak hanya mengedepankan cita rasa, tetapi juga menghadirkan sentuhan nostalgia, mulai dari bitterballen, klappertaart, hingga berbagai olahan ayam, bebek, hasil laut, serta hidangan tradisional seperti karedok. Untuk minuman, pengunjung dapat menikmati sensasi klasik melalui sajian seperti limun Cap Badak.

Kehadiran pemerintah kota diharapkan menjadi dukungan nyata dalam menghidupkan kembali bangunan bersejarah melalui pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Direktur PT Imperium Buana Sakti, Steffiani Setyadji, menegaskan bahwa konsep yang diusung tidak sekadar menghadirkan restoran, tetapi juga pengalaman yang menyentuh memori kolektif kota.

“Kami ingin 10 Regentstraat menjadi lebih dari sekadar tempat makan. Ini adalah ruang bagi masyarakat untuk menikmati kuliner sekaligus merasakan atmosfer sejarah Surabaya. Bangunan ini memiliki cerita panjang, dan kami berupaya menghidupkannya kembali melalui konsep heritage dining yang hangat, akrab, dan relevan untuk semua kalangan,” ujar Steffiani.

Ia menambahkan, pihaknya tetap berkomitmen menjaga keaslian bangunan dengan menghadirkan kenyamanan modern.

“Karakter arsitektur kolonial tetap kami pertahankan sebagai daya tarik utama, kemudian dipadukan dengan sentuhan modern agar pengunjung tetap merasa nyaman. Kami berharap masyarakat dapat menikmati pengalaman unik, yakni bersantap sambil bernostalgia,” tambahnya.

​Senada dengan hal tersebut, Jimmy Saputro, CEO Pos Bloc Surabaya, melihat potensi besar dalam pengembangan Kota Lama sebagai ekosistem bisnis yang baru. Menurutnya, revitalisasi kawasan ini memerlukan langkah nyata atau “pecah telur” agar pelaku usaha lain ikut tergerak.
​”Tujuan kita adalah mengelompokkan sistem bisnis di sini agar berkembang kembali. Saat ini gerakannya mungkin belum terlalu masif, tapi dengan adanya tempat yang nyaman dan makanan yang enak, kawasan ini bisa jadi pilihan utama. Kita orang Indonesia perlu melakukan konservasi karena bangunan ini sudah berusia ratusan tahun. Kalau bukan kita yang menjaga, siapa lagi?” tegas Jimmy.
​Jimmy juga menyoroti aspek arsitektur bangunan yang tetap dipertahankan keasliannya. Renovasi yang dilakukan sangat minim untuk menjaga estetika asli bangunan cagar budaya tersebut.
​”Bangunan aslinya tidak banyak kita ubah. Struktur atas tetap kita biarkan, hanya kita tambahkan sistem pencahayaan (lampu) agar lebih hidup. Kami ingin memulai sebuah pergerakan untuk mendukung perencanaan Pak Wali Kota dalam menghidupkan kembali ekonomi di Surabaya, khususnya melalui kawasan bersejarah,” tutupnya.

 

Dengan harga yang relatif terjangkau, 10 Regentstraat membuka akses luas bagi masyarakat untuk merasakan pengalaman bersantap di bangunan bersejarah.

Perpaduan antara nilai sejarah, arsitektur klasik, dan kekayaan kuliner Nusantara menjadikan tempat ini bukan sekadar restoran, melainkan destinasi baru yang memperkaya wajah pariwisata Surabaya.

Kehadirannya diharapkan menjadi magnet baru bagi warga lokal maupun wisatawan, sekaligus pengingat bahwa warisan masa lalu dapat dihidupkan kembali secara relevan dan penuh makna.

Tentang 10 Regentstraat
10 Regentstraat merupakan restoran yang menempati bangunan bersejarah di Surabaya. Dahulu dikenal sebagai Hogere Burgerschool (HBS) Soerabaja, tempat Ir. Soekarno pernah menempuh pendidikan, bangunan ini kemudian beralih fungsi menjadi Kantor Pos Surabaya.

Kini, bangunan tersebut dihidupkan kembali sebagai restoran bernuansa heritage yang kuat. Konsep kuliner yang diusung memadukan cita rasa Indonesia tempo dulu dengan sentuhan Nusantara dalam penyajian modern yang tetap terasa akrab.

Dengan harga yang relatif terjangkau, 10 Regentstraat menghadirkan pengalaman bersantap di ruang bersejarah yang dapat dinikmati berbagai kalangan. Restoran ini juga merupakan bagian dari Happy Puppy Group, yang dikenal melalui salah satu unit usahanya, TuttoBono Ristorante. HUM/CAK

TAGGED: 10 Regentstraat, Bangunan Bersejarah, Destinasi Wisata Kuliner Heritage, Kantor Pos Kebon Rojo, Kebon Rojo
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Eks Finalis Puteri Indonesia Jadi Tersangka Klinik Ilegal di Pekanbaru
30 April 2026
Hakim Minta Andrie Yunus Dihadirkan di Sidang Kasus Air Keras
30 April 2026
Sidang Militer Ungkap Motif Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus
30 April 2026
Polisi Selidiki Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Dugaan Human Error Mengemuka
30 April 2026
Polisi Ungkap KA Argo Bromo Melaju 110 Km per Jam sebelum Tabrak KRL di Bekasi
29 April 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Eks Finalis Puteri Indonesia Jadi Tersangka Klinik Ilegal di Pekanbaru
30 April 2026
Hakim Minta Andrie Yunus Dihadirkan di Sidang Kasus Air Keras
30 April 2026
Sidang Militer Ungkap Motif Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus
30 April 2026
Polisi Selidiki Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Dugaan Human Error Mengemuka
30 April 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Eks Finalis Puteri Indonesia Jadi Tersangka Klinik Ilegal di Pekanbaru

Hukum

Hakim Minta Andrie Yunus Dihadirkan di Sidang Kasus Air Keras

Hukum

Sidang Militer Ungkap Motif Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus

Hukum

Polisi Selidiki Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Dugaan Human Error Mengemuka

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?