MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Skandal Pidana Narkotika: 11 Anggota Polda Banten Dipecat Tidak Hormat pada 2023

Publisher: Redaktur 30 Desember 2023 2 Min Read
Share
Kapolda Banten Irjenpol Abdul Karim.
Ad imageAd image

SERANG, Memoindonesia.co.id – Kapolda Banten, Irjenpol Abdul Karim, mengumumkan bahwa pada tahun 2023, Polda Banten menerima total 302 laporan dari masyarakat melalui Propam Polda Banten.

Dari laporan tersebut, terdapat penindakan tegas terhadap 11 anggota Polda Banten yang akhirnya diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) karena terlibat dalam tindak pidana, terutama penyalahgunaan narkotika.

“Pada tahun 2023, kami memberlakukan PTDH dengan pemberhentian tidak hormat terhadap 11 kasus,” kata Abdul Karim kepada wartawan di Mapolda Banten pada Jumat, 29 Desember 2023.

Jumlah PTDH kepada anggota jajaran ini mengalami peningkatan, yakni 3 orang lebih banyak dibandingkan dengan tahun sebelumnya, di mana terdapat 8 anggota yang mengalami PTDH.

Baca Juga:  Ketua Kadin Cilegon Ditahan Usai Minta Proyek Rp 5 Triliun Tanpa Lelang ke PT China Chengda

Kapolda melanjutkan dengan merinci bahwa dari laporan masyarakat di tahun 2023 terhadap anggota yang melakukan pelanggaran, sebanyak 81 kasus dikenai tindakan disiplin kode etik. Sementara itu, 3 anggota lainnya ditindak secara pidana.

“Terjadi penurunan kasus tindak pidana umum. Pada tahun 2022, terdapat 6 kasus anggota yang diproses pidana umum, sedangkan pada 2023, hanya 3 kasus,” ungkapnya.

Ditanya wartawan mengenai alasan pemecatan, Abdul Karim menegaskan bahwa kebanyakan anggota yang dipecat terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

Menurut kebijakan Polri, Polda Banten akan menindak tegas setiap anggota yang terlibat dalam penggunaan narkotika.

“Yang paling banyak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Ketika kami temui anggota yang terlibat narkoba, tindakan tegas dilakukan, yaitu PTDH,” tegasnya.

Baca Juga:  Gagalkan Penyelundupan Kilogram Narkotika dari Amerika Latin

Ia menegaskan bahwa anggota yang dipecat berasal dari jajaran polda dan polres, tanpa dominasi pelanggaran dari satu satuan kerja tertentu.

“11 orang ini berasal dari gabungan polres maupun polda,” pungkasnya. CAK/RAZ

TAGGED: 11 Anggota, Irjenpol Abdul Karim, Kapolda Banten, Narkotika, Polda Banten, PTDH, tindakan disiplin kode etik
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

KPK Temukan Lima Jam Rolex saat Geledah Rumah Fadia Arafiq di Pekalongan
26 Mei 2026
KPK Dalami Dugaan Fasilitas Kendaraan Importir untuk Pejabat Bea Cukai
26 Mei 2026
Yeka Hendra Diduga Terima Uang dari Korporasi Sawit Kasus CPO
26 Mei 2026
Eks Anggota Ombudsman Jadi Tersangka Suap Manipulasi Laporan CPO
26 Mei 2026
Kejagung Mulai Sidik Dugaan Manipulasi Ekspor CPO
26 Mei 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

KPK Temukan Lima Jam Rolex saat Geledah Rumah Fadia Arafiq di Pekalongan
26 Mei 2026
KPK Dalami Dugaan Fasilitas Kendaraan Importir untuk Pejabat Bea Cukai
26 Mei 2026
Yeka Hendra Diduga Terima Uang dari Korporasi Sawit Kasus CPO
26 Mei 2026
Eks Anggota Ombudsman Jadi Tersangka Suap Manipulasi Laporan CPO
26 Mei 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

KPK Temukan Lima Jam Rolex saat Geledah Rumah Fadia Arafiq di Pekalongan

Korupsi

KPK Dalami Dugaan Fasilitas Kendaraan Importir untuk Pejabat Bea Cukai

Kejaksaan

Yeka Hendra Diduga Terima Uang dari Korporasi Sawit Kasus CPO

Kejaksaan

Eks Anggota Ombudsman Jadi Tersangka Suap Manipulasi Laporan CPO

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?