MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Komisi X DPR Desak Investigasi Tuntas Dugaan Joki Seleksi Masuk UI

Publisher: Redaktur 30 Juni 2025 3 Min Read
Share
Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Praktik perjokian dalam Seleksi Masuk (Simak) Universitas Indonesia (UI) kembali mencuat ke permukaan. Hal ini mendapatkan sorotan tajam dari Komisi X DPR yang mendesak adanya investigasi menyeluruh untuk membongkar tuntas jaringan pelaku.

Kasus ini tidak hanya merusak integritas lembaga pendidikan, tetapi juga mencoreng prinsip keadilan bagi calon mahasiswa.

Kekhawatiran ini muncul setelah beredarnya informasi di media sosial yang menawarkan jasa perjokian Simak UI dengan imbalan tarif tertentu.

Lalu Hadrian, Wakil Ketua Komisi X DPR, menegaskan pentingnya integritas dan transparansi dalam seluruh proses seleksi masuk perguruan tinggi.

“Praktik perjokian merusak kredibilitas institusi pendidikan dan merugikan calon mahasiswa yang berkompetisi secara jujur,” ujar Lalu Hadrian pada Senin 30 Juni 2025.

Baca Juga:  KY Investigasi Penusukan Hakim PA Batam, Dorong Pengamanan Khusus

Menurutnya, dunia pendidikan harus menjadi ruang yang adil bagi semua. Lalu mendorong UI dan perguruan tinggi lainnya untuk tidak menoleransi kecurangan.

Ia juga mendukung adanya investigasi untuk mengungkap jaringan pelaku dan memastikan akuntabilitas proses seleksi berjalan dengan baik. Sanksi tegas perlu diberikan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Di sisi lain, Lalu juga melihat dugaan kasus ini sebagai indikasi adanya tekanan psikologis dan sistemik yang dihadapi calon mahasiswa, sehingga mendorong mereka untuk mencari jalan pintas.

“Kami mendorong perguruan tinggi dan Kementerian Pendidikan Tinggi untuk memperkuat pendampingan dan sosialisasi mengenai pentingnya kejujuran akademik, serta menyediakan mekanisme seleksi yang lebih inklusif dan adil,” tambahnya.

Baca Juga:  Komisi X DPR Minta Temuan BPK Dana BOS Diusut usai 326 Kepala Sekolah Sulsel Terancam Mundur

Kerja sama antara kampus, kementerian, dan aparat penegak hukum menjadi kunci untuk menindak tegas para pelaku dan memulihkan kepercayaan publik.

Pimpinan Komisi X DPR berharap kejadian ini dapat menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sehingga meritokrasi dan integritas menjadi fondasi utama pendidikan tinggi di Indonesia.

Menanggapi informasi viral mengenai perjokian Simak UI, Direktur Humas, Media, Pemerintah, dan Internasional UI, Arie Afriansyah, dengan tegas menyatakan bahwa UI tidak akan menoleransi segala bentuk kecurangan dalam proses seleksi.

“Kami tidak menoleransi segala bentuk kecurangan yang teridentifikasi, baik secara sistem maupun melalui catatan pengawas,” kata Arie.

Baca Juga:  DPR Desak Investigasi Runtuhnya Musala Ponpes Al Khoziny, Pihak Lalai Harus Disanksi

Sebagai informasi, seleksi Simak UI 2025 untuk jenjang S1, D3, dan D4 saat ini memasuki tahap ujian yang telah berlangsung sejak 28 Juni hingga hari ini. Pengumuman hasil ujian rencananya akan dilakukan pada 11 Juli 2025. HUM/GIT

TAGGED: Desak, Investigasi, Joki, Kementerian Pendidikan Tinggi, Komisi X DPR, Lalu Hadrian, Seleksi Masuk UI, Wakil Ketua Komisi X DPR
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Tunisia Dikabarkan Pecat Sabri Lamouchi Usai Dibantai Swedia di Piala Dunia 2026
16 Juni 2026
Spanyol Gagal Kalahkan Tanjung Verde, Luis de la Fuente Soroti Kebugaran Pemain
16 Juni 2026
Selebrasi Rendah Hati Felix Nmecha Usai Cetak Gol untuk Jerman di Piala Dunia 2026
16 Juni 2026
Kongo Andalkan Masuaku dan Sadiki untuk Redam Portugal di Piala Dunia 2026
16 Juni 2026
Arab Saudi dan Uruguay Berbagi Poin di Miami
16 Juni 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

KPK Terima Vonis Noel dalam Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker
15 Juni 2026
Skandal Motor Listrik BGN, Kejagung Temukan Markup Harga dan Pembayaran Fiktif
14 Juni 2026
Komisi X DPR Minta Temuan BPK Dana BOS Diusut usai 326 Kepala Sekolah Sulsel Terancam Mundur
14 Juni 2026
KPK Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim, Dua Koper Diamankan
13 Juni 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Piala Dunia 2026

Tunisia Dikabarkan Pecat Sabri Lamouchi Usai Dibantai Swedia di Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026

Spanyol Gagal Kalahkan Tanjung Verde, Luis de la Fuente Soroti Kebugaran Pemain

Piala Dunia 2026

Selebrasi Rendah Hati Felix Nmecha Usai Cetak Gol untuk Jerman di Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026

Kongo Andalkan Masuaku dan Sadiki untuk Redam Portugal di Piala Dunia 2026

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?