MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Mel Sandy Bernostalgia di Surabaya, Ingin Total Hibur Penggemar

Publisher: Redaksi 24 Juni 2023 2 Min Read
Share
Dany Sabian, Mel Shandy, Sastra Harijanto, dan Lady Avisha di Surabaya, Jumat (23/6/2023) malam.
Ad imageAd image

Surabaya – Kota Pahlawan Surabaya  begitu spesial bagi Mel Shandy. Lady rocker era 80 dan 90-an itu mengaku memulai kariernya dari Kota Pahlawan. Tak heran jika kembali ke Surabaya serasa bernostalgia.

Pemilik nama lengkap Melinda Susilarini ini sebenarnya asli Bandung. Namun kariernya meroket setelah hijrah ke Surabaya. Pada saat itu ia berada di bawah naungan label Logiss Records milik Log Zhelebour.

“Nama besar saya berawal dari Surabaya. Bersama Mas Log. Bahkan, orang-orang mengira saya dari Surabaya. Termasuk di tanah kelahiran saya sendiri di Bandung,” kata Mel Shandy pada Jumat (23/6/2023) malam.

Baca Juga:  Pembunuh Mahasiswi Universitas Surabaya Dituntut 19 Tahun Penjara

Mel Shandy menyebut Surabaya seperti rumah sendiri. Maklum, dia cukup lama di Kota Pahlawan. Mulai 1989 hingga awal 2000.

“Saya terakhir kali ke Surabaya sebelum pandemi Covid-19. Pada saat itu saya menjadi juri dan bintang tamu di salah satu mal,” kenang istri Dany Sabian tersebut.

Setelah pandemi Covid-19 berakhir, Mel Shandy kembali menyapa para pecinta musik rock di Kota Pahlawan. Dia akan tampil dalam di event Surabaya Special Rock Night pada Sabtu (24/6/2023) malam.

Penyanyi yang hits dengan lagu Bianglala serta Ulah Tuan dan Nona tersebut hadir bersama Lady Avisha, rekan duetnya dulu semasa mengikuti Festival Rock se-Indonesia IV pada 1987.

Baca Juga:  Layanan Paspor Merdeka, Wujud Nyata Imigrasi Tanjung Perak Beri Penghargaan Kemerdekaan

“Kami bersahabat dari kecil. Saya, Mel, Cut Irna, dan Nike Ardilla. Jadi saat ada kesempatan ke Surabaya, kami naik mobil dari Bandung sekaligus tapak tilas perjuangan kami dulu,” ujar Lady Avisha.

Sastra Harijanto Tjondrokusumo dari Komunitas Indonesia Satu menceritakan, kesempatan untuk mendatangkan Mel Shandy ke Surabaya tak lepas dari campur tangan Cut Irna.

“Digagas begitu cepat sekali. Hanya diberi waktu selama lima hari oleh Cut Irna,” ungkap Harijanto. (git/boy)

TAGGED: Cut Irna, Komunitas Indonesia Satu, Log Zhelebour, Mel Sandy, Musik Rock, Surabaya
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Hotman Paris Mundur dari Pengacara Febrie Adriansyah, Fokus Jalani Pengobatan di Singapura
23 Juli 2026
Kasus Hibah Pokmas Jatim, KPK Ungkap Suap Rp 6,4 Miliar ke Anwar Sadad
23 Juli 2026
Cinta Segitiga Berujung Maut, Mondy Tatto Terseret Kasus Pembunuhan Anak Punk
23 Juli 2026
Jaksa Agung Mutasi 8 Kajati, Ini Daftar Kepala Kejaksaan Tinggi yang Baru
23 Juli 2026
Kepala BGN Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Ini Alasannya
23 Juli 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Cinta Segitiga Berujung Maut, Mondy Tatto Terseret Kasus Pembunuhan Anak Punk
23 Juli 2026
Jaksa Agung Mutasi 8 Kajati, Ini Daftar Kepala Kejaksaan Tinggi yang Baru
23 Juli 2026
Kepala BGN Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Ini Alasannya
23 Juli 2026
Kuntadi Naik Tahta Jampidsus, Pemburu Koruptor Kelas Kakap Pengganti Febrie Adriansyah
23 Juli 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Hotman Paris Mundur dari Pengacara Febrie Adriansyah, Fokus Jalani Pengobatan di Singapura

Korupsi

Kasus Hibah Pokmas Jatim, KPK Ungkap Suap Rp 6,4 Miliar ke Anwar Sadad

Hukum

Cinta Segitiga Berujung Maut, Mondy Tatto Terseret Kasus Pembunuhan Anak Punk

Kejaksaan

Jaksa Agung Mutasi 8 Kajati, Ini Daftar Kepala Kejaksaan Tinggi yang Baru

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?