MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Polri-Imigrasi Pasang Radar Buronan Internasional

Publisher: Admin 6 November 2026 3 Min Read
Share
Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko menyerahkan cenderamata kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.
Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko menyerahkan cenderamata kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Ruang gerak buronan internasional di pintu masuk Indonesia bakal semakin sempit. Polri dan Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi memperkuat pengawasan perlintasan negara melalui penerapan Interpol Global Hit Alert System (I-GHAS 24/7).

Sistem ini memungkinkan petugas imigrasi melakukan pemeriksaan dan verifikasi lebih cepat terhadap orang yang terindikasi masuk daftar buronan internasional. Jaringan tersebut terhubung dengan 196 negara anggota Interpol.

Peluncuran I-GHAS 24/7 berlangsung di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (5/11/2026). Inovasi ini menjadi langkah konkret memperkuat pertukaran informasi antara Polri dan Imigrasi dalam mengantisipasi pelaku kejahatan lintas negara.

Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko menyambut positif kolaborasi tersebut. Menurut dia, sistem ini akan membuat koordinasi antarlembaga, khususnya di wilayah perlintasan, berlangsung lebih cepat, tepat, dan akurat.

Baca Juga:  Tak Puas hanya Amankan 35 WNA, Kakanim Jakut: Nggak Kendor, Gerak Terus

“Inisiasi dari Divhubinter untuk membuat I-GHAS 24/7 ini kami sambut dengan sangat baik. Bagaimana sebenarnya kolaborasi komunikasi yang telah terjalin, terutama di daerah-daerah perlintasan, akan terhubung melalui suatu sistem yang benar-benar lebih tepat, lebih cepat, lebih akurat,” ujar Hendarsam.

Dia menegaskan, pengawasan perbatasan tidak bisa hanya mengandalkan pemeriksaan konvensional. Dukungan teknologi dan pertukaran data menjadi kebutuhan penting untuk mendeteksi potensi ancaman kejahatan transnasional sejak dini.

“Komitmen kami bersama, bagaimana kita mempunyai doktrin yang sama, berorientasi yang sama: Imigrasi untuk rakyat, polisi untuk masyarakat,” tegasnya.

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengatakan, penguatan sistem pengawasan tersebut penting untuk menghadapi semakin kompleksnya kejahatan lintas negara. Mulai tindak pidana perdagangan orang (TPPO), penyelundupan narkotika, hingga berbagai kejahatan transnasional lainnya.

Baca Juga:  Kapolri Perintahkan Usut Kasus Keracunan Massal Program Makan Bergizi Gratis

“Ini adalah terobosan yang dilakukan secara kolaboratif antara Polri dan Imigrasi Indonesia. Tentunya ini untuk memperkuat pengawasan buronan internasional dan juga pelaku lintas negara di pintu perlintasan Indonesia,” kata Suyudi.

Melalui I-GHAS 24/7, petugas imigrasi di tempat pemeriksaan imigrasi dapat berkoordinasi langsung dengan Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri untuk menindaklanjuti identitas orang yang terindikasi sebagai buronan atau pelaku kejahatan internasional.

Peluncuran sistem tersebut turut dihadiri Kepala Divhubinter Polri Irjen Pol Untung Widyamoko.

Ke depan, kemampuan I-GHAS 24/7 akan terus dikembangkan. Pada 2027, sistem ini direncanakan terintegrasi dengan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) serta pemanfaatan data biometrik.

Baca Juga:  Satgas Bongkar 3 Situs Judi Online, Perputaran Uang Tembus Rp 1 Triliun

Hendarsam berharap integrasi teknologi tersebut semakin mempersempit celah bagi pelaku kejahatan internasional untuk masuk ataupun keluar Indonesia tanpa terdeteksi.

“Melalui integrasi data ini, Imigrasi dan Polri berupaya memperketat pengawasan lalu lintas orang di perbatasan tentunya tanpa mengesampingkan kelancaran pelayanan keimigrasian bagi masyarakat,” pungkasnya. HUM/BAD

TAGGED: Buronan Internasional, Dirjen Imigrasi, Hendarsam Marantoko, I-GHAS 24/7, Kapolri, Polri-Imigrasi, Suyudi Ario Seto
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Mourin Chienci Lintong, pemilik Arisan Meow, memakai baju tahanan di Polda Jatim.
2 Kali Mangkir, Owner Arisan Meow, Mourin Akhirnya Dijebloskan ke Tahanan Polda Jatim
5 November 2026
Jokowi Tunjukkan Ijazah UGM di Sidang Roy Suryo, Jaksa Tanya Kumis dan Kacamata
5 November 2026
Motif Listyo Sigit Sadap Prabowo Dipertanyakan, Muncul Dugaan Makar dan Persekongkolan Politik
5 November 2026
Sebelum Prabowo, Habibie dan SBY Juga Pernah Jadi Korban Penyadapan, Ini Jejak Kasusnya
5 November 2026
Istana Sebut Penyadapan Prabowo Mengarah Makar, Listyo Sigit Dipecat dari KSP
5 November 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Jokowi Tunjukkan Ijazah UGM di Sidang Roy Suryo, Jaksa Tanya Kumis dan Kacamata
5 November 2026
Motif Listyo Sigit Sadap Prabowo Dipertanyakan, Muncul Dugaan Makar dan Persekongkolan Politik
5 November 2026
Sebelum Prabowo, Habibie dan SBY Juga Pernah Jadi Korban Penyadapan, Ini Jejak Kasusnya
5 November 2026
Istana Sebut Penyadapan Prabowo Mengarah Makar, Listyo Sigit Dipecat dari KSP
5 November 2026

Baca Berita Lainnya:

Mourin Chienci Lintong, pemilik Arisan Meow, memakai baju tahanan di Polda Jatim.
Headlines

2 Kali Mangkir, Owner Arisan Meow, Mourin Akhirnya Dijebloskan ke Tahanan Polda Jatim

Hukum

Jokowi Tunjukkan Ijazah UGM di Sidang Roy Suryo, Jaksa Tanya Kumis dan Kacamata

Hukum

Motif Listyo Sigit Sadap Prabowo Dipertanyakan, Muncul Dugaan Makar dan Persekongkolan Politik

Hukum

Sebelum Prabowo, Habibie dan SBY Juga Pernah Jadi Korban Penyadapan, Ini Jejak Kasusnya

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?