SEMARANG, Memoindonesia.co.id – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang bergerak mendekatkan layanan paspor kepada calon jemaah haji Kabupaten Semarang melalui program Eazy Paspor.
Imigrasi melayani 398 permohonan paspor selama tiga hari, 19–21 September 2026, di Pusat Layanan Haji dan Umroh Terpadu, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Semarang.
Layanan jemput bola tersebut menjadi langkah konkret Imigrasi Semarang dalam memangkas jarak pelayanan sekaligus membantu calon jemaah haji menyiapkan dokumen perjalanan jauh sebelum keberangkatan haji 2027.

Dari 398 permohonan yang dilayani, sebanyak 306 merupakan permohonan paspor baru, sedangkan 92 lainnya penggantian paspor. Tingginya jumlah pemohon menunjukkan kebutuhan terhadap layanan paspor yang mudah diakses dan dapat dilakukan secara kolektif di lokasi yang telah ditentukan.
Petugas Imigrasi Semarang tidak hanya memberikan pelayanan penerbitan paspor, tetapi tetap memastikan setiap dokumen diperiksa secara teliti sesuai ketentuan.
Proses pelayanan dilakukan dengan mengedepankan kepastian prosedur, ketepatan data, serta pelayanan yang ramah dan profesional.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang, Ari Widodo, menegaskan bahwa Eazy Paspor merupakan bagian dari komitmen menghadirkan pelayanan publik yang semakin dekat dengan masyarakat.
“Melalui Eazy Paspor, kami berupaya mendekatkan layanan kepada masyarakat. Bagi calon jemaah haji, kemudahan akses pelayanan menjadi penting agar proses penyiapan dokumen perjalanan dapat dilakukan lebih awal, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Ari Widodo.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Semarang, H. Rozikin, S.H., M.Pd. Menurutnya, layanan Eazy Paspor membantu calon jemaah haji Kabupaten Semarang dalam menyiapkan dokumen perjalanan untuk pelaksanaan ibadah haji 2027.
“Kami mengucapkan apresiasi kepada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang yang telah membantu proses penerbitan paspor bagi calon jemaah haji tahun 2027 dari wilayah Kabupaten Semarang melalui program Eazy Paspor,” ungkap H Rozikin.
Lanjutnya, para calon jemaah haji tahun 2027 dari wilayah Kabupaten Semarang menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap layanan jemput bola yang diselenggarakan oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang.
Kolaborasi Imigrasi Semarang dengan Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Semarang sekaligus memperkuat koordinasi antarinstansi dalam memastikan kesiapan administrasi calon jemaah haji.
Pelayanan langsung di lokasi membuat proses pengurusan paspor menjadi lebih praktis dan terkoordinasi. Langkah tersebut juga diharapkan dapat mengurangi potensi kendala administrasi karena dokumen perjalanan telah dipersiapkan lebih awal.
Imigrasi Semarang menegaskan pelayanan Eazy Paspor akan terus diarahkan pada kemudahan akses, kepastian prosedur, dan ketepatan pemenuhan persyaratan keimigrasian.
Calon jemaah haji juga diimbau memastikan seluruh dokumen persyaratan lengkap dan data identitas konsisten. Persiapan sejak dini menjadi kunci agar tahapan administrasi menuju pelaksanaan ibadah haji 2027 dapat berjalan lebih tertib dan lancar. HUM/BAD


