MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Bassis Andromedha Band Siapkan Lagu Buat Ida Dayak

Publisher: Redaksi 6 Mei 2023 2 Min Read
Share
Billy Handiwiyanto, produser lagu Ida Dayak bersama Hendrik Sanada, bassis grup band Andromedha.
Ad imageAd image

SURABAYA, Slentingan.com – Fenomena pengobatan Ida Dayak dengan tarian khas menggunakan minyak Bintang, cukup menjadi perhatian warga Surabaya. Rupanya fenomena itu membuat Hendrik Sanada, salah satu personel grup rock Surabaya Andromedha yang sempat berjaya di era-90 an tertarik.

Alasan pemetik bass guitar ini tertarik membuatkan lagu Ida Dayak karena hobi menyanyi wanita asal Suku Dayak, Kalimantan Timur. Ditambah lagi sejumlah tayangan youtube. Gaya pengobatan dan menyanyi itulah membuat Hendrik tertantang memproduksi lagu sampai beredar di masyarakat.

“Ternyata keingianan saya ini kok sehati dengan sahabat saya, Billy Handiwiyanto. Dia bilang, kalau Ibu Ida Dayak ini seneng dengan lagu-lagu bertema persatuan,” ujar Hendrik, Jumat (5/5/2023).

Lanjut Hendrik, terlepas dari kontroversi pengobatan Ida Dayak di Surabaya yang dikeluhkan masyarakat, bukan ranah dia untuk mengomentari masalah tersebut.

“Tugas saya hanya gimana memoles sebuah lagu yang dinyanyikan Ibu Ida Dayak menjadi lebih baik, dibuat klip terus ditayangkan ” sambung pria yang belakangan banyak berkiprah di belakang studio musik tersebut.

Sementara itu, Billy Handiwiyanto, yang memproduseri album Ida Dayak, mengaku sudah ada lagu betema ceria yang nantinya akan dibawakan. Lagu bergenre khas lagu musik daerah Kalimantan yang akan dikolaborasi musik dangdut koplo.

Saat ini, Billy tinggal meninggu kepastian untuk vokal Ida Dayak yang saat ini berusia 51 tahun bersuamikan orang Sitibondo, Jawa Timur tersebut.

“Saya kebetulan dibilangi papa (George Handiwiyanto,red) pas kebetulan bareng sama Ibu Ida Dayak. Waktu beliau masih tinggal di rumah. Papa lihat Ida Dayak nyanyi, terus ditanya mau rekaman. Ternyata Ibu Ida Dayak berkenan. Maunya seperti apa, disampaikan ke Papa, termasuk tema persatuan. Kebetulan aku ditugasi untuk produksi sekaligus,” sambung pengacara calon doktor ini.

Dijelaskan Billy, penggarapan musik dan lirik lagu Ida Dayak cukup singkat dan sudah diketahui oleh yang bersangkutan. Saat ini tinggal memanfaatkan waktu Ida Dayak yang masih berada di Surabaya.

“Dikebut dua hari oleh Mas Hendrik. Musik sudah jadi, dan sudah diisi contoh lagu oleh orang lain. Sekarang tinggal take vocal saja. Nunggu kesiapan Ibu Ida Dayak untuk masuk studio,” beber Billy. (MIK/NIK)

Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

AKBP Arbaridi Jumhur, Kasubdit Jatanras, Ditreskrimum Jatim meraih penghargaan pada acara PWI Jatim Award 2026.
HPN 2026 PWI Jatim Memuncak: 24 Tokoh Diguyur Penghargaan Bergengsi
17 April 2026
Kakanwil BPN Jawa Timur, Asep Heri menerima penghargaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim.
Dari “Panglima Wakaf” hingga PWI Award 2026: Asep Heri Kian Kokohkan Peran BPN Jatim
17 April 2026
MK Tolak Gugatan Larangan Keluarga Presiden Nyapres karena Tidak Jelas
17 April 2026
Ketua Ombudsman Hery Susanto Ditahan Kejagung Kasus Suap Nikel
17 April 2026
Tiga Eks Anak Buah Nadiem Dituntut 6-15 Tahun Penjara Kasus Chromebook
17 April 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

MK Tolak Gugatan Larangan Keluarga Presiden Nyapres karena Tidak Jelas
17 April 2026
Ketua Ombudsman Hery Susanto Ditahan Kejagung Kasus Suap Nikel
17 April 2026
Tiga Eks Anak Buah Nadiem Dituntut 6-15 Tahun Penjara Kasus Chromebook
17 April 2026
Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau Kalimantan Barat, Delapan Korban Ditemukan Tewas
17 April 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

AKBP Arbaridi Jumhur, Kasubdit Jatanras, Ditreskrimum Jatim meraih penghargaan pada acara PWI Jatim Award 2026.
Pilihan Editor

HPN 2026 PWI Jatim Memuncak: 24 Tokoh Diguyur Penghargaan Bergengsi

Hukum

MK Tolak Gugatan Larangan Keluarga Presiden Nyapres karena Tidak Jelas

Kejaksaan

Ketua Ombudsman Hery Susanto Ditahan Kejagung Kasus Suap Nikel

Korupsi

Tiga Eks Anak Buah Nadiem Dituntut 6-15 Tahun Penjara Kasus Chromebook

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?