MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Prabowo: Tak Sanggup Kerja di Tanggal Merah, Minggir dari Kabinet

Publisher: Redaktur 26 Agustus 2026 4 Min Read
Share
Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan pesan kepada jajaran Kabinet Merah Putih. (Foto: Dok. Biro Sekretariat Presiden)
Ad imageAd image

DENPASAR,  Memoindonesia.co.id  – Presiden Prabowo Subianto menegaskan menteri yang tidak sanggup bekerja keras, termasuk pada hari libur, dipersilakan mundur dari Kabinet Merah Putih, Selasa 25 Agustus 2026.

Contents
Bukan Kali Pertama Prabowo Minta Jajarannya MinggirSaat Copot Dadan dan Dua Pimpinan BGNPernah Disampaikan Saat Acara GSN

Pesan keras itu disampaikan Prabowo saat groundbreaking pembangunan PLTS 100 GWp di Jembrana, Bali, yang bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi.

Prabowo mengatakan jajaran Kabinet Merah Putih harus siap bekerja untuk kepentingan rakyat meski hari tersebut merupakan tanggal merah.

“Hari ini hari penting, walaupun libur, walaupun Maulid Nabi kita berjuang untuk rakyat kita. Memang di Kabinet Merah Putih mungkin hampir tidak ada tanggal merah,” kata Prabowo.

Menurut Prabowo, bekerja tanpa mengenal hari libur merupakan bagian dari risiko pengabdian sebagai pejabat negara.

“Dan itu risiko, risiko pengabdian. Yang tidak sanggup boleh minggir, banyak yang ingin menggantikan saudara,” lanjutnya.

Baca Juga:  Bintang Porno Inggris Bonnie Blue Ditangkap Polisi di Bali Terkait Konten Asusila

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan ucapan selamat memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW atau Maulid Nabi.

Ia menegaskan peringatan Maulid Nabi tidak menjadi alasan bagi pemerintah untuk berhenti bekerja dalam mengejar kemajuan bagi masyarakat.

“Kita tetap bekerja karena kita juga menyadari kita sebagai insan yang bertakwa, selain berdoa, kita selalu menjunjung tinggi agama. Kita juga harus berkarya, bekerja keras untuk mengejar kemajuan nyata untuk rakyat kita,” lanjutnya.

Bukan Kali Pertama Prabowo Minta Jajarannya Minggir

Pesan agar pejabat yang tidak sanggup bekerja mundur dari pemerintahan bukan kali pertama disampaikan Prabowo.

Sebelumnya, Prabowo juga pernah menyampaikan pesan serupa kepada jajaran pemerintahan yang dinilainya tidak mampu bekerja secara maksimal.

Saat Copot Dadan dan Dua Pimpinan BGN

Pesan tersebut kembali disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition, Rabu 3 Juni 2026.

Ketika itu, Prabowo mengungkap alasan mencopot tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN), yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.

Baca Juga:  Golkar Usung Prabowo pada Pilpres 2029, Pengamat Singgung Peluang Gibran

Ketiganya tersandung kasus korupsi penyimpangan tata kelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Prabowo menegaskan pemerintah tidak akan ragu mengambil tindakan tegas terhadap pihak yang mencoba menyalahgunakan amanah rakyat.

Ia juga menyatakan siap memperkuat kapasitas lembaga pengawasan dan aparat penegak hukum untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan.

“Saya tidak mau uang rakyat dicuri. Saya tidak mau uang rakyat dicuri. Dan tidak ada, tidak ada pengecualian,” tegas Prabowo.

Prabowo kemudian meminta seluruh kepala dapur dan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) memperkuat pengawasan di lapangan.

Ia mengingatkan agar mereka tidak terlibat dalam praktik yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Prabowo, keberhasilan program tersebut merupakan amanah besar yang harus dijaga bersama.

“Maka ini pekerjaan yang mulia bagi kita. Dan ini harus berhasil, akan berhasil, kalian bagian penting. Kalau kalian tidak bekerja dengan baik, kalau kalian tidak sungguh-sungguh, kalau kalian tidak setia dan loyal, silakan minggir. Yang penting kepentingan rakyat di atas semua kepentingan,” pungkas Prabowo.

Baca Juga:  Usai Jalani Penahanan Perkara Narkoba di Malang, WNA Tiongkok Dideportasi

Pernah Disampaikan Saat Acara GSN

Jauh sebelumnya, Prabowo juga pernah meminta pihak yang tidak ingin bekerja sama dengannya untuk memilih keluar dari barisan pemerintahan.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam acara Deklarasi Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu 2 November 2024.

Saat itu, Prabowo mengaku pernah mempelajari peradaban sukses Kesultanan Utsmaniyah atau Ottoman.

“Dikatakan bahwa tidak ada negara yang berhasil tanpa pemerintah yang bersih. Tidak ada kemakmuran tanpa keadilan,” kata Prabowo.

Ia melanjutkan bahwa tidak ada negara yang berhasil apabila rakyatnya tidak bahagia dan pemerintahan tidak bersih.

“Karena itu, saya bertekad memimpin pemerintah Indonesia yang bersih. Yang bersama saya, ayo, yang tidak mau sama saya, pinggir. Mari kita bekerja untuk seluruh rakyat Indonesia, mari kita amankan semua kekayaan bangsa Indonesia,” ujarnya. HUM/GIT

TAGGED: Bali, Denpasar, Jembrana, Kabinet Merah Putih, kabinet prabowo, Maulid Nabi, Menteri, Menteri Mundur, pemerintah, plts, Prabowo, Prabowo Minggir, tanggal merah
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Golkar Usung Prabowo pada Pilpres 2029, Pengamat Singgung Peluang Gibran
10 Oktober 2026
Jokowi Buka Suara soal Ijazah SMA Gibran, Singgung Beda Sistem Pendidikan
10 Oktober 2026
Pemakzulan Gibran Mengemuka, PKB Masih Kaji Putusan MK
10 Oktober 2026
Petugas yang Beri Bebas Bersyarat Mas Bechi dan Indra Kenz Disanksi
10 Oktober 2026
Mas Bechi Kembali ke Lapas Malang Usai Pembebasan Bersyarat Dicabut
10 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Golkar Usung Prabowo pada Pilpres 2029, Pengamat Singgung Peluang Gibran
10 Oktober 2026
Jokowi Buka Suara soal Ijazah SMA Gibran, Singgung Beda Sistem Pendidikan
10 Oktober 2026
Pemakzulan Gibran Mengemuka, PKB Masih Kaji Putusan MK
10 Oktober 2026
Petugas yang Beri Bebas Bersyarat Mas Bechi dan Indra Kenz Disanksi
10 Oktober 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Nasional

Golkar Usung Prabowo pada Pilpres 2029, Pengamat Singgung Peluang Gibran

Nasional

Jokowi Buka Suara soal Ijazah SMA Gibran, Singgung Beda Sistem Pendidikan

Hukum

Pemakzulan Gibran Mengemuka, PKB Masih Kaji Putusan MK

Pemasyarakatan

Petugas yang Beri Bebas Bersyarat Mas Bechi dan Indra Kenz Disanksi

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?