MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Golkar Bagian Tak Terpisahkan yang Selalu Dahulukan Bagaimana Membuat Indonesia Sejahtera

Publisher: Redaksi 30 April 2023 4 Min Read
Share
Ketua Gema MKGR Jatim, Arif Fathoni usai kegiatan halalbihalal.
Ad imageAd image

SURABAYA, Slentingan.com – Safari politik Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto ke sejumlah Ketua umum Partai politik, dikatakan  Ketua Generasi Muda MKGR Jawa Timur Arif Fathoni, semakin membuat situasi politik nasional menjadi dinamis dan menyejukkan dalam menyongsong pemilu tahun 2024.

Ia melihat, safari politik Ketua Golkar ini merupakan sebuah bagian yang tidak terpisahkan yang selama ini menjadi doktrin partai jalan tengah yang selalu mendahulukan ide tentang bagaimana membuat Indonesia sejahtera.

“Filusuf Socrates pernah berkata, nalar yang kuat membicarakan ide, nalar yang biasa membicarakan peristiwa, dan nalar yang lemah membicarakan orang, ” ujar Toni—sapaan akrab—Ketua DPD Partai Golkar Surabaya ini disela acara halal bihalal dengan sejumlah relawan di Kota Surabaya, Minggu (30/04/2023).

Ia menambahkan, komunikasi politik yang dibangun Ketum Golkar semakin menunjukkan kelas kenegarawanan dalam menghadapi kontestasi tahun 2024.

Baca Juga:  Pastikan Kebutuhan Kawasan Perkampungan, Ketua DPRD: Tampung Usulan Warga Suatu Kewajiban

“Saya pikir, safari politik yang dilakukan oleh Ketum membuat tensi politik menjadi adem, sehingga masyarakat menyambut pemilu ini dengan hati riang gembira, ” sambung politisi berlatar belakang jurnalis ini.

Lanjutnya, sejak awal menginisiasi lahirnya koalisi Indonesia baru, lanjut Toni, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto membuat semacam blue print peta jalan kesejahteraan dalam menyongsong Indonesia emas di tahun 2045, bahkan peta jalan ini diuji oleh beberapa akademisi Ketika disosialisasikan di beberapa wilayah di Indonesia salah satunya di kota Surabaya beberapa waktu yang lalu .

“Golkar sebagai partai ide dan gagasan membuat peta jalan ini, soal siapa nahkoda yang akan menjalankan istilah Ketum itu menjadi bagian akhir saja, yang penting peta jalan tersebut menjadi Konsensus nasional, karena membangun Indoensia tidak bisa dilakukan oleh satu atau dua partai saja, butuh gotong royong sesuai jati diri bangsa Indonesia, ” terangnya.

Baca Juga:  Ketua DPRD Surabaya Ajak Semua Komponen Fokus Gotong Royong dan Kesejahteraan Warga 

Ketika disinggung soal kemungkinan berkoalisi dengan siapa, mantan aktivis mahasiswa ini mengatakan pihaknya patuh menunggu hasil rajutan koalisi yang dilakukan oleh Ketua Umum Partai Golkar dengan partai mana akan berkoalisi. Namun menurut dirinya figur Airlangga Hartarto yang merupakan seorang teknokratik keberadaannya dibutuhkan bangsa dan negara di tengah ketidakpastian global seperti saat ini.

“Ketika Ketum diberikan mandat oleh Pak Jokowi sebagai Menko Perekonomian, beliau jalankan tugas itu dengan baik, sehingga Alhamdulillah dengan kompetensi beliau ditengah pandemic covid dan ketidakpastian global karena perang Rusia Ukraina ekonomi kita lebih bagus dibandingkan negara negara maju yang lain, ini rekam jejak yang akan di ingat oleh seluruh masyarakat Indonesia, ” paparnya.

Baca Juga:  Pembangunan RS Surabaya Timur: Ini Desakan Komisi D DPRD Surabaya

Masih menurut Toni, kondisi perpolitikan nasional masih akan dinamis beberapa waktu mendatang, safari politik harus dijadikan sebuah tradisi elit politik kita, sehingga bisa menjadi Pendidikan politik buat masyarakat Indonesia yang sudah bosan dengan keterbelahan politik yang akhirnya menimbulkan residu konflik yang sampai saat ini belum terekonsiliasi dengan baik.

“Pak Airlangga Hartarto memberikan keteladanan tentang pentingnya kebersamaan membangun bangsa, mudah-mudahan ini menjadi jawaban kejenuhan masyarakat akibat polarisasi politik kanan dan kiri, sehingga politik jalan tengah yang diusung oleh Golkar bisa menyenangkan hati masyarakat Indoensia, sehingga kita optimis bisa memenangkan hati masyarakat Indonesia dalam pemilu 2024 mendatang, ” pungkasnya. (BAD/NIK)

TAGGED: DPRD SURABAYA
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Bupati Sukoharjo Etik Suryani Terancam Dipecat PDI-P Usai Jadi Tersangka OTT KPK
13 Juli 2026
Imigrasi Cegah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Luar Negeri Terkait Kasus Korupsi
13 Juli 2026
Kasus Korupsi Sukoharjo, Bupati Etik Suryani Diduga Lanjutkan Tradisi Setoran Era Suami
12 Juli 2026
Gus Falah Kecam Kasus Febrie Adriansyah, Minta Koruptor Dihukum Seberat-beratnya
12 Juli 2026
Komisi III DPR Bentuk Panja Awasi Kasus Febrie Adriansyah, Pastikan Penyidikan Transparan
12 Juli 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Bupati Sukoharjo Etik Suryani Terancam Dipecat PDI-P Usai Jadi Tersangka OTT KPK
13 Juli 2026
Kasus Korupsi Sukoharjo, Bupati Etik Suryani Diduga Lanjutkan Tradisi Setoran Era Suami
12 Juli 2026
Gus Falah Kecam Kasus Febrie Adriansyah, Minta Koruptor Dihukum Seberat-beratnya
12 Juli 2026
Komisi III DPR Bentuk Panja Awasi Kasus Febrie Adriansyah, Pastikan Penyidikan Transparan
12 Juli 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

Bupati Sukoharjo Etik Suryani Terancam Dipecat PDI-P Usai Jadi Tersangka OTT KPK

Imigrasi

Imigrasi Cegah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Luar Negeri Terkait Kasus Korupsi

Korupsi

Kasus Korupsi Sukoharjo, Bupati Etik Suryani Diduga Lanjutkan Tradisi Setoran Era Suami

Nasional

Gus Falah Kecam Kasus Febrie Adriansyah, Minta Koruptor Dihukum Seberat-beratnya

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?