MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

KPK Buka Peluang Periksa Eks Gubernur BI Perry Warjiyo di Kasus Dugaan Korupsi Dana CSR

Publisher: Redaktur 29 Juli 2026 4 Min Read
Share
Mantan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang memanggil mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo sebagai saksi dalam penyidikan dugaan korupsi dana corporate social responsibility (CSR) BI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Rabu, 29 Juli 2026.

Contents
Dua Anggota DPR Jadi TersangkaRuang Kerja Perry Pernah DigeledahPerry Resmi Mengundurkan Diri

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan pemanggilan mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi dana CSR BI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bergantung pada kebutuhan penyidikan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan setiap saksi akan dipanggil apabila keterangannya dinilai diperlukan untuk mengungkap perkara.

“Pemanggilan terhadap saksi tentunya berdasarkan kebutuhan penyidik, untuk mendapatkan keterangan dari apa yang diketahuinya, yang pada prinsipnya adalah untuk membantu mengungkap perkara,” kata Budi Prasetyo kepada wartawan, Rabu 29 Juli 2026.

Baca Juga:  Skandal Kuota Haji Memanas: KPK Resmi Usut Dugaan Korupsi, Eks Wamenag Beri Respons Tak Terduga

Budi menambahkan, seseorang yang telah mengakhiri masa jabatannya tidak serta-merta akan dipanggil oleh penyidik.

Menurutnya, proses penyidikan masih terus berlangsung dan KPK akan mengusut perkara tersebut hingga tuntas.

“Tidak serta-merta karena seseorang purna dari jabatannya kemudian dipanggil untuk dimintai keterangan. Yang pasti, mari sama-sama ikuti perkembangannya, karena penyidikannya masih terus bergulir,” ujarnya.

Ia menegaskan KPK berkomitmen mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat agar akar persoalan dalam perkara tersebut dapat terungkap secara menyeluruh.

Dua Anggota DPR Jadi Tersangka

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan dua anggota Komisi XI DPR RI periode saat kasus terjadi, yakni Satori (ST) dan Heri Gunawan (HG), sebagai tersangka.

Penyidik menduga BI dan OJK memberikan dana program sosial kepada setiap anggota Komisi XI DPR RI untuk 10 kegiatan per tahun dari BI serta 18 hingga 24 kegiatan per tahun dari OJK. Dana tersebut diduga tidak digunakan sesuai ketentuan setelah dicairkan.

Baca Juga:  KPK Geledah 2 Apartemen Terkait Kasus PT Taspen, Sita Uang Rp 300 Juta-Tas Mewah

KPK juga telah menyita satu unit mobil senilai sekitar Rp1 miliar yang diduga berasal dari aliran dana Heri Gunawan kepada Fitri Assiddikki.

Menurut Budi, Fitri Assiddikki diduga menerima uang lebih dari Rp2 miliar dari Heri Gunawan dan sebagian dana tersebut digunakan untuk membeli kendaraan yang kini telah disita penyidik sebagai barang bukti.

Ruang Kerja Perry Pernah Digeledah

Dalam proses penyidikan sebelumnya, KPK menggeledah kantor pusat Bank Indonesia pada 16 Desember 2024. Salah satu ruangan yang digeledah adalah ruang kerja Perry Warjiyo saat masih menjabat Gubernur BI.

Saat itu Perry membenarkan penggeledahan tersebut dan menegaskan Bank Indonesia bersikap kooperatif terhadap proses hukum yang dilakukan KPK.

Baca Juga:  KPK Dalami Perkara Kejari Bekasi Saat Periksa Eks Kajari Terkait Suap Ade Kuswara

“Bank Indonesia menghormati proses hukum yang dilaksanakan oleh KPK sebagaimana prosedur dan ketentuan berlaku,” kata Perry dalam konferensi pers, 18 Desember 2024.

Perry juga menyatakan BI telah memenuhi permintaan penyidik, termasuk menghadirkan pejabat untuk memberikan keterangan serta menyerahkan dokumen yang dibutuhkan dalam penyidikan.

Perry Resmi Mengundurkan Diri

Sementara itu, Perry Warjiyo telah resmi mengundurkan diri dari jabatan Gubernur Bank Indonesia. Surat pengunduran dirinya telah diterima Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan Presiden telah menerima surat tersebut dan mengapresiasi dedikasi Perry selama hampir tujuh tahun memimpin Bank Indonesia.

Proses selanjutnya akan mengikuti mekanisme sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Bank Indonesia. HUM/GIT

TAGGED: Bank Indonesia, BI, CSR BI, dana CSR, Fitri Assiddikki, Heri Gunawan, korupsi CSR, KPK, OJK, Penyidikan KPK, Perry Warjiyo, Satori
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

KPK Periksa Sejumlah Pihak di Polres Pemalang Usai OTT Bupati Anom Widiyantoro
29 Juli 2026
Malam Puncak Hoegeng Awards 2026 Digelar 31 Juli, Lima Polisi Teladan Segera Diumumkan
29 Juli 2026
19 Calon Hakim Agung Lolos Uji Kesehatan dan Kepribadian, Albertina Ho Tersingkir
29 Juli 2026
KPK OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Status Hukum Segera Diumumkan
29 Juli 2026
35 Siswa SDN Kauman 1 Malang Diduga Keracunan MBG, Hasil Lab Temukan Bakteri E. coli pada Olahan Telur
28 Juli 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

KPK Periksa Sejumlah Pihak di Polres Pemalang Usai OTT Bupati Anom Widiyantoro
29 Juli 2026
Malam Puncak Hoegeng Awards 2026 Digelar 31 Juli, Lima Polisi Teladan Segera Diumumkan
29 Juli 2026
19 Calon Hakim Agung Lolos Uji Kesehatan dan Kepribadian, Albertina Ho Tersingkir
29 Juli 2026
KPK OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Status Hukum Segera Diumumkan
29 Juli 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

KPK Periksa Sejumlah Pihak di Polres Pemalang Usai OTT Bupati Anom Widiyantoro

Headlines

Malam Puncak Hoegeng Awards 2026 Digelar 31 Juli, Lima Polisi Teladan Segera Diumumkan

Hukum

19 Calon Hakim Agung Lolos Uji Kesehatan dan Kepribadian, Albertina Ho Tersingkir

Korupsi

KPK OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Status Hukum Segera Diumumkan

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?