MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Bogor Diperiksa Kejagung, Dugaan Penyimpangan Tugas Diselidiki

Publisher: Redaktur 28 Juli 2026 3 Min Read
Share
Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor.
Ad imageAd image

BOGOR,  Memoindonesia.co.id  – Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor Andri Zulfikar tengah menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung (Kejagung) menyusul adanya laporan dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan tugas, Selasa 28 Juli 2026.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor, Andri Zulfikar, sedang menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung (Kejagung) RI setelah muncul laporan dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan tugas.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Bogor Denny Achmad membenarkan bahwa Andri untuk sementara waktu tidak menjalankan tugas kedinasannya karena sedang memenuhi panggilan pemeriksaan dari Kejaksaan Agung.

Baca Juga:  Dirut Sritex Iwan Kurniawan Lukminto Kembali Diperiksa Kejagung dalam Skandal Korupsi Kredit Bank

“Yang bersangkutan saat ini sedang melaksanakan tugas khusus di Kejaksaan Agung sehubungan dengan adanya pelaporan dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan tugas yang memerlukan klarifikasi dan pemeriksaan,” ujar Denny, Selasa 28 Juli 2026.

Denny menegaskan seluruh proses klarifikasi dan pemeriksaan sepenuhnya menjadi kewenangan Kejaksaan Agung.

Oleh karena itu, Kejari Kabupaten Bogor belum dapat menyampaikan substansi laporan maupun materi pemeriksaan yang sedang berlangsung.

“Kami menghormati proses yang sedang berjalan dan memberikan dukungan penuh agar pemeriksaan dapat berlangsung secara objektif, profesional, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Andri diketahui baru sekitar lima bulan menjabat sebagai Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Bogor.

Baca Juga:  KPK Bersurat ke Dirjen AHU Kemenkum Terkait Kewarganegaraan Paulus Tannos

Selama menjabat, ia menangani sejumlah perkara tindak pidana korupsi, termasuk penyidikan kasus dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bogor Utara atau RSUD Parung.

Meski pemeriksaan berlangsung di tengah penyidikan kasus tersebut, Denny memastikan keduanya tidak saling berkaitan.

“Pemeriksaan ini tidak berkaitan dengan penyidikan dugaan korupsi pembangunan RSUD Parung. Penanganan perkara tetap berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan,” tegasnya.

Ia kembali menegaskan bahwa pihaknya belum dapat memberikan komentar lebih jauh mengenai materi pemeriksaan karena masih menjadi kewenangan Kejaksaan Agung.

Untuk menjamin kelancaran penanganan perkara pidana khusus, jabatan Kasi Pidsus sementara diisi Reynaldi Adriansyah yang sebelumnya menjabat Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti.

Baca Juga:  Mantan Stafsus Nadiem Kembali Diperiksa Kejagung Soal Korupsi Chromebook

Denny memastikan seluruh aktivitas penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat di Kejari Kabupaten Bogor tetap berjalan normal.

“Sementara itu, pelaksanaan tugas dan pelayanan di Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor tetap berjalan normal dan tidak terganggu,” tandasnya.

Hingga berita ini ditulis, Kejaksaan Agung belum mengeluarkan keterangan resmi mengenai pemeriksaan terhadap Andri Zulfikar maupun substansi laporan dugaan penyimpangan yang menjadi dasar pemanggilan tersebut. HUM/GIT

TAGGED: Andri Zulfikar, Denny Achmad, dugaan penyimpangan, Kajari Bogor, Kasi Pidsus, Kejagung, Kejaksaan Agung, Kejari Kabupaten Bogor, Korupsi, pemeriksaan, pidana khusus, RSUD Parung
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Dikenal Baik dan Baru Pulang Haji, Dwi Bagus Diduga Bunuh Dini dan Anaknya di Madiun
27 Oktober 2026
Cekcok di Hotel, Dwi Bagus Diduga Bunuh Dini dan Anaknya di Madiun
27 Oktober 2026
Polisi Olah TKP di Tiga Lokasi Pembunuhan Dini dan Anak, Tungku Diselidiki
27 Oktober 2026
Jasad Istri Siri dan Anak Dibakar hingga Digiling, Dwi Bagus Hendak Buang ke Laut
27 Oktober 2026
Telepon Terakhir Dini sebelum Dibunuh di Madiun, Ingin Rayakan Ultah Anak
27 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Dikenal Baik dan Baru Pulang Haji, Dwi Bagus Diduga Bunuh Dini dan Anaknya di Madiun
27 Oktober 2026
Cekcok di Hotel, Dwi Bagus Diduga Bunuh Dini dan Anaknya di Madiun
27 Oktober 2026
Polisi Olah TKP di Tiga Lokasi Pembunuhan Dini dan Anak, Tungku Diselidiki
27 Oktober 2026
Jasad Istri Siri dan Anak Dibakar hingga Digiling, Dwi Bagus Hendak Buang ke Laut
27 Oktober 2026

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Dikenal Baik dan Baru Pulang Haji, Dwi Bagus Diduga Bunuh Dini dan Anaknya di Madiun

Hukum

Cekcok di Hotel, Dwi Bagus Diduga Bunuh Dini dan Anaknya di Madiun

Hukum

Polisi Olah TKP di Tiga Lokasi Pembunuhan Dini dan Anak, Tungku Diselidiki

Hukum

Jasad Istri Siri dan Anak Dibakar hingga Digiling, Dwi Bagus Hendak Buang ke Laut

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?