MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Resmi! Kanim Surabaya Jadi Kanim Juanda, Kediri Naik Kelas Jadi TPI

Publisher: Admin 11 Juli 2026 2 Min Read
Share
Perubahan Kanim Surabaya menjadi Kani. JUANDA ini tertuang dalam Surat Menteri PANRB Nomor B/923/M.KT.01/2026 tertanggal 30 Juni 2026.
Perubahan Kanim Surabaya menjadi Kani. JUANDA ini tertuang dalam Surat Menteri PANRB Nomor B/923/M.KT.01/2026 tertanggal 30 Juni 2026.
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id – Peta keimigrasian di Jawa Timur berubah. Dua kantor imigrasi resmi berganti wajah: Kanim Surabaya kini menjadi Kanim Juanda, sementara Kanim Kediri naik status menjadi Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI).

Perubahan ini tertuang dalam Surat Menteri PANRB Nomor B/923/M.KT.01/2026 tertanggal 30 Juni 2026, yang mengatur penyesuaian nomenklatur, wilayah kerja, dan tipologi di 55 unit organisasi Imigrasi di seluruh Indonesia.

Di Jawa Timur, dampaknya langsung terasa. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya resmi berganti nama menjadi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Juanda, menegaskan identitasnya sebagai garda depan layanan keimigrasian di kawasan Bandara Internasional Juanda.

Baca Juga:  Silmy Karim: Revisi UU Imigrasi untuk Penguatan Pengawasan WNA dan Perbaikan Pelayanan Keimigrasian

Sementara itu, Kantor Imigrasi Kelas II Kediri yang sebelumnya non-TPI kini resmi menyandang status TPI. Kenaikan kelas ini tak lepas dari beroperasinya Bandara Doho Kediri sebagai bandara internasional.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur, Novianto Sulastono, menegaskan perubahan ini bukan sekadar ganti nama, melainkan langkah strategis penataan kelembagaan.

“Ini bukan kosmetik organisasi. Penyesuaian ini untuk memastikan setiap kantor benar-benar mencerminkan wilayah kerja dan fungsi strategisnya,” tegasnya.

Menurutnya, perubahan menjadi “Juanda” memberikan identitas yang lebih presisi terhadap kantor yang selama ini beroperasi di area bandara dan memegang peran vital sebagai pintu masuk negara.

Baca Juga:  Kunjungi Kanwil Kemenkum Jatim, Komisi XIII DPR RI Bahas Revisi UU Perlindungan Saksi dan Korban

Sedangkan peningkatan status Kediri menjadi TPI menjadi sinyal kuat bahwa wilayah tersebut kini siap melayani lalu lintas internasional secara langsung.

Meski terjadi perubahan struktur, Novianto memastikan pelayanan publik tetap berjalan normal tanpa gangguan.

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Layanan tetap berjalan seperti biasa. Yang berubah adalah penguatan kelembagaan agar lebih efektif dan adaptif,” ujarnya.

Ke depan, Kanwil Imigrasi Jatim akan mempercepat penyesuaian administratif, identitas kelembagaan, serta sosialisasi kepada masyarakat dan stakeholder.

Perubahan ini menjadi penanda bahwa sistem keimigrasian di Jawa Timur terus berbenah, lebih tegas, lebih relevan, dan siap menjawab tantangan. HUM/BAD

Baca Juga:  Pemerintah RI-Federasi Rusia Sepakati Perjanjian Ekstradisi
TAGGED: Direktur Jenderal Imigrasi, Dirjen Imigrasi, Ditjen Imigrasi, Kanim Juanda, Kanim Kediri, Kantor Imigrasi Kediri, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Juanda, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

OTT KPK di BNPB, Korupsi Dana Bencana Tuai Kecaman DPR
15 Oktober 2026
OTT KPK di BNPB, Barang Bukti Rp 3,3 Miliar, Kripto dan Ratusan Gram Emas
15 Oktober 2026
OTT KPK di BNPB, Sestama Rustian Tinggalkan Gedung KPK Usai Diperiksa
15 Oktober 2026
OTT KPK BNPB, 5 Tersangka Ditahan, Uang Rp 1,4 Miliar dan Emas Disita
15 Oktober 2026
Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka OTT KPK terkait Dana Kebencanaan
15 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

OTT KPK BNPB, 5 Tersangka Ditahan, Uang Rp 1,4 Miliar dan Emas Disita
15 Oktober 2026
Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka OTT KPK terkait Dana Kebencanaan
15 Oktober 2026
Belum Sehari Menjabat, Kapolresta Sleman Diganti Lagi
15 Oktober 2026
Sestama BNPB Rustian Diamankan KPK, OTT Dugaan Korupsi Pengadaan Jadi Sorotan
14 Oktober 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

OTT KPK di BNPB, Korupsi Dana Bencana Tuai Kecaman DPR

Korupsi

OTT KPK di BNPB, Barang Bukti Rp 3,3 Miliar, Kripto dan Ratusan Gram Emas

Korupsi

OTT KPK di BNPB, Sestama Rustian Tinggalkan Gedung KPK Usai Diperiksa

Korupsi

OTT KPK BNPB, 5 Tersangka Ditahan, Uang Rp 1,4 Miliar dan Emas Disita

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?