BUDAPEST, Memoindonesia.co.id – Paris Saint-Germain (PSG) berhasil mempertahankan gelar Liga Champions setelah mengalahkan Arsenal 4-3 melalui adu penalti pada final di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, usai bermain imbang 1-1 selama 120 menit, Sabtu, 30 Mei 2026.
Kemenangan tersebut menjadi gelar Liga Champions kedua bagi PSG sekaligus memastikan Les Parisiens meraih trofi bergengsi Eropa itu dalam dua musim beruntun.
Tim asuhan Luis Enrique juga mencatat sejarah sebagai klub kedua setelah Real Madrid yang mampu mempertahankan gelar di era Liga Champions. Real Madrid sebelumnya bahkan pernah mencatatkan tiga gelar beruntun.
Selain itu, jika dihitung sejak era European Cup hingga Liga Champions, PSG menjadi klub kesembilan yang mampu meraih minimal dua gelar secara berturut-turut.
Sebelum PSG, catatan serupa pernah dibukukan oleh Real Madrid, Benfica, Inter Milan, Ajax Amsterdam, Bayern Munich, Liverpool, Nottingham Forest, dan AC Milan.
Sementara itu, Arsenal kembali gagal meraih trofi Liga Champions pertamanya. The Gunners telah dua kali tampil di final, setelah sebelumnya mencapai partai puncak pada edisi 2006, namun selalu berakhir dengan kekalahan.
Berdasarkan daftar koleksi gelar European Cup/Liga Champions sepanjang sejarah, Real Madrid masih menjadi klub tersukses dengan 15 trofi, disusul AC Milan dengan tujuh gelar. Bayern Munich dan Liverpool mengoleksi enam gelar, sementara Barcelona mengumpulkan lima trofi.
PSG kini sejajar dengan Benfica, Nottingham Forest, Juventus, Porto, dan Chelsea yang masing-masing telah mengoleksi dua gelar juara kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa tersebut. HUM/GIT

