JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Libur nasional Iduladha 1447 Hijriah pada 27 Mei 2026 akan diikuti cuti bersama dan rangkaian hari libur lain sehingga berpotensi menjadi long weekend hingga awal Juni, Sabtu 16 Mei 2026.
Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, libur nasional Iduladha jatuh pada Rabu 27 Mei 2026.
Setelah itu, pemerintah menetapkan cuti bersama Iduladha pada Kamis 28 Mei 2026.
Selain itu, pekerja juga dapat memanfaatkan cuti tahunan pada Jumat 29 Mei 2026 agar libur berlanjut hingga akhir pekan dan Hari Lahir Pancasila.
Berikut jadwal libur panjang Iduladha 2026:
Rabu, 27 Mei 2026: Iduladha 1447 Hijriah.
Kamis, 28 Mei 2026: Cuti bersama Iduladha 1447 Hijriah.
Jumat, 29 Mei 2026: Rekomendasi cuti tahunan.
Sabtu, 30 Mei 2026: Libur akhir pekan.
Minggu, 31 Mei 2026: Hari Raya Waisak 2570 Buddhist Era.
Senin, 1 Juni 2026: Hari Lahir Pancasila.
Sementara itu, Peneliti Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, memprediksi Iduladha 1447 Hijriah berpotensi diperingati serentak pada 27 Mei 2026.
“Insyaallah Iduladha 1447 H seragam,” kata Thomas.
Menurutnya, posisi hilal pada 17 Mei 2026 saat Magrib sudah cukup tinggi di seluruh Indonesia dan hampir seluruh dunia.
Thomas menjelaskan berdasarkan perhitungan astronomi, kriteria penetapan awal Zulhijah oleh Muhammadiyah, pemerintah, maupun Arab Saudi diperkirakan sama-sama terpenuhi.
“Maka, KHGT (Muhammadiyah) sama dengan Ummul Quro (Arab Saudi) sama dengan MABIMS (Pemerintah), awal Zulhijah 1447 sama dengan 18 Mei 2026, dan Iduladha 27 Mei 2026,” ujarnya.
Meski demikian, Thomas menegaskan kepastian penetapan Iduladha tetap menunggu hasil sidang isbat pemerintah yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu 17 Mei 2026.
“Kepastiannya, kita tunggu keputusan pemerintah setelah sidang isbat,” katanya.
Namun, ia menilai kemungkinan perubahan tanggal sangat kecil dan Iduladha diprediksi tetap jatuh pada 27 Mei 2026. HUM/GIT

