SEMARANG, Memoindonesia.co.id – Dalam semangat Hari Ulang Tahun Kota Semarang ke-479, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang membuktikan bahwa pelayanan publik tidak cukup hanya hadir di balik meja, tetapi harus hadir langsung di tengah masyarakat.
Melalui inovasi layanan Si Semar Paling Paten (Imigrasi Semarang Paspor Keliling Pelayanan Kota dan Kabupaten), Imigrasi Semarang menghadirkan layanan keimigrasian yang lebih dekat, lebih cepat, dan lebih mudah dijangkau warga hingga tingkat kecamatan.
Bertempat di Kantor Kecamatan Banyumanik, Sabtu, 9 Mei 2026, layanan paspor keliling ini berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 13.00 WIB dan disambut antusias masyarakat.
Sebanyak 120 permohonan berhasil dilayani melalui sistem walk-in, terdiri dari 60 permohonan paspor baru, 35 permohonan penggantian paspor, dan 25 layanan informasi keimigrasian.
Tingginya partisipasi masyarakat menjadi bukti bahwa pelayanan yang hadir langsung ke warga adalah kebutuhan nyata yang sangat diapresiasi.
Kepala Bidang Dokumen Perjalanan dan Izin Tinggal Keimigrasian, Putu Agus Eka Putra, menegaskan bahwa SI SEMAR PALING PATEN bukan sekadar layanan jemput bola, tetapi bentuk nyata transformasi pelayanan publik yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Melalui SI SEMAR PALING PATEN, kami ingin memastikan masyarakat dapat mengakses layanan keimigrasian dengan lebih dekat, cepat, dan nyaman. Momentum HUT Kota Semarang ini menjadi pengingat bahwa pelayanan publik harus terus bergerak, berinovasi, dan hadir memberikan solusi,” ujarnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan tanpa kendala berarti. Kehadiran layanan ini sekaligus mempertegas komitmen Imigrasi Semarang dalam membangun pelayanan publik yang humanis, responsif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Karena bagi Imigrasi Semarang, pelayanan bukan hanya soal administrasi. Pelayanan adalah tentang hadir, mendengar, dan memberikan kemudahan nyata bagi rakyat.
Dengan semangat itu, Imigrasi Semarang akan terus melangkah menghadirkan inovasi yang cepat, mudah, dan penuh empati—sebagai wujud nyata semangat: “Imigrasi untuk Rakyat.” HUM/CAK

