PEKANBARU, Memoindonesia.co.id – Seorang wanita lanjut usia bernama Dumaris Deniwati Boru Sitio (60) tewas dibunuh secara brutal dalam perampokan di Jalan Kurnia, Kecamatan Limbungan, Pekanbaru, Rabu, 29 April 2026.
Korban pertama kali ditemukan oleh suaminya, Salmon Meha (61), dalam kondisi sudah meninggal dunia di rumahnya.
Kasus ini mengejutkan karena pembunuhan diduga didalangi oleh menantu korban sendiri berinisial AF.
Kapolda Riau Irjenpol Herry Heryawan menegaskan pengungkapan kasus ini menjadi tanggung jawab moral bagi seluruh personel kepolisian.
“Jadi bukan karena tugas kalian menegakkan hukum tetapi itu adalah kewajiban moral, imperatif kategoris yang harus dibatinkan bahwa kalian adalah pelayan,” ujarnya.
Kapolresta Pekanbaru Kombespol Muharman Arta membenarkan keterlibatan menantu korban dalam kasus tersebut.
“Alhamdulillah sudah ada titik terang,” katanya.
Selain itu, polisi mengungkap bahwa pelaku sempat terekam kamera CCTV saat melakukan aksinya.
AF terlihat mengenakan kaus hitam dan menjadi orang pertama yang masuk ke rumah korban dengan berpura-pura bertamu.
Sementara itu, tiga pelaku lainnya mengikuti dari belakang sebelum melakukan aksi kekerasan terhadap korban.
Polisi telah menangkap empat pelaku yang terlibat dalam kasus pencurian dengan kekerasan tersebut.
“Tim gabungan Resmob, Jatanras Polda Riau, dan Satreskrim Polresta Pekanbaru berhasil menangkap empat pelaku kasus curas yang menyebabkan korban meninggal dunia,” jelas Muharman.
Ia menambahkan, para pelaku ditangkap di dua lokasi berbeda.
“Dua pelaku ditangkap di Aceh Tengah dan dua lainnya diamankan di Kota Binjai, Sumatra Utara,” imbuhnya.
Berdasarkan kronologi, pada pagi hari suami korban sempat mengajak korban keluar rumah, namun korban memilih tinggal.
Beberapa jam kemudian, suami korban kembali dan mendapati rumah dalam kondisi terbuka serta berantakan.
Korban kemudian ditemukan sudah tidak bernyawa di area dapur dengan luka akibat kekerasan.
Menurut Kabid Humas Polda Riau Kombespol Zahwani Pandra Arsyad, dugaan pembunuhan diperkuat dengan rekaman CCTV di lokasi kejadian.
Dalam rekaman tersebut, terlihat para pelaku datang menggunakan mobil dan masuk ke rumah korban secara bergantian.
Saat korban lengah, salah satu pelaku pria menghantam kepala korban menggunakan balok kayu hingga berkali-kali.
Setelah melakukan aksinya, pelaku sempat merusak kamera CCTV sebelum melarikan diri membawa sejumlah barang berharga milik korban. HUM/GIT

