JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Bareskrim Polri menangkap istri dan dua anak bandar narkoba Erwin Iskandar alias Ko Erwin terkait kasus pencucian uang hasil peredaran gelap narkoba, Sabtu 25 April 2026.
Tiga tersangka yang diamankan yakni Virda Virginia Pahlevi selaku istri Ko Erwin serta dua anaknya, Hadi Sumarho Iskandar dan Christina Aurelia.
Ketiganya telah dibawa ke Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan sejak Jumat 24 April 2026 sekitar pukul 17.20 WIB.
Virda Virginia Pahlevi tampak turun lebih dulu dari mobil polisi dengan mengenakan kaus abu-abu.
Dengan tangan terborgol, ia digiring masuk ke gedung Bareskrim sambil menunduk menghindari sorotan awak media.
Setelah itu, Hadi Sumarho Iskandar menyusul dengan mengenakan jaket hitam dan masker putih menutupi wajahnya.
Tak lama, Christina Aurelia juga digiring masuk dengan penampilan serupa, mengenakan jaket hitam dan masker putih.
Ketiganya tidak memberikan pernyataan dan terus menunduk saat memasuki gedung Bareskrim Polri.
Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso menjelaskan penangkapan dilakukan oleh tim gabungan terkait tindak pidana pencucian uang.
“Tim gabungan melakukan penangkapan terhadap tiga tersangka terkait kasus pencucian uang yang berkaitan dengan bisnis peredaran gelap narkoba yang dilakukan oleh bandar narkoba atas nama tersangka Erwin Iskandar alias Ko Erwin,” ujar Eko.
Diketahui, Ko Erwin merupakan bandar besar narkoba di wilayah Nusa Tenggara Barat yang sebelumnya ditangkap saat hendak melarikan diri ke Malaysia di perairan Tanjung Balai, Sumatera Utara pada 26 Februari 2026.
Kasus ini juga menyeret sejumlah pihak, termasuk mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro dan mantan Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota AKP Malaungi.
Selain itu, jaringan Ko Erwin turut melibatkan sosok Andre alias The Doctor yang berperan sebagai pemasok sabu.
Ko Erwin diketahui melakukan dua kali transaksi pada Januari 2026 dengan total nilai ratusan juta rupiah untuk pembelian sabu yang kemudian diedarkan di wilayah Bima, NTB. HUM/GIT

