MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

BPOM Temukan 27.407 Produk Pangan Ilegal Jelang Lebaran, Milo dan Old Town Termasuk

Publisher: Redaktur 12 Maret 2026 2 Min Read
Share
Ttemuan ribuan produk pangan ilegal menjelang Idulfitri.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menemukan sebanyak 27.407 produk pangan olahan tanpa izin edar selama pengawasan periode 27 Februari hingga 5 Maret 2026. Temuan ini meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri.

Kepala BPOM RI Prof Taruna Ikrar mengatakan sebagian besar produk ilegal tersebut berasal dari luar negeri, terutama dari Malaysia.

Sekitar 70 persen dari total temuan diketahui berasal dari negara tersebut. Beberapa merek populer seperti Milo hingga Old Town juga masuk dalam daftar produk yang ditemukan tanpa izin edar.

“Kita temukan lonjakan konsumsi pangan olahan selama Ramadan dan Idulfitri. Pangan olahan terkemas produk izin edar ilegal,” kata Taruna dalam konferensi pers, Rabu 11 Maret 2026.

Baca Juga:  Penggerebekan Pabrik Whip Pink Ilegal di Jakarta Pusat, Omzet Tembus Miliaran

Ia mengingatkan bahwa produk pangan ilegal memiliki potensi risiko bagi kesehatan masyarakat karena tidak melalui pengawasan resmi.

“Kalau ini dimakan oleh masyarakat kita berarti akan ada puluhan ribu masyarakat kita yang menanggung risikonya,” tegasnya.

Menurut Taruna, produk pangan ilegal tidak memiliki jaminan keamanan karena tidak melalui proses distribusi resmi. Produk tersebut juga berpotensi terkontaminasi atau mengandung bahan berbahaya.

Selain itu, keaslian produk juga tidak dapat dipastikan.

Selain Malaysia, Singapura menjadi negara asal produk ilegal terbanyak kedua dengan persentase 11,3 persen dari total temuan. Disusul China sebesar 10,4 persen atau 757 produk serta Thailand sebesar 2,2 persen atau 163 produk.

Baca Juga:  Richard Lee Jalani Pemeriksaan Tersangka Produk Kecantikan di Polda Metro Jaya

BPOM juga meningkatkan koordinasi dengan berbagai lembaga untuk menekan peredaran produk ilegal tersebut.

“Oleh karena itu, langkah yang dilakukan BPOM adalah meningkatkan kerja sama dengan berbagai pihak, salah satunya dengan Kepolisian Republik Indonesia dan Badan Karantina,” jelas Taruna.

Ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam melaporkan temuan produk ilegal agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.

“Proses kerja sama ini yang paling penting. Selain menutup kebocoran di beberapa tempat, partisipasi masyarakat juga penting supaya kita bisa segera melakukan penindakan berupa penyitaan barang,” pungkasnya. HUM/GIT

TAGGED: BPOM, bpom ri, lebaran 2026, makanan ilegal, milo, old town, pangan ilegal, pengawasan pangan, produk ilegal, produk tanpa izin edar
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Pembunuhan Sadis Lansia di Pekanbaru, Menantu Jadi Dalang Perampokan Berdarah
3 Mei 2026
Polemik Video Prabowo dan Teddy, Amien Rais Tanggapi Pernyataan Komdigi
3 Mei 2026
Kecelakaan KA Bekasi Timur, Sopir Taksi Green SM Negatif Alkohol Usai Tes Urine
3 Mei 2026
Viral Video Menpar Widiyanti di Masjid Raya Sumbar, Pemprov Padang Beri Klarifikasi
3 Mei 2026
Petugas Imigrasi Semarang melayani pembuatan paspor program layanan “Si Semar Paling Paten” pada Sabtu (2/5/2026).
Paspor Tak Lagi Ribet, “Si Semar Paling Paten” Diserbu Warga di HUT ke-479 Kota Semarang
2 Mei 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Pembunuhan Sadis Lansia di Pekanbaru, Menantu Jadi Dalang Perampokan Berdarah
3 Mei 2026
Polemik Video Prabowo dan Teddy, Amien Rais Tanggapi Pernyataan Komdigi
3 Mei 2026
Kecelakaan KA Bekasi Timur, Sopir Taksi Green SM Negatif Alkohol Usai Tes Urine
3 Mei 2026
Viral Video Menpar Widiyanti di Masjid Raya Sumbar, Pemprov Padang Beri Klarifikasi
3 Mei 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Pembunuhan Sadis Lansia di Pekanbaru, Menantu Jadi Dalang Perampokan Berdarah

Hukum

Polemik Video Prabowo dan Teddy, Amien Rais Tanggapi Pernyataan Komdigi

Nasional

Kecelakaan KA Bekasi Timur, Sopir Taksi Green SM Negatif Alkohol Usai Tes Urine

Sumatera Barat

Viral Video Menpar Widiyanti di Masjid Raya Sumbar, Pemprov Padang Beri Klarifikasi

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?