MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Konflik Timur Tengah Bikin Penerbangan ke dan dari Jakarta Terganggu

Publisher: Redaktur 2 Maret 2026 3 Min Read
Share
Ilustrasi pergerakan penerbangan di Bandara Soekarno Hatta melalui Flightradar24.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Memanasnya konflik Timur Tengah memicu penutupan wilayah udara sejumlah negara dan membuat sejumlah maskapai membatalkan penerbangan dari dan ke Indonesia, Minggu, 1 Maret 2026.

Situasi memanas bermula dari serangan militer gabungan Israel dan Amerika Serikat ke Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026, yang diberi nama Epic Fury dan dilaporkan menewaskan Ayatollah Ali Khamenei serta ratusan warga lainnya.

Iran kemudian meluncurkan serangan balasan pada Sabtu dan Minggu, termasuk ke Riyadh dan provinsi Timur Arab Saudi.

Mengutip data Flightradar24 pada Sabtu, 28 Februari 2026, Iran menutup seluruh wilayah udaranya hingga pukul 12.00 UTC.

Baca Juga:  Imigrasi Kendari Dorong Efisiensi Layanan Kapal Lewat Sosialisasi SSm Pengangkut

Selain Iran, Irak, Kuwait, Bahrain, dan Qatar juga menutup wilayah udara sepenuhnya. Wilayah udara Yordania dan Israel dilaporkan nyaris kosong dengan hanya beberapa penerbangan yang mendarat atau mengalihkan rute.

Dampak konflik tersebut turut dirasakan pada penerbangan internasional dari dan ke Indonesia. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan sejumlah maskapai membatalkan operasional, terutama rute yang melintasi kawasan Timur Tengah.

“Adapun maskapai yang telah membatalkan penerbangan atau tidak mengoperasionalkan penerbangan antara lain Etihad Airways, Qatar Airways, Emirates. Ethiopian Airlines, Malaysia Airlines, Philippine Airlines, Indigo Airlines, Srilanka Airlines, China Southern Airlines, Singapore Airlines dan Scoot,” kata Dudy.

Baca Juga:  Timur Tengah Memanas, Kemenhaj Imbau Jemaah Tunda Umrah

Ia menambahkan Saudia Airlines masih memantau beberapa kota tujuan di Timur Tengah. Ethiopian Airlines tetap beroperasi, namun tidak melayani penerbangan ke Amman, Jordania dan Tel Aviv, Israel.

Sementara itu, dua maskapai nasional yakni Garuda Indonesia dan Lion Air masih beroperasi. Penerbangan menuju Jeddah belum terdampak, sedangkan rute Garuda Indonesia ke Amsterdam dialihkan melalui Kairo, Mesir.

“Beberapa negara telah menutup ruang udara untuk semua kedatangan dan keberangkatan, baik penerbangan komersial maupun pribadi. Negara-negara tersebut antara lain Qatar, Uni Emirat Arab, Bahrain, Kuwait, Irak, dan Suriah,” ujarnya.

Menurutnya, Kementerian Perhubungan telah berkoordinasi dengan Airnav Indonesia, maskapai penerbangan, pengelola bandara, dan otoritas asing untuk memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama.

Baca Juga:  193 Juta Orang Diprediksi Mudik pada Lebaran 2024, Menhub Ungkap Langkah Antisipasi

Ia juga meminta maskapai dan pengelola bandara memberikan penanganan kepada penumpang terdampak sesuai prosedur, termasuk pembatalan dokumen perjalanan, pengaturan akomodasi, dan penjadwalan ulang penerbangan.

“Untuk itu, kami imbau maskapai meningkatkan kewaspadaan dan penumpang secara aktif memantau perkembangan informasi,” katanya. HUM/GIT

TAGGED: Bandara Soetta, dudy purwagandhi, flightradar24, Garuda Indonesia, kemenhub, konflik iran israel, lion air, maskapai batal, penerbangan internasional, penutupan wilayah udara, timur tengah
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

270 WNA di Bali Ajukan Izin Tinggal Darurat Imbas Konflik Timur Tengah
10 Maret 2026
Nadiem Makarim Jalani Lebaran Perdana di Rutan, Berharap Keluarga Datang Menjenguk
10 Maret 2026
Puan Maharani Soroti Maraknya OTT Kepala Daerah, DPR Dorong Evaluasi Biaya Politik
10 Maret 2026
KPK OTT Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong, 13 Orang Diamankan dan 9 Dibawa ke Jakarta
10 Maret 2026
Bupati Rejang Lebong Fikri Thobari Terjaring OTT KPK, Tujuh Orang Dibawa ke Jakarta
10 Maret 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

270 WNA di Bali Ajukan Izin Tinggal Darurat Imbas Konflik Timur Tengah
10 Maret 2026
Nadiem Makarim Jalani Lebaran Perdana di Rutan, Berharap Keluarga Datang Menjenguk
10 Maret 2026
Puan Maharani Soroti Maraknya OTT Kepala Daerah, DPR Dorong Evaluasi Biaya Politik
10 Maret 2026
KPK OTT Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong, 13 Orang Diamankan dan 9 Dibawa ke Jakarta
10 Maret 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Imigrasi

270 WNA di Bali Ajukan Izin Tinggal Darurat Imbas Konflik Timur Tengah

Korupsi

Nadiem Makarim Jalani Lebaran Perdana di Rutan, Berharap Keluarga Datang Menjenguk

Nasional

Puan Maharani Soroti Maraknya OTT Kepala Daerah, DPR Dorong Evaluasi Biaya Politik

Korupsi

KPK OTT Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong, 13 Orang Diamankan dan 9 Dibawa ke Jakarta

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?