JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Imigrasi Jakarta Selatan mengamankan dua warga negara asing, ZS asal Cina dan KS asal Thailand, usai terbukti menyalahgunakan izin tinggal di sebuah klub malam di Kuningan, Minggu, 15 Februari 2026.
Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Selatan, Winarko, menyampaikan bahwa ZS menggunakan Visa on Arrival (VoA) untuk bekerja sebagai disc jockey (DJ), sedangkan KS menggunakan fasilitas Bebas Visa Kunjungan (BVK) untuk bertindak sebagai penari (dancer).
Selain pelanggaran izin tinggal sebagaimana diatur Pasal 122 huruf a Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, lokasi tersebut diduga menjadi titik kumpul bagi komunitas yang tidak seharusnya.
“Kami tidak hanya fokus pada pelanggaran dokumen keimigrasian, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dan hukum untuk menjaga wilayah Jakarta Selatan dari aktivitas yang berpotensi merusak norma sosial dan budaya bangsa Indonesia,” tegas Winarko.
Atas temuan itu, Imigrasi Jaksel mengambil tindakan administratif keimigrasian. Kedua WNA kini diamankan di Kantor Imigrasi Jakarta Selatan untuk pemeriksaan mendalam (BAP) dan terancam sanksi deportasi serta penangkalan.
“Negara hadir untuk memastikan bahwa setiap orang asing yang berada di Indonesia harus menghormati hukum yang berlaku, termasuk nilai-nilai kesusilaan yang dijunjung tinggi oleh masyarakat kita. Kami tidak akan memberikan ruang bagi praktik-praktik yang bertentangan dengan Undang-Undang,” tambahnya.
Imigrasi Jaksel mengimbau masyarakat aktif melaporkan keberadaan atau aktivitas orang asing mencurigakan melalui kanal pengaduan resmi demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama. HUM/GIT


