MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Bupati Buol Diminta Kembalikan USD 10 Ribu ke KPK

Publisher: Redaktur 13 Februari 2026 3 Min Read
Share
Risharyudi Triwibowo bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id  – Bupati Buol Risharyudi Triwibowo diminta majelis hakim mengembalikan USD 10 ribu kepada KPK dalam bentuk uang saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Kamis 12 Februari 2026.

Dalam persidangan kasus dugaan korupsi pengurusan izin TKA di Kemnaker, Risharyudi mengaku telah membelikan uang tersebut untuk motor Harley-Davidson yang dibelinya dari pemberian terdakwa Haryanto.

“Ya, harus dikembalikan ke KPK ya. Pak KPK, duit itu kan dari Haryanto (terdakwa) ya. Ya kan, Saudara pinjam dari Haryanto 10 ribu dolar, kembalikan ke KPK ya. Itu pastikan, jangan Insyaallah,” pinta hakim anggota Ida Ayu Mustikawati.

Baca Juga:  KPK Usut Dugaan Duit Korupsi BJB Dipakai Biayai Ridwan Kamil di Pilkada DKI

“Izin, Yang Mulia. Uang itu saya belikan motor seharga motor,” jawab Risharyudi.

Hakim menegaskan pengembalian harus dilakukan dalam bentuk uang, bukan motor.

“Saya tidak peduli, itu uang motor. Motornya udah bodong, bodol, apa lagi itu istilahnya. Saudara pinjam uang, balikin dalam bentuknya uang. Kalau motornya itu senilai kata hakim anggota Rp 5 juta, Rp 10 juta siapa yang mau beli. Itu aja,” ujar hakim.

“Siap, Yang Mulia,” jawab Risharyudi.

Usai sidang, Risharyudi menyatakan akan mengikuti arahan pengadilan untuk mengembalikan USD 10 ribu tersebut dalam bentuk uang.

“Insyaallah, ikuti arahan kembalikan, selesai,” ujarnya kepada wartawan.

Baca Juga:  Yasonna Akui Minta KPK Jadwal Ulang Panggilan, Ini Alasannya

Ia juga mengakui motor Harley-Davidson yang dibelinya tidak memiliki dokumen resmi.

“Anggap saja begitu (ketipu), hidup ini tidak selalu mulus,” katanya.

“Jadi tahu semua, hati-hati sama yang bodong,” imbuhnya.

Sebelumnya, jaksa menghadirkan Risharyudi Triwibowo sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi pengurusan izin TKA di Kemnaker.

Ia mengaku pernah menerima uang Rp 10 juta, USD 10 ribu, serta tiket konser Blackpink dari terdakwa Haryanto selaku Direktur PPTKA tahun 2019-2024 yang juga Dirjen Binapenta dan PKK tahun 2024-2025 dan kini menjabat Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Internasional.

“Saksi ada pernah menerima sejumlah uang atau barang dari kedelapan orang terdakwa yang ada di hadapan saksi ini?” tanya jaksa.

Baca Juga:  Alasan Absennya Maria Lestari Masih Gelap, KPK Bakal Panggil Ulang

“Pernah, dari Pak Haryanto,” jawab Risharyudi.

Risharyudi menyebut uang Rp 10 juta digunakan untuk membeli tiket pesawat ke Sulawesi Tengah. Sementara USD 10 ribu diterima pada 2024 saat ia menjabat tim asistensi eks Menaker Ida Fauziyah. HUM/GIT

TAGGED: bupati buol, Dugaan Korupsi, harley davidson, Haryanto, ida ayu mustikawati, izin tka, kemnaker, KPK, Pengadilan Tipikor, risharyudi triwibowo, sidang tipikor, usd 10 ribu
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

270 WNA di Bali Ajukan Izin Tinggal Darurat Imbas Konflik Timur Tengah
10 Maret 2026
Nadiem Makarim Jalani Lebaran Perdana di Rutan, Berharap Keluarga Datang Menjenguk
10 Maret 2026
Puan Maharani Soroti Maraknya OTT Kepala Daerah, DPR Dorong Evaluasi Biaya Politik
10 Maret 2026
KPK OTT Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong, 13 Orang Diamankan dan 9 Dibawa ke Jakarta
10 Maret 2026
Bupati Rejang Lebong Fikri Thobari Terjaring OTT KPK, Tujuh Orang Dibawa ke Jakarta
10 Maret 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

270 WNA di Bali Ajukan Izin Tinggal Darurat Imbas Konflik Timur Tengah
10 Maret 2026
Nadiem Makarim Jalani Lebaran Perdana di Rutan, Berharap Keluarga Datang Menjenguk
10 Maret 2026
Puan Maharani Soroti Maraknya OTT Kepala Daerah, DPR Dorong Evaluasi Biaya Politik
10 Maret 2026
KPK OTT Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong, 13 Orang Diamankan dan 9 Dibawa ke Jakarta
10 Maret 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Imigrasi

270 WNA di Bali Ajukan Izin Tinggal Darurat Imbas Konflik Timur Tengah

Korupsi

Nadiem Makarim Jalani Lebaran Perdana di Rutan, Berharap Keluarga Datang Menjenguk

Nasional

Puan Maharani Soroti Maraknya OTT Kepala Daerah, DPR Dorong Evaluasi Biaya Politik

Korupsi

KPK OTT Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong, 13 Orang Diamankan dan 9 Dibawa ke Jakarta

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?