MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

KY Prihatin OTT Ketua dan Wakil Ketua PN Depok Tegaskan Zero Toleransi

Publisher: Redaktur 7 Februari 2026 2 Min Read
Share
Ketua Komisi Yudisial Abdul Chair Ramadhan menyampaikan sikap KY terkait OTT PN Depok.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Ketua Komisi Yudisial Abdul Chair Ramadhan menyampaikan keprihatinan atas OTT Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Depok terkait pengurusan sengketa lahan serta memastikan pemeriksaan etik dilakukan bersama KPK dan Mahkamah Agung, Sabtu 6 Februari 2026.

Abdul Chair menegaskan Komisi Yudisial akan memeriksa dugaan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku hakim melalui koordinasi dengan KPK dan Mahkamah Agung.

“Pengadilan yang independen tentunya terkait dengan hakim yang independen pula. Di sini masalah etik perilaku hakim sangat berkorespondensi dengan independensi pengadilan,” kata Abdul Chair kepada wartawan.

Ia menyebut KY berdasarkan prinsip shared responsibility dan amanat konstitusi memiliki kewenangan melakukan pemeriksaan terhadap dugaan pelanggaran kode etik hakim.

Baca Juga:  Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dan Ayahnya Jadi Tersangka, Masuk Daftar Bapak-Anak Terjerat KPK

Menurutnya, tidak ada toleransi terhadap praktik transaksional dalam tubuh peradilan, dan pelaku dapat dikenai sanksi pemberhentian tidak dengan hormat.

“Pada prinsipnya tidak ada toleransi terhadap praktik transaksional. Hal itu telah menjadi kesepakatan antara KY dan MA, zero toleransi,” ujarnya.

Ia menambahkan sanksi etik yang tegas diharapkan memberi efek jera serta mencegah terulangnya pelanggaran serupa di lingkungan peradilan.

Abdul Chair juga menyesalkan keterlibatan Ketua hingga Wakil Ketua PN Depok, terlebih di tengah kebijakan kenaikan gaji hakim yang sebelumnya menjadi perhatian pemerintah.

“Sungguh sangat disesalkan dengan adanya kebijakan penaikan gaji hakim ternyata masih ada perilaku yang bertentangan dengan hukum dan etik,” katanya.

Baca Juga:  Bupati Rejang Lebong Fikri Thobari Terjaring OTT KPK, Tujuh Orang Dibawa ke Jakarta

Ia menegaskan penegakan hukum dan penegakan etika harus berjalan seiring guna mewujudkan independensi pengadilan.

Selain itu, Abdul Chair menyinggung pentingnya penguatan kewenangan KY melalui revisi undang-undang agar pengawasan etik hakim dapat lebih optimal.

“KY harus menjadi pengendali pengawasan terhadap etika dan perilaku hakim,” imbuhnya.

Sementara itu, KPK menetapkan Ketua PN Depok I Wayan Eka Mariarta dan Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan sebagai tersangka pengurusan sengketa lahan.

“Berdasarkan kecukupan alat bukti, KPK menaikkan perkara ini ke tahap penyidikan dengan menetapkan lima orang tersangka,” kata Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu.

Baca Juga:  Pakar Dorong MA dan KY Periksa Hakim Pembebas WN China di Kasus Tambang

Para tersangka ditahan selama 20 hari pertama sejak 6 hingga 25 Februari 2025 di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK. HUM/GIT

TAGGED: depok, kasus peradilan, ketua pn, kode etik hakim, Komisi Yudisial, kpk depok, KY, Mahkamah Agung, OTT KPK, pn depok, Sengketa Lahan, wakil ketua pn, zero toleransi
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Brigadir Arya Gugur Ditembak Pelaku Curanmor di Bandar Lampung
10 Mei 2026
Kejagung Pamerkan Ferrari dan Tas Mewah Hasil Rampasan Negara di CFD Jakarta
10 Mei 2026
Polri Bongkar Markas Judi Online di Hayam Wuruk, 321 WNA Diamankan
10 Mei 2026
Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk Digerebek Polisi
10 Mei 2026
Ammar Zoni Kembali Dibui di Nusakambangan Usai Divonis Kasus Narkoba
10 Mei 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Brigadir Arya Gugur Ditembak Pelaku Curanmor di Bandar Lampung
10 Mei 2026
Kejagung Pamerkan Ferrari dan Tas Mewah Hasil Rampasan Negara di CFD Jakarta
10 Mei 2026
Polri Bongkar Markas Judi Online di Hayam Wuruk, 321 WNA Diamankan
10 Mei 2026
Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk Digerebek Polisi
10 Mei 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Brigadir Arya Gugur Ditembak Pelaku Curanmor di Bandar Lampung

Kejaksaan

Kejagung Pamerkan Ferrari dan Tas Mewah Hasil Rampasan Negara di CFD Jakarta

Hukum

Polri Bongkar Markas Judi Online di Hayam Wuruk, 321 WNA Diamankan

Hukum

Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk Digerebek Polisi

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?