MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Program Makan Bergizi Gratis Prabowo Menarik Perhatian Gedung Putih

Publisher: Redaktur 3 Februari 2026 3 Min Read
Share
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan paparan program Makan Bergizi Gratis dalam Rakornas di Bogor.
Ad imageAd image

BOGOR, Memoindonesia.co.id – Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Makan Bergizi Gratis berjalan cukup berhasil dan menarik perhatian internasional, termasuk dari Gedung Putih Amerika Serikat, Senin, 2 Februari 2026.

Prabowo mengatakan para ahli dari Gedung Putih saat ini tengah mempelajari pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di Indonesia.

“Saya baru sehari lalu, para ahli, pakar dari White House sedang mempelajari MBG kita sendiri,” kata Prabowo dalam Taklimat Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Menurut Prabowo, program Makan Bergizi Gratis juga menjadi percontohan penyaluran makanan bergizi kepada masyarakat. Hingga saat ini, sebanyak 60 juta orang telah menjadi penerima manfaat.

Penerima manfaat tersebut terdiri dari pelajar, ibu hamil, hingga lansia. Prabowo mengaku terkejut karena program Makan Bergizi Gratis mendapat perhatian dari Gedung Putih.

Baca Juga:  Lengkap! Susunan Terbaru Kabinet Prabowo-Gibran Usai Pelantikan: Erick Thohir Jadi Menpora, Kursi Menteri BUMN Kosong

“Coba tanya di dunia ini. Saudara-saudara, sekarang ini kita menjadi role model, kita mau dipelajari. Kasih lihat, kasih tahu saya, negara mana? Saya juga kaget, kok White House mempelajari Makan Bergizi kita ini?” ujarnya.

Selain itu, Prabowo mengungkapkan bahwa beberapa bulan lalu dirinya menerima kunjungan dari Rockefeller Institute yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai program Makan Bergizi Gratis.

“Tiga-empat bulan lalu, kita terima rombongan dari Rockefeller Institute datang ke saya dan dia mengatakan, Makan Bergizi Gratis itu adalah investasi yang terbaik yang bisa dilakukan oleh suatu negara,” kata Prabowo.

Ia menegaskan program Makan Bergizi Gratis merupakan investasi jangka panjang untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia dengan target penerima manfaat mencapai 82 juta orang.

Baca Juga:  Bocoran Kabinet Prabowo-Gibran Jelang Pelantikan 20 Oktober 2024

“Satu dolar atau Rp 1 yang kita keluarkan untuk Makan Bergizi akan menimbulkan lipat ganda minimal lima kali, dan dalam jangka panjang akan 30 kali lipat investasinya,” ucapnya.

Prabowo juga menyampaikan bahwa program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu prioritas pemerintahannya setelah swasembada energi dan swasembada pangan.

Menurutnya, program tersebut telah menciptakan sekitar 1 juta lapangan kerja melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau dapur MBG.

“Dengan kondisi sekarang saja, MBG telah memiliki 22.275 dapur SPPG yang sudah operasional dan 13.829 dapur dalam proses penilaian dan pengajuan. Dari 22 ribu dapur itu, kita sudah menciptakan lapangan kerja 1 juta orang,” kata Prabowo.

Baca Juga:  Pil Pahit Noel: Minta Amnesti Prabowo, Malah Dipecat dari Jabatan Wamenaker

Prabowo menambahkan setiap dapur MBG membutuhkan pemasok bahan pangan seperti sayur, telur, ikan, ayam, dan daging dari desa sekitar sehingga mendorong perputaran ekonomi lokal.

“Itu nanti di ujungnya, kalau kita sampai 82 juta penerima MBG, kita akan menciptakan tiga sampai lima juta lapangan kerja,” ujarnya.

Prabowo menilai program Makan Bergizi Gratis berhasil dan menepis kritik yang menyebut program tersebut bermasalah.

“Kalau kita bandingkan jumlah kasus keracunan dengan miliaran makanan yang sudah kita bagikan, statistiknya 0,008. Artinya 99,99 persen usaha MBG harus dinyatakan berhasil,” ucapnya. HUM/GIT

TAGGED: Bogor, gedung putih, lapangan kerja, makan bergizi gratis, MBG, Prabowo Subianto, program pemerintah, rockefeller institute, SPPG, white house
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Bahar bin Smith Tersangka yang Tak Disangka-sangka
3 Februari 2026
Pandji Pragiwaksono Diperiksa Bareskrim Terkait Dugaan Penghinaan Adat Toraja
3 Februari 2026
Prabowo Nilai Pengelolaan BUMN Tidak Efisien, Danantara Kelola Aset Negara US$ 1 Triliun
3 Februari 2026
Gugatan Legalisasi Nikah Beda Agama Kembali Tak Diterima Mahkamah Konstitusi
3 Februari 2026
Paulus Tannos Ajukan Praperadilan Kedua Terkait Kasus Korupsi e-KTP
3 Februari 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Bahar bin Smith Tersangka yang Tak Disangka-sangka
3 Februari 2026
Pandji Pragiwaksono Diperiksa Bareskrim Terkait Dugaan Penghinaan Adat Toraja
3 Februari 2026
Prabowo Nilai Pengelolaan BUMN Tidak Efisien, Danantara Kelola Aset Negara US$ 1 Triliun
3 Februari 2026
Gugatan Legalisasi Nikah Beda Agama Kembali Tak Diterima Mahkamah Konstitusi
3 Februari 2026
Ad imageAd image

TERPOPULER

Kaesang Pangarep Umumkan Tujuh Kader Baru PSI saat Rakernas di Makassar
1 Februari 2026
Sarwendah Serahkan Bukti 2 Putrinya Anak Kandung Ruben Onsu ke Polisi
1 Februari 2026
KPK Ungkap Pengepul Uang Pemerasan Sudewo Pejabat Pemkab Pati
1 Februari 2026
Jokowi Tegaskan Siap Kerja Keras Menangkan PSI pada Pemilu 2029
1 Februari 2026

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Bahar bin Smith Tersangka yang Tak Disangka-sangka

Hukum

Pandji Pragiwaksono Diperiksa Bareskrim Terkait Dugaan Penghinaan Adat Toraja

Pemerintahan

Prabowo Nilai Pengelolaan BUMN Tidak Efisien, Danantara Kelola Aset Negara US$ 1 Triliun

Hukum

Gugatan Legalisasi Nikah Beda Agama Kembali Tak Diterima Mahkamah Konstitusi

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?