MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

16 Korban Tewas Kecelakaan Bus Cahaya Trans di Tol Krapyak Teridentifikasi dengan MAMBIS

Publisher: Redaktur 23 Desember 2025 2 Min Read
Share
Kabid Dokkes Polda Jawa Tengah Kombespol drg Agustinus MHT saat konferensi pers di Semarang. (Foto: Dok. Polda Jateng)
Ad imageAd image

SEMARANG, Memoindonesia.co.id – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Jawa Tengah berhasil mengidentifikasi seluruh korban meninggal dunia dalam kecelakaan bus PO Cahaya Trans di Simpang Susun Krapyak Exit Tol Semarang.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Jawa Tengah, Kombespol drg Agustinus MHT, menyampaikan sebanyak 16 korban tewas telah teridentifikasi menggunakan Mobile Automated Multi-Biometric Identification System (MAMBIS).

Penyampaian tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Kombespol Artanto di Posko Ante Mortem Kamar Jenazah RSUP dr Kariadi, Semarang, Senin 22 Desember 2025 sore. Turut hadir Kepala Tim Forensik RSUP dr Kariadi dr Uva.

Baca Juga:  Marisa Putri Penabrak IRT Usai Pesta Narkoba Divonis 8 Tahun

Agustinus menjelaskan tim DVI Biddokkes Polda Jawa Tengah bersama tim forensik RSUP dr Kariadi dan Inafis Polrestabes Semarang telah bekerja sejak Selasa dini hari pukul 04.00 WIB. Proses identifikasi sempat mengalami kendala karena minimnya data ante mortem dari keluarga korban.

Keterbatasan data tersebut disebabkan baru enam keluarga korban yang melapor. Namun, dengan dukungan perangkat MAMBIS milik Inafis Polrestabes Semarang, proses identifikasi dapat dilakukan secara cepat dan akurat.

Hampir seluruh korban berhasil diidentifikasi melalui pemindaian sidik jari menggunakan MAMBIS yang terhubung langsung dengan basis data kependudukan nasional. Sistem tersebut mampu menampilkan identitas lengkap hingga foto korban berdasarkan data kependudukan.

Baca Juga:  Innalillahi, Wakil Ketua PWNU Jatim dan Istri Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Tol Paspro

“Proses pemeriksaan selesai pada pukul 12.00 WIB dan dilanjutkan tahap rekonsiliasi selama satu jam. Hasilnya, seluruh 16 korban meninggal dunia berhasil teridentifikasi,” ujar Kombespol drg Agustinus.

Ia menambahkan, sebanyak 10 korban teridentifikasi murni melalui sidik jari MAMBIS, sementara korban lainnya diidentifikasi dengan kombinasi data gigi, ciri fisik, serta properti yang melekat pada jenazah.

Sementara itu, Kepala Tim Forensik RSUP dr Kariadi, dr Uva, menyampaikan mayoritas korban mengalami cedera kepala berat, patah tulang leher, serta cedera di bagian dada. Pihak rumah sakit berkomitmen melakukan pemulasaraan jenazah secara maksimal.

“Kondisi jenazah kami perbaiki dan disucikan agar dalam keadaan bersih dan layak saat diserahkan kepada keluarga. Hingga saat ini, empat jenazah telah dijemput dan dipulangkan dengan fasilitasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Polda Jawa Tengah,” jelas dr Uva. HUM/GIT

Baca Juga:  213 Kecelakaan saat Mudik Lebaran Hari Ini, 23 Orang Tewas
TAGGED: bus Cahaya Trans, DVI Polda Jateng, kecelakaan, korban bus Tol Krapyak, MAMBIS Polri
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Bupati Sidoarjo, Subandi, menyerahkan secara simbolis kepada 1.000 penerima di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo, Kamis (10/7).
Pemkab Sidoarjo Gelontorkan 4.000 Beasiswa, Subandi: Jangan Ada Anak Putus Sekolah!
9 Juli 2026
Terungkap! Begini Modus TPPO Berkedok Kafe Karaoke di Bekasi Eksploitasi Anak Jadi PSK
9 Juli 2026
Polda Metro Jaya Bongkar TPPO Berkedok Kafe Karaoke di Bekasi, 12 Tersangka Ditangkap
9 Juli 2026
Rekomendasi KPK soal MBG Sempat Diabaikan Era Dadan, BGN Kini Bentuk Tim Perbaikan
8 Juli 2026
Kasus Korupsi Kuota Haji Segera Disidangkan, KPK Harap Yaqut Cholil Qoumas Cepat Pulih
8 Juli 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Terungkap! Begini Modus TPPO Berkedok Kafe Karaoke di Bekasi Eksploitasi Anak Jadi PSK
9 Juli 2026
Polda Metro Jaya Bongkar TPPO Berkedok Kafe Karaoke di Bekasi, 12 Tersangka Ditangkap
9 Juli 2026
Rekomendasi KPK soal MBG Sempat Diabaikan Era Dadan, BGN Kini Bentuk Tim Perbaikan
8 Juli 2026
Kasus Korupsi Kuota Haji Segera Disidangkan, KPK Harap Yaqut Cholil Qoumas Cepat Pulih
8 Juli 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Bupati Sidoarjo, Subandi, menyerahkan secara simbolis kepada 1.000 penerima di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo, Kamis (10/7).
Pemerintahan

Pemkab Sidoarjo Gelontorkan 4.000 Beasiswa, Subandi: Jangan Ada Anak Putus Sekolah!

Hukum

Terungkap! Begini Modus TPPO Berkedok Kafe Karaoke di Bekasi Eksploitasi Anak Jadi PSK

Hukum

Polda Metro Jaya Bongkar TPPO Berkedok Kafe Karaoke di Bekasi, 12 Tersangka Ditangkap

Korupsi

Rekomendasi KPK soal MBG Sempat Diabaikan Era Dadan, BGN Kini Bentuk Tim Perbaikan

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?