MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

BNN Dalami Kaitan Gembong Narkoba Dewi Astutik dengan Fredy Pratama

Publisher: Redaktur 4 Desember 2025 2 Min Read
Share
Kepala BNN Komjenpol Suyudi Ario Seto memaparkan analisis jaringan narkoba internasional Dewi Astutik dan kemungkinan kaitannya dengan Fredy Pratama.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) menegaskan bahwa gembong narkoba Dewi Astutik alias Paryatin (PA) dan Fredy Pratama (FP) merupakan dua Warga Negara Indonesia yang berpengaruh dalam jaringan internasional Golden Triangle. Meski demikian, BNN menyebut hubungan langsung keduanya belum dapat dipastikan.

Kepala BNN Komjenpol Suyudi Ario Seto mengatakan, berdasarkan pendalaman sementara, Dewi Astutik tidak terkonfirmasi sebagai rekan langsung Fredy Pratama. Kedua jaringan disebut memiliki rute serta afiliasi berbeda.

“Paryatin sementara merupakan jaringan Kamboja–Nigeria–Brasil, jadi belum terkonfirmasi sebagai rekan Fredy Pratama,” ujar Suyudi, Rabu 3 Desember 2025.

Meski belum ada bukti keterhubungan, BNN tetap melakukan pendalaman untuk memastikan apakah keduanya memiliki keterkaitan jaringan di tingkat tertentu.

Baca Juga:  Bamsoet Resmikan Operasional Pabrik Amunisi Swasta Pertama di Indonesia

“Walau belum terkonfirmasi sebagai rekan FP, tetap kita dalami keduanya untuk pendalaman jaringan mereka,” jelasnya.

Suyudi mengungkapkan Dewi Astutik sudah aktif di kawasan Golden Triangle sejak 2023. Pada 2024, ia mulai mengoperasikan kurir yang bergerak lintas negara.

“Daerah operasi Paryatin (Indonesia–Kamboja). Kurir-kurir Paryatin alias Dewi beroperasi di negara-negara antara lain Indonesia, Laos, Hong Kong, Korea, Brasil, Ethiopia,” tuturnya.

Selain menjadi buron Indonesia, Dewi juga masuk dalam daftar pencarian otoritas Korea Selatan setelah salah satu WNI rekrutannya tertangkap di Jeju.

Menurut Suyudi, Dewi kerap berpindah-pindah negara untuk mengelabui petugas, sehingga proses penangkapannya membutuhkan koordinasi intensif antarnegara. Ia akhirnya ditangkap tanpa perlawanan di Kamboja pada Senin, 1 Desember 2025.

Baca Juga:  Kepala BNN Rotasi Sejumlah Pejabat, Kombespol Dedy Tabrani Pimpin BNNP Aceh

“Tentunya kesulitannya karena yang bersangkutan ini adalah bagian dari jaringan internasional yang selama ini pindah dari negara satu ke negara lain,” kata Suyudi. HUM/GIT

TAGGED: BNN, Brasil, Dewi Astutik, Ethiopia, Fredy Pratama, golden triangle, Hong Kong, Indonesia, kepala bnn, Komjenpol Suyudi Ario Seto, Korea, Laos, Paryatin
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Dikenal Baik dan Baru Pulang Haji, Dwi Bagus Diduga Bunuh Dini dan Anaknya di Madiun
27 Oktober 2026
Cekcok di Hotel, Dwi Bagus Diduga Bunuh Dini dan Anaknya di Madiun
27 Oktober 2026
Polisi Olah TKP di Tiga Lokasi Pembunuhan Dini dan Anak, Tungku Diselidiki
27 Oktober 2026
Jasad Istri Siri dan Anak Dibakar hingga Digiling, Dwi Bagus Hendak Buang ke Laut
27 Oktober 2026
Telepon Terakhir Dini sebelum Dibunuh di Madiun, Ingin Rayakan Ultah Anak
27 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Dikenal Baik dan Baru Pulang Haji, Dwi Bagus Diduga Bunuh Dini dan Anaknya di Madiun
27 Oktober 2026
Cekcok di Hotel, Dwi Bagus Diduga Bunuh Dini dan Anaknya di Madiun
27 Oktober 2026
Polisi Olah TKP di Tiga Lokasi Pembunuhan Dini dan Anak, Tungku Diselidiki
27 Oktober 2026
Jasad Istri Siri dan Anak Dibakar hingga Digiling, Dwi Bagus Hendak Buang ke Laut
27 Oktober 2026

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Dikenal Baik dan Baru Pulang Haji, Dwi Bagus Diduga Bunuh Dini dan Anaknya di Madiun

Hukum

Cekcok di Hotel, Dwi Bagus Diduga Bunuh Dini dan Anaknya di Madiun

Hukum

Polisi Olah TKP di Tiga Lokasi Pembunuhan Dini dan Anak, Tungku Diselidiki

Hukum

Jasad Istri Siri dan Anak Dibakar hingga Digiling, Dwi Bagus Hendak Buang ke Laut

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?