MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar Resmi Mengisi Kursi Ketum PBNU Pasca Gus Yahya Dicopot

Publisher: Redaktur 1 Desember 2025 2 Min Read
Share
Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar. Foto: YouTube TVNU
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya resmi diberhentikan dari jabatan Ketua Umum PBNU menyusul konflik internal yang menuntut pengunduran dirinya.

PBNU menerbitkan surat edaran resmi pada 26 November 2025, yang menyatakan Gus Yahya kehilangan seluruh hak, wewenang, dan atribut jabatan sejak pukul 00.45 WIB.

Untuk sementara, posisi Ketua Umum PBNU diisi oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, yang akrab disapa Kiai Miftah. Lahir di Surabaya pada 30 Juni 1953, Kiai Miftah merupakan anak kesembilan dari 13 bersaudara dari pasangan KH Abdul Ghoni dan Hj Siti Ashfiyah.

Baca Juga:  Pleno PBNU Tegaskan Gus Ipul Tetap Menjabat Sekretaris Jenderal

Ayahnya adalah pengasuh Pondok Pesantren Tahsinul Akhlaq Rangkah, sehingga Kiai Miftah tumbuh dalam lingkungan pesantren.

Kiai Miftah menempuh pendidikan di beberapa pesantren, termasuk Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan, dan Pondok Pesantren Lasem, Jawa Tengah.

Ia juga menimba ilmu di Majelis Ta’lim Sayyid bin Alawi al-Makki al-Maliki di Malang. Kepiawaiannya membuat Syekh Masduki menjadikannya menantu.

Di Surabaya, Kiai Miftah mendirikan Pondok Miftachussunnah di Kedung Tarukan dan membuka pengajian yang awalnya hanya berniat menempati kediaman kakeknya.

Lewat akhlak dan ilmu yang dimilikinya, Kiai Miftah berhasil mengubah pandangan masyarakat sekitar yang sebelumnya kurang ramah terhadap dakwah.

Baca Juga:  Gus Yahya Sungkem ke Sinta Wahid Usai Gus Dur Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

Jejak Perjalanan Organisasi Kiai Miftah:

  • Pengurus Cabang NU Surabaya: 2000–2005
  • Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur: 2007–2013, 2013–2018
  • Wakil Rais Aam PBNU: 2015–2020
  • Pj Rais Aam PBNU: 2018–2020
  • Rais Aam PBNU masa khidmah: 2022–2027

Kiai Miftah dikenal kharismatik, menekankan adab, dan bersikap sederhana dalam melayani tamu. Ia pernah mendapat penghargaan sebagai salah satu dari 500 tokoh Muslim berpengaruh dunia versi Administration of Religious Affairs, The Royal Islamic Strategic Studies Center, Amman, Yordania. HUM/GIT

TAGGED: Gus Yahya, Ketum PBNU, Kiai Miftah, Pondok Miftachussunnah, Rais Aam PBNU
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Haryono Susilo, memberikan sosialisasi terkait pengawasan orang asing di Kendal.
TIMPORA Kendal Digeber! Imigrasi Semarang Perketat Pengawasan Orang Asing Lewat Data Digital Terintegrasi
20 April 2026
KPK Maraton Periksa Dinas Pemkab Pekalongan dalam Kasus Fadia Arafiq
20 April 2026
Sekeluarga Tewas Laka Probolinggo, Anak Bungsu di Blitar Jadi Sebatang Kara
20 April 2026
Nus Kei Tewas Ditikam saat Hendak Hadiri Musda Golkar di Maluku Tenggara
20 April 2026
Pelaku Penikaman Nus Kei di Bandara Maluku Tenggara Ternyata Atlet MMA
20 April 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

KPK Maraton Periksa Dinas Pemkab Pekalongan dalam Kasus Fadia Arafiq
20 April 2026
Sekeluarga Tewas Laka Probolinggo, Anak Bungsu di Blitar Jadi Sebatang Kara
20 April 2026
Nus Kei Tewas Ditikam saat Hendak Hadiri Musda Golkar di Maluku Tenggara
20 April 2026
Pelaku Penikaman Nus Kei di Bandara Maluku Tenggara Ternyata Atlet MMA
20 April 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Haryono Susilo, memberikan sosialisasi terkait pengawasan orang asing di Kendal.
Imigrasi

TIMPORA Kendal Digeber! Imigrasi Semarang Perketat Pengawasan Orang Asing Lewat Data Digital Terintegrasi

Korupsi

KPK Maraton Periksa Dinas Pemkab Pekalongan dalam Kasus Fadia Arafiq

Peristiwa

Sekeluarga Tewas Laka Probolinggo, Anak Bungsu di Blitar Jadi Sebatang Kara

Hukum

Nus Kei Tewas Ditikam saat Hendak Hadiri Musda Golkar di Maluku Tenggara

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?