MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Dalang Penjarahan Rumah Uya Kuya Terungkap: Provokasi Massa Pakai Live TikTok, Tak Ikut Menjarah Tapi Jadi Tersangka

Publisher: Redaktur 7 September 2025 2 Min Read
Share
Penjarahan di rumah Uya Kuya.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Misteri di balik aksi massa yang menjarah rumah politikus PAN, Surya Utama alias Uya Kuya, pada Minggu 31 Agustus lalu mulai terkuak.

Polres Metro Jakarta Timur mengungkap fakta mengejutkan bahwa provokator utama dalam insiden tersebut menggunakan media sosial TikTok untuk menghasut warga secara real-time.

Dari 12 orang yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka, polisi mengidentifikasi adanya seorang dalang yang berperan sebagai penghasut. Pelaku ini tidak turun langsung ke lokasi di Duren Sawit, Jakarta Timur, melainkan menyiarkan provokasinya melalui fitur siaran langsung (Live) di aplikasi TikTok.

“TikTok,” jawab Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dicky Fertofan, saat dikonfirmasi mengenai media yang digunakan pelaku untuk memprovokasi massa, Minggu 7 September 2025.

Baca Juga:  Ditangkap Bareskrim, Pengguna @presiden_ono_niha di TikTok Sebar Hate Speech Papua

Meskipun tidak ikut serta dalam aksi penjarahan fisik, pelaku penghasutan ini tetap dijerat hukum. Polisi menegaskan bahwa perbuatannya menyediakan platform dan ajakan untuk melakukan tindak pidana sudah memenuhi unsur pelanggaran hukum.

“Ini dia kena Pasal 56 KUHP (tentang) menyediakan sarana,” jelas Dicky. “Pelaku hasut utama masih kami dalami dari akun tersebut,” tambahnya, mengisyaratkan penyelidikan yang masih terus berkembang.

Kapolres Jakarta Timur, Kombespol Alfian Nurrizal, pada Sabtu 6 September 2025 telah mengonfirmasi penetapan 12 tersangka. Ia membagi para pelaku ke dalam tiga klaster berdasarkan perannya masing-masing dalam insiden tersebut.

“Dari 12 (tersangka) ada yang melakukan penjarahan, provokator, dan saat kita lakukan pengimbauan untuk membubarkan diri, namun melawan petugas,” ujar Alfian.

Baca Juga:  Korban Kekerasan Seksual di Mojokerto Kini Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Rp 92,9 Juta

Penangkapan ini menunjukkan bagaimana media sosial dapat disalahgunakan untuk memobilisasi massa dalam melakukan tindakan anarkis.

Kasus ini menjadi preseden baru dalam penegakan hukum di era digital, di mana provokasi virtual dapat berujung pada konsekuensi hukum yang nyata. HUM/GIT

TAGGED: AKBP Dicky Fertofan, Kapolres Jakarta Timur, Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Timur, Kombespol Alfian Nurrizal, penjarahan, penjarahan rumah, politikus PAN, Polres Metro Jakarta Timur, Surya Utama, TikTok, Uya Kuya
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Kakanwil Ditjen Imigrasi, Barron Ichsan memberikan keterangan kepada wartawan saat rilis penangkapan WNA.
Tiket Pulang Palsu Bongkar Markas Judol Internasional, 5 WNA Dicokok Imigrasi Tangerang
12 September 2026
4 Senior Serda Ahmad Diperiksa, Diduga Aniaya hingga Tewas Gegara Salah Beli Mi
12 September 2026
Dendam 11 Tahun, Pria Surabaya Diduga Bunuh Nelayan Sampang dengan Celurit
12 September 2026
Minibus Travel Daytrans rusak parah setelah menabrak truk di Tol Jombang-Mojokerto.
Daytrans Tabrak Truk di Tol Jombang, Polisi Ungkap Pengemudi Diduga Mengantuk
12 September 2026
Daytrans Tabrak Truk di Tol Jombang, 4 Penumpang Tewas dan 7 Luka
12 September 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Kakanwil Ditjen Imigrasi, Barron Ichsan memberikan keterangan kepada wartawan saat rilis penangkapan WNA.
Tiket Pulang Palsu Bongkar Markas Judol Internasional, 5 WNA Dicokok Imigrasi Tangerang
12 September 2026
4 Senior Serda Ahmad Diperiksa, Diduga Aniaya hingga Tewas Gegara Salah Beli Mi
12 September 2026
Dendam 11 Tahun, Pria Surabaya Diduga Bunuh Nelayan Sampang dengan Celurit
12 September 2026
Minibus Travel Daytrans rusak parah setelah menabrak truk di Tol Jombang-Mojokerto.
Daytrans Tabrak Truk di Tol Jombang, Polisi Ungkap Pengemudi Diduga Mengantuk
12 September 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Kakanwil Ditjen Imigrasi, Barron Ichsan memberikan keterangan kepada wartawan saat rilis penangkapan WNA.
Imigrasi

Tiket Pulang Palsu Bongkar Markas Judol Internasional, 5 WNA Dicokok Imigrasi Tangerang

Peristiwa

4 Senior Serda Ahmad Diperiksa, Diduga Aniaya hingga Tewas Gegara Salah Beli Mi

Hukum

Dendam 11 Tahun, Pria Surabaya Diduga Bunuh Nelayan Sampang dengan Celurit

Minibus Travel Daytrans rusak parah setelah menabrak truk di Tol Jombang-Mojokerto.
Peristiwa

Daytrans Tabrak Truk di Tol Jombang, Polisi Ungkap Pengemudi Diduga Mengantuk

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?