MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Pencopotan Ahmad Sahroni dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI: Kontroversi Brengsek dan Tolol Jadi Pemicu?

Publisher: Redaktur 30 Agustus 2025 2 Min Read
Share
Ahmad Sahroni.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Ahmad Sahroni, sosok yang dikenal sebagai “Crazy Rich Tanjung Priok” dan Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, resmi dicopot dari jabatannya.

Keputusan ini tertuang dalam surat Fraksi Partai NasDem Nomor 758 tentang pergantian anggota Komisi I dan III DPR RI.

Surat yang ditandatangani Ketua Fraksi Viktor Laiskodat dan Bendahara Partai Ahmad Sahroni pada 29 Agustus 2025 ini menyatakan bahwa Sahroni dipindahkan tugasnya sebagai anggota Komisi I. Sementara itu, posisi Wakil Ketua Komisi III kini akan diisi oleh Rusdi Masse Mappasessu.

Menanggapi kabar ini, Sekjen Partai NasDem, Hermawi Taslim, membantah keras bahwa ini adalah pencopotan. Ia menjelaskan bahwa langkah partai hanyalah “rotasi rutin” untuk penyegaran posisi.

Baca Juga:  Waket Komisi III DPR RI Apresiasi Polri Tegas Pecat 3 Anggota di Kasus DWP

“Hanya rotasi rutin. Tidak ada pencopotan. Hanya penyegaran,” ucapnya pada Jumat, 29 Agustus 2025.

Hermawi juga secara tegas membantah bahwa peralihan posisi Sahroni ini terkait dengan insiden yang baru-baru ini viral.

Sebelumnya, pemilik mobil McLaren Senna ini menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial. Dalam video tersebut, Sahroni mengomentari aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI. Ia menyatakan dukungannya kepada Polda Metro untuk menindak tegas para demonstran yang dianggapnya anarkis.

Namun, yang menjadi masalah adalah narasi yang ia gunakan. Sahroni melontarkan kata-kata makian “brengsek” yang ditujukan kepada mahasiswa dan aliansi sipil.

Baca Juga:  NasDem Pecat Sahroni & Nafa Urbach Pasca-Ucapannya Lukai Hati Rakyat

“Itu bayangin, di bawah umur aja begitu brengsek bersikap. Ini enggak bisa dibiarkan,” ujarnya dalam video tersebut.

Tak hanya itu, Sahroni juga menyebut pihak yang meminta DPR RI dibubarkan sebagai “orang yang tolol sedunia.” Ucapan-ucapan ini memicu kecaman luas di media sosial dan dianggap tidak pantas untuk diucapkan oleh seorang pejabat publik.

Meskipun pihak partai mengklaim ini adalah rotasi biasa, publik tetap berspekulasi bahwa kontroversi ucapan Sahroni-lah yang menjadi pemicu utama di balik pemindahan jabatannya. HUM/GIT

TAGGED: Ahmad Sahroni, Crazy Rich Tanjung Priok, Dicopot, Fraksi Partai NasDem, Rusdi Masse Mappasessu, Wakil Ketua Komisi III DPR RI
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

KPK Pernah Ingatkan ATR/BPN, Kini OTT Suap HGB Summarecon di Bogor Terjadi
17 September 2026
KPK Sita Rp 106,3 Miliar dari OTT Kasus HGB Summarecon, Jadi Rekor Terbesar
17 September 2026
Purbaya Yudhi Sadewa Lengser dari Menkeu, Segini Estimasi Uang Pensiunnya
17 September 2026
Hari ke-10, Pencarian 8 Orang Hilang di Anak Krakatau Diperluas, 24 Kapal Dikerahkan
17 September 2026
Serda Ahmad Tewas Dianiaya Senior, 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka
17 September 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

KPK Sita Rp 106,3 Miliar dari OTT Kasus HGB Summarecon, Jadi Rekor Terbesar
17 September 2026
Hari ke-10, Pencarian 8 Orang Hilang di Anak Krakatau Diperluas, 24 Kapal Dikerahkan
17 September 2026
Serda Ahmad Tewas Dianiaya Senior, 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka
17 September 2026
Kepala Bidang Imigrasi KDEI Taipei, Wahyu Wibisono (dua dari kanan) hadir di Penghu untuk memastikan WNI mendapatkan akses pelayanan keimigrasian.
KDEI Taipei Jemput Bola ke Penghu, Perkuat Pelayanan dan Perlindungan Warga Negara Indonesia
17 September 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Pertanahan

KPK Pernah Ingatkan ATR/BPN, Kini OTT Suap HGB Summarecon di Bogor Terjadi

Pertanahan

KPK Sita Rp 106,3 Miliar dari OTT Kasus HGB Summarecon, Jadi Rekor Terbesar

Nasional

Purbaya Yudhi Sadewa Lengser dari Menkeu, Segini Estimasi Uang Pensiunnya

Peristiwa

Hari ke-10, Pencarian 8 Orang Hilang di Anak Krakatau Diperluas, 24 Kapal Dikerahkan

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?