MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

140 Siswa Kupang Keracunan MBG, BGN Tunggu Hasil Uji BPOM

Publisher: Redaktur 24 Juli 2025 3 Min Read
Share
Kepala BGN, Dadan Hindayana.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Ratusan siswa di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami dugaan keracunan massal setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebanyak 140 siswa SMP Negeri 8 KupangΛ dilaporkan mengalami gejala mual, muntah, dan pusing usai mengonsumsi hidangan tersebut pada Senin 21 Juli 2025.

Insiden ini sontak menjadi perhatian serius, terutama bagi Badan Gizi Nasional (BGN) yang kini tengah menanti hasil pemeriksaan sampel makanan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Kami sedang menunggu hasil kajian BPOM yang mengambil sampel makanan Senin,” terang Kepala BGN, Dadan Hindayana, saat dihubungi pada Kamis 24 Juli 2025.

Baca Juga:  DPR Minta Penanganan Keracunan MBG Tak Hanya CCTV dan Sertifikat Higienis

Menurut Dadan, siswa-siswa tersebut menerima program MBG pada Senin, dan gejala baru mulai dirasakan keesokan paginya.

“Makannya Senin, Selasa pagi diketahui ada yang sakit dan makanan (MBG) Selasa belum dimakan,” jelasnya.

Ini mengindikasikan bahwa masalah kemungkinan berasal dari makanan yang dikonsumsi pada hari Senin.

Peristiwa ini pertama kali terungkap pada Selasa 22 Juli 2025 sekitar pukul 07.30 Wita, saat kegiatan belajar mengajar (KBM) dimulai.

Kepala SMPN 8 Kupang, Maria Theresia Lana, menceritakan bahwa beberapa siswa mulai izin ke toilet karena diare dan sakit perut.

Jumlah siswa yang mengeluh terus bertambah hingga memenuhi ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS).

Baca Juga:  Polisi Ungkap Penyebab Sopir Mobil MBG Tabrak Guru dan Siswa di SDN Kalibaru 01 Cilincing

“Jadi proses KBM sekitar jam 07.30 Wita, sudah ada siswa kami yang bolak-balik ke kamar mandi, ternyata mereka mencret dan ada yang sakit perut,” kata Maria.

Akibat kejadian ini, program MBG untuk hari Selasa dihentikan sementara.

Beberapa siswa mengaku bahwa makanan yang mereka konsumsi pada hari Senin terasa tidak biasa, yaitu asin dan asam, terutama pada tahu dan sayurnya. Pengakuan ini menjadi petunjuk awal bagi pihak berwenang.

Polres Kupang Kota juga telah turun tangan melakukan penyelidikan mendalam atas kasus dugaan keracunan massal ini.

Polisi saat ini fokus mengumpulkan data lengkap siswa yang terdampak, baik yang dirawat di sekolah maupun di rumah sakit.

Baca Juga:  dr Tan Shot Yen Kritik Menu MBG, Kepala BGN Dadan Hindayana Beri Penjelasan

Koordinasi erat juga dilakukan dengan Dinas Kesehatan dan pihak rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

“Kami masih mendata jumlah siswa yang sakit di sekolah maupun rumah sakit,” ungkap Kasi Humas Polresta Kupang Kota, Ipda Frangky Lapuisaly. HUM/GIT

TAGGED: Dadan Hindayana, Ipda Frangky Lapuisaly, Kasi Humas Polresta Kupang Kota, Kepala BGN, Keracunan, MBG, Polresta Kupang Kota, SMP Negeri 8 Kupang
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Ketamin 1,3 Ton Senilai Rp 2,1 Triliun Disergap di Kepri, BNN Ungkap Modus hingga Vape
10 Agustus 2026
Prabowo Panggil Dirut Pertamina ke Hambalang, Perintahkan Pangkas Struktur dan Anak-Cucu BUMN
10 Agustus 2026
Febrio Adiono Disebut Pengantar Jasad Sutrimo, Kejagung Akui Pegawai tapi Bukan Jaksa
10 Agustus 2026
Keluarga Laporkan Kematian Sutrimo, Polisi Siapkan Ekshumasi untuk Ungkap Penyebab Kematian
10 Agustus 2026
Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Polisi Periksa 10 Saksi
8 Agustus 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Ketamin 1,3 Ton Senilai Rp 2,1 Triliun Disergap di Kepri, BNN Ungkap Modus hingga Vape
10 Agustus 2026
Prabowo Panggil Dirut Pertamina ke Hambalang, Perintahkan Pangkas Struktur dan Anak-Cucu BUMN
10 Agustus 2026
Febrio Adiono Disebut Pengantar Jasad Sutrimo, Kejagung Akui Pegawai tapi Bukan Jaksa
10 Agustus 2026
Keluarga Laporkan Kematian Sutrimo, Polisi Siapkan Ekshumasi untuk Ungkap Penyebab Kematian
10 Agustus 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Ketamin 1,3 Ton Senilai Rp 2,1 Triliun Disergap di Kepri, BNN Ungkap Modus hingga Vape

Nasional

Prabowo Panggil Dirut Pertamina ke Hambalang, Perintahkan Pangkas Struktur dan Anak-Cucu BUMN

Kejaksaan

Febrio Adiono Disebut Pengantar Jasad Sutrimo, Kejagung Akui Pegawai tapi Bukan Jaksa

Hukum

Keluarga Laporkan Kematian Sutrimo, Polisi Siapkan Ekshumasi untuk Ungkap Penyebab Kematian

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?