MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Kasus Kematian Brigadir Nurhadi: Misri Curhat pada Ibu: Ayuk Dituduh, Padahal Bantu

Publisher: Redaktur 11 Juli 2025 3 Min Read
Share
Misri Puspita Sari.
Ad imageAd image

JAMBI, Memoindonesia.co.id – Kabar kematian Brigadir Nurhadi, anggota Propam Polda NTB, masih menyisakan misteri dan kini menyeret sejumlah nama sebagai tersangka. Salah satunya adalah Misri (23), perempuan muda yang kini mendekam di tahanan.

Namun, di balik penetapan statusnya, Misri sempat mencurahkan kebingungannya kepada sang ibu, merasa dituduh atas peristiwa yang ia klaim tak sepenuhnya ia pahami.

Sang ibu, yang identitasnya disamarkan menjadi IM, menceritakan bahwa sebelum insiden nahas itu, Misri sempat memberinya kabar akan bertolak ke Lombok dari Bali untuk menemani seseorang berlibur.

Tak lama berselang, pada 16 April 2025, berita kematian Brigadir Nurhadi di kolam renang Gili Trawangan mencuat ke publik, mengejutkan pihak keluarga.

Menurut IM, Misri menelepon dalam keadaan menangis, mengeluh bahwa ia merasa dituduh.

Baca Juga:  Skandal Perselingkuhan Mengguncang Polda NTT, Dua Ajudan Wakapolda Diganjar Sanksi

“Dia memang sempat curhat, ‘Mama kok Ayuk dituduh, Ayuk tidak tahu sama sekali padahal Ayuk bantu’. Jadi, dia tertuduh,” tutur IM saat ditemui di kediamannya di Muaro Jambi, Jambi, Kamis 10 Juli 2025.

Misri, kata IM, bahkan mengaku sempat membantu Brigadir Nurhadi ketika korban ditemukan tewas di dalam kolam. Namun, entah mengapa, ia justru ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

Ironisnya, penahanan Misri disebut-sebut lebih dulu dari anggota polisi lain yang juga menjadi tersangka, yakni Kompol I Made Yogi Purusa Utama dan Ipda Haris Chandra.

“Dia telepon itu sambil nangis. Dia bukan pelaku, tapi dia tertuduh,” ucap IM, berharap polisi dapat memberikan penjelasan yang terang benderang mengenai kasus yang juga menjerat putrinya. Sejak ditahan, komunikasi keluarga dengan Misri tidak lagi intens.

Baca Juga:  Sosok Misri, LC Cantik yang Dibayar Kompol Yogi Saat Pesta Narkoba Berujung Tewasnya Brigadir Nurhadi

Bagi keluarga, Misri adalah tulang punggung. Sejak ayahnya meninggal pada 2022, Misri, sebagai anak sulung, telah menopang kebutuhan lima adiknya, termasuk biaya sekolah mereka.

Ia rutin mengirimkan uang dari perantauan untuk biaya pendidikan dan kebutuhan sehari-hari keluarga di Jambi.

“Dia bilang, saat kembali ke (balik dari) Lombok, dia akan mengirimkan uang untuk biaya adiknya yang masuk kuliah, serta adiknya yang kecil mau masuk TK,” kenang IM.

Sementara itu, kasus kematian Brigadir Nurhadi sendiri masih menjadi teka-teki yang belum sepenuhnya terkuak, meskipun Polda NTB telah menetapkan Kompol Yogi, Ipda Haris, dan Misri sebagai tersangka.

Baca Juga:  Bolak-Balik Dikembalikan, Berkas Tiga Tersangka Kasus Kematian Brigadir Nurhadi Belum Lengkap

Polisi menduga Brigadir Nurhadi tewas di Villa Tekek akibat dianiaya. Namun, pihak penyidik masih belum menemukan siapa pelaku penganiayaan tersebut.

“Adanya dugaan penganiayaan yang mengakibatkan orang meninggal dunia. Di sana (villa Tekek) telah terjadi (dugaan penganiayaan terhadap) salah seorang personel Polda NTB (yang) ditemukan meninggal dunia di dalam kolam,” terang Dirreskrimum Polda NTB Kombespol Syarif Hidayat, Jumat 4 Juli 2025.

Yang lebih mengejutkan, hasil autopsi menunjukkan adanya sejumlah luka pada tubuh Nurhadi. Ahli forensik bahkan menemukan adanya patah pada tulang lidah korban, yang diduga kuat akibat cekikan.

“(Dugaan pelaku penganiayaan mengakibatkan Brigadir Nurhadi tewas) masih kami dalami,” imbuh Syarif. HUM/GIT

TAGGED: Bidpropam, Brigadir Muhammad Nurhadi, Dirreskrimum Polda NTB, Ipda Haris Chandra, Kombespol Syarif Hidayat, Kompol I Made Yogi Purusa Utama, Misri, Misri Puspita Sari, Polda NTB
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Kajari Sampang Fadilah Helmi Dibawa ke Jakarta untuk Pemeriksaan Kejaksaan Agung
22 Januari 2026
Kajari Sampang Fadilah Helmi Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Penyalahgunaan Wewenang
22 Januari 2026
Roy Suryo Dampingi Tiga Tersangka Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi di Polda Metro
22 Januari 2026
KPK Geledah Rumah Wali Kota Madiun Terkait Kasus Pemerasan Dana CSR
22 Januari 2026
Relawan Agam Rinjani Turun Bantu Operasi SAR ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Pangkep
22 Januari 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Kajari Sampang Fadilah Helmi Dibawa ke Jakarta untuk Pemeriksaan Kejaksaan Agung
22 Januari 2026
Kajari Sampang Fadilah Helmi Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Penyalahgunaan Wewenang
22 Januari 2026
Roy Suryo Dampingi Tiga Tersangka Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi di Polda Metro
22 Januari 2026
KPK Geledah Rumah Wali Kota Madiun Terkait Kasus Pemerasan Dana CSR
22 Januari 2026
Ad imageAd image

TERPOPULER

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta Galih P Kartika Perdhana bersama Kakanwil Ditjen Imigrasi DKI Jakarta Pamuji Raharja (kanan) menyambut rombongan Ombudsman RI dipimpin Ketua Ombudsman RI Mokhammad Najih.
Sinergi Imigrasi–Ombudsman RI, Layanan Kedatangan WNA di Soekarno-Hatta Kian Profesional
20 Januari 2026
Fraksi PDI-P DPR Rotasi Anggota Komisi, Adian Napitupulu dan Rieke Diah Pitaloka Bergeser
21 Januari 2026
Gerindra Jatim Tegaskan Wali Kota Madiun Maidi Bukan Kader Usai Terjaring OTT KPK
21 Januari 2026
DVI Polda Sulsel Terima Dua Jenazah Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 di Makassar
21 Januari 2026

Baca Berita Lainnya:

Kejaksaan

Kajari Sampang Fadilah Helmi Dibawa ke Jakarta untuk Pemeriksaan Kejaksaan Agung

Kejaksaan

Kajari Sampang Fadilah Helmi Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

Hukum

Roy Suryo Dampingi Tiga Tersangka Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi di Polda Metro

Korupsi

KPK Geledah Rumah Wali Kota Madiun Terkait Kasus Pemerasan Dana CSR

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?