MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Tak Mau Setengah Hati, DPRD Surabaya Siap Gelontor Dana Besar Lewat RPJMD Baru

Demi Surabaya Bebas Banjir di Tahun 2027

Publisher: Admin 9 Juli 2025 3 Min Read
Share
Ketua Pansus RPJMD, Achmad Nurdjayanto,
Ketua Pansus RPJMD, Achmad Nurdjayanto, dari Fraksi Golkar.
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id — DPRD Surabaya memasuki babak akhir pembahasan Raperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 dengan menggelar rapat di ruang Bamus Gedung DPRD Surabaya, Selasa, 8 Juli 2025.

Panitia Khusus (Pansus) RPJMD membuka semua skema pembiayaan, termasuk opsi pinjaman daerah, demi mengejar percepatan pembangunan infrastruktur strategis Kota Pahlawan.

Ketua Pansus RPJMD, Achmad Nurdjayanto, menegaskan bahwa seluruh masukan fraksi telah diakomodasi dan diselaraskan bersama Pemkot Surabaya.

“Penyusunan RPJMD ini bukan proses instan. Dimulai dari Musrenbang, pembahasan teknis dengan OPD, hingga finalisasi di dewan. Sekarang tinggal selangkah lagi menunggu ketok palu dalam Paripurna besok,” ujar legislator muda Partai Golkar itu.

Baca Juga:  Pemasangan Tarif Area Balai Pemuda untuk Foto atau Video Tuai Polemik, Akmarawita: Fraksi Golkar Menolak, Sebaiknya Ditinjau Kembali

Fokus utama RPJMD 2025–2029 menyasar pembangunan infrastruktur vital, seperti kelanjutan proyek Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB), Jalan Lingkar Luar Timur (JLLT), pembangunan flyover, dan penataan kawasan rawan banjir di Gunungsari. Target besar yang dipasang: Surabaya bebas genangan pada 2027.

Dalam aspek pendanaan, Pansus memberikan ruang bagi berbagai skema pembiayaan, termasuk pinjaman daerah. Namun, DPRD tetap menekankan pentingnya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penambahan objek pajak baru, pengetatan pengawasan kebocoran pajak, serta pemanfaatan aset milik daerah yang belum produktif.

“Proyeksi PAD lima tahun ke depan ditargetkan mencapai Rp13 triliun. Ini angka realistis jika seluruh potensi dikelola dengan cermat,” ujar anggota Badan Anggaran DPRD Surabaya itu.

Baca Juga:  Arif Fathoni Pimpin Komisi A DPRD Surabaya

Tak hanya infrastruktur, sektor kesehatan juga mendapat porsi perhatian. DPRD mendorong percepatan pembangunan rumah sakit baru di kawasan Surabaya Selatan dan Utara, serta pengembangan RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH). Termasuk penyediaan puskesmas yang siap 24 jam dan integrasi layanan BPJS.

“Pemkot harus memberi tanda visual yang jelas agar warga bisa menemukan puskesmas rujukan darurat, apalagi di malam hari,” imbuh Achmad.

Di sektor pendidikan, Dewan mendesak penambahan sekolah di kawasan padat penduduk seperti Sawahan. Kendala utama berupa pembebasan lahan disebut bisa diatasi lewat optimalisasi aset lahan milik Pemkot.

Dari sisi ekonomi, perhatian diarahkan pada penguatan UMKM, pengembangan pariwisata, dan penegasan prioritas warga lokal dalam penyerapan tenaga kerja.

Baca Juga:  Sambut Libur Lebaran, Komisi C DPRD Surabaya Minta Wahana Wisata Diasesmen

“Semua ini terangkum dalam misi pertama Wali Kota, yang menempatkan sektor unggulan daerah sebagai pilar pembangunan ekonomi,” jelasnya.

Menutup rapat, Achmad mengingatkan pentingnya pelestarian budaya dan situs sejarah. Ia menegaskan agar polemik pelindungan cagar budaya tak lagi terulang di masa mendatang.

“Koordinasi lintas dinas, terutama Dinas Kebudayaan dan dinas teknis, wajib diperkuat agar visi pembangunan tak berbenturan dengan nilai sejarah,” pungkasnya. HUM/CAK

TAGGED: Achmad Nurdjayanto, DPRD SURABAYA, Fraksi Golkar, Pansus RPJMD, Surabaya Bebas Banjir
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

BNN Bongkar Laboratorium Narkoba Jaringan Rusia di Bali, Sita Hampir 8 Kg Mephedrone
7 Maret 2026
Delpedro Marhaen dkk Divonis Bebas di Kasus Dugaan Penghasutan Demo Ricuh Jakarta
7 Maret 2026
Dokter Detektif Lega Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya
7 Maret 2026
Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya Usai Mangkir Pemeriksaan dan Wajib Lapor
7 Maret 2026
Richard Lee Digiring ke Ruang Tahanan Polda Metro Jaya Usai Diperiksa Kasus Laporan Doktif
7 Maret 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

BNN Bongkar Laboratorium Narkoba Jaringan Rusia di Bali, Sita Hampir 8 Kg Mephedrone
7 Maret 2026
Delpedro Marhaen dkk Divonis Bebas di Kasus Dugaan Penghasutan Demo Ricuh Jakarta
7 Maret 2026
Dokter Detektif Lega Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya
7 Maret 2026
Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya Usai Mangkir Pemeriksaan dan Wajib Lapor
7 Maret 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Hukum

BNN Bongkar Laboratorium Narkoba Jaringan Rusia di Bali, Sita Hampir 8 Kg Mephedrone

Hukum

Delpedro Marhaen dkk Divonis Bebas di Kasus Dugaan Penghasutan Demo Ricuh Jakarta

Hukum

Dokter Detektif Lega Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya

Hukum

Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya Usai Mangkir Pemeriksaan dan Wajib Lapor

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?