MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Armuji dan Jan Hwa Diana Berdamai, Soal Ijazah Karyawan Ditahan Bukan Lagi Wewenangnya

Publisher: Redaktur 15 April 2025 3 Min Read
Share
Wawali Armuji usai mediasi dengan pengusaha yang melaporkan dirinya Jan Hwa Diana.
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id – Polemik antara Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, dengan pengusaha suku cadang mobil Jan Hwa Diana akhirnya berakhir damai. Diana menyampaikan permintaan maaf dan berniat mencabut laporan polisi terhadap Armuji.

Namun, persoalan dugaan penahanan ijazah mantan karyawan oleh perusahaan milik Diana ditegaskan bukan lagi menjadi tanggung jawab Armuji.

Diana bersama suaminya secara langsung mendatangi rumah dinas Armuji di Jalan Wali Kota Mustajab, Surabaya, pada Senin 14 April 2025, untuk meminta maaf atas polemik yang sempat menimbulkan kegaduhan di masyarakat. Ia juga menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada warga Surabaya.

“Saya sudah memaafkan dan tidak akan melaporkan balik. Tapi kalau soal ijazah yang ditahan, itu sudah di luar urusan saya,” tegas Armuji kepada wartawan.

Baca Juga:  Pembangunan RS Surabaya Timur: Ini Desakan Komisi D DPRD Surabaya

Armuji menyatakan bahwa dugaan penahanan ijazah oleh perusahaan yang diduga milik keluarga Diana kini sepenuhnya menjadi ranah hukum dan kewenangan pihak terkait, terutama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker).

“Saya hanya memfasilitasi dan memediasi saat di rumah aspirasi. Kalau para mantan karyawan memilih melapor ke pihak lain, silakan saja. Itu sudah bukan tanggung jawab saya lagi,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan pihak pengelola perusahaan agar bersikap kooperatif jika mendapat panggilan dari Disnaker, dan tidak berusaha mengelak dari tanggung jawab.

“Kalau ada panggilan dari Disnaker, ya harus datang. Jangan sampai bilang salah alamat. Kamu yang mengelola, masa nggak tahu itu perusahaan siapa?” kata Armuji dengan nada tegas.

Baca Juga:  Jan Hwa Diana Ditahan atas Penahanan 108 Ijazah Karyawan, Mayoritas Lulusan SMA-SMK

Dalam kesempatan itu, Armuji menyebut bahwa Diana telah mengakui bahwa UD Sentoso Seal, perusahaan di bidang suku cadang mobil yang disebut-sebut menahan ijazah karyawan, memang merupakan milik keluarganya. Namun, Armuji menekankan kembali bahwa urusannya secara pribadi dengan Diana kini sudah selesai.

“Urusan saya sebagai Wakil Wali Kota dengan Diana sudah selesai. Tapi kalau dia masih ada masalah dengan mantan karyawannya, itu bukan urusan saya lagi,” imbuhnya.

Usai pertemuan tersebut, Jan Hwa Diana memilih irit bicara terkait laporan yang diajukan mantan karyawannya ke polisi. Ia menegaskan bahwa dirinya fokus pada penyelesaian masalah dengan Armuji dan menghormati proses hukum yang berjalan.

Baca Juga:  Puluhan Pengacara Surabaya Siap Beri Bantuan Hukum untuk Wakil Wali Kota Armuji Terkait Kasus UU ITE

“Saya tidak mau menjawab itu semua. Yang jelas saya bersyukur Cak Ji sudah menerima permintaan maaf saya. Saya juga bersedia mencabut laporan saya,” pungkas Diana.

Dengan pernyataan damai ini, konflik antara Jan Hwa Diana dan Armuji resmi dianggap tuntas. Namun, proses hukum terkait laporan penahanan ijazah oleh mantan karyawan terhadap perusahaan Diana masih berpotensi berlanjut melalui jalur instansi terkait. HUM/GIT

TAGGED: Armuji, Damai Armuji dan pengusaha, Disnaker Surabaya, Ijazah ditahan perusahaan, Jan Hwa Diana, Laporan UU ITE dicabut, Penahanan Ijazah Karyawan, pencemaran nama baik, Polda Jatim, Polemik pengusaha Surabaya, Surabaya, UD Sentoso Seal
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Ancaman Megathrust Mengintai, Imigrasi Banten Siapkan Pegawai Hadapi Bencana
24 Oktober 2026
Veda Ega Pratama Cetak Sejarah, Rebut Pole Position Moto3 Australia 2026
24 Oktober 2026
Marc Marquez Rebut Pole MotoGP Australia 2026, Bagnaia Terpuruk di Posisi 16
24 Oktober 2026
Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Jakarta Timur, Cekcok Renovasi Rumah Berujung Duel
24 Oktober 2026
Gus Falah Dukung Kapolri Larang Total Vape, Cartridge Rawan Disusupi Narkotika
24 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Veda Ega Pratama Cetak Sejarah, Rebut Pole Position Moto3 Australia 2026
24 Oktober 2026
Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Jakarta Timur, Cekcok Renovasi Rumah Berujung Duel
24 Oktober 2026
Gus Falah Dukung Kapolri Larang Total Vape, Cartridge Rawan Disusupi Narkotika
24 Oktober 2026
Dua Pegawai Dapur MBG Sumenep Ditangkap saat Nyabu, Sabu 0,5 Gram Disita
24 Oktober 2026

Baca Berita Lainnya:

Imigrasi

Ancaman Megathrust Mengintai, Imigrasi Banten Siapkan Pegawai Hadapi Bencana

Olahraga

Veda Ega Pratama Cetak Sejarah, Rebut Pole Position Moto3 Australia 2026

Olahraga

Marc Marquez Rebut Pole MotoGP Australia 2026, Bagnaia Terpuruk di Posisi 16

Hukum

Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Jakarta Timur, Cekcok Renovasi Rumah Berujung Duel

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?