MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Paulus Tannos Ditangkap di Singapura, Mengaku Miliki Paspor Diplomat Guinea-Bissau

Publisher: Redaktur 25 Januari 2025 3 Min Read
Share
Paulus Tannos.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Paulus Tannos, buronan kasus korupsi proyek e-KTP, akhirnya ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Singapura. Dalam penangkapannya, Tannos mengaku memiliki paspor diplomatik dari Guinea-Bissau, sebuah negara di Afrika Barat.

Menurut laporan Straits Times yang dikutip pada Jumat, 24 Januari 2025, melalui pengacaranya, Paulus Tannos menyatakan bahwa paspor diplomatik tersebut digunakan sebagai bentuk perlindungan hukum.

Namun, klaim tersebut dibantah oleh Penasihat Negara Singapura, yang menegaskan bahwa paspor diplomatik tersebut tidak memberikan kekebalan diplomatik kepada Tannos karena tidak terakreditasi oleh Kementerian Luar Negeri (MFA) Singapura.

“Berdasarkan pemeriksaan kami dengan Kementerian Luar Negeri, tidak ada status diplomatik pada Tannos. Kami menegaskan bahwa ia tidak memiliki kekebalan diplomatik saat ini.”

Baca Juga:  KPK: Seluruh Dokumen Ekstradisi Paulus Tannos Dikirim ke Singapura Pekan Depan

Penangkapan Tannos dilakukan oleh Lembaga Anti-Korupsi Singapura, Corrupt Practices Investigation Bureau (CPIB), setelah adanya permintaan dari Indonesia. CPIB kini sedang menunggu pengajuan ekstradisi resmi dari pihak berwenang Indonesia untuk melanjutkan proses hukum terhadap Tannos.

“Singapura berkomitmen untuk terus bekerja sama erat dengan Indonesia sesuai dengan proses hukum yang berlaku,” kata pihak CPIB.

Tannos, yang telah menjadi buronan sejak 19 Oktober 2021, saat ini ditahan sementara di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura dan mengikuti proses pengadilan dengan bantuan seorang penerjemah Bahasa Indonesia. Ia diwakili oleh pengacara Hamidul Haq dari firma hukum Rajah dan Tann.

Baca Juga:  Buron Kasus e-KTP Paulus Tannos Ajukan Praperadilan, KPK Siap Hadapi di Pengadilan

Paulus Tannos adalah Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra, perusahaan yang bertanggung jawab atas pembuatan dan distribusi blangko e-KTP. Sejak 2019, ia telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi e-KTP yang merugikan negara hingga Rp 145 miliar.

Selain Paulus Tannos, terdapat tiga tersangka lain yang sudah dijatuhi hukuman penjara, yakni:

1. Miryam S Haryani (Anggota DPR 2014-2019)
2. Isnu Edhi Wijaya (Direktur Utama Perum Percetakan Negara Republik Indonesia, PNRI)
3. Husni Fahmi (Ketua Tim Teknis Teknologi Informasi Penerapan e-KTP)

Paulus Tannos diduga terlibat dalam pertemuan dengan Andi Agustinus, Johanes Marliem, dan Isnu Edhi Wijaya untuk memenangkan konsorsium PNRI dan menyepakati fee 5 persen, yang kemudian dibagi kepada anggota DPR dan pejabat Kementerian Dalam Negeri. Praktik korupsi ini terjadi sebelum proyek e-KTP dilelang.

Baca Juga:  Setya Novanto Kembali Dapat Remisi Idulfitri, Total Sudah Tiga Kali Sejak 2023

Setelah bertahun-tahun menjadi buronan, Paulus Tannos akhirnya ditangkap di Singapura. Kini, KPK tengah melengkapi dokumen-dokumen untuk proses ekstradisi Tannos ke Indonesia agar dapat diadili atas perannya dalam kasus korupsi e-KTP. HUM/GIT

TAGGED: buronan korupsi, ekstradisi Paulus Tannos, kasus e-KTP, korupsi e-KTP, KPK Singapura, paspor diplomat Guinea-Bissau, Paulus Tannos ditangkap, PT Sandipala Arthaputra
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Ketua MA Sunarto Curhat Overload Perkara, Beban Hakim Agung Capai 2.384 Berkas Per Tahun
11 Februari 2026
Wakil Wali Kota Armuji bertemu satu meja bersama almarhum Adi Sutarwijono semasa hidup. Ia merasa kehilangan atas kepergian sahabatnya itu.
Adi Sutarwijono Berpulang, PDIP Surabaya Kehilangan Penjaga Garis Perjuangan
11 Februari 2026
Kejagung Lacak Aset 11 Tersangka Dugaan Suap Kasus Limbah Sawit
11 Februari 2026
Diva Siregar Klarifikasi Isu Mabuk Usai Kecelakaan Mobil Terbalik
11 Februari 2026
Kakanwil Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku Utara Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026
11 Februari 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Ketua MA Sunarto Curhat Overload Perkara, Beban Hakim Agung Capai 2.384 Berkas Per Tahun
11 Februari 2026
Kejagung Lacak Aset 11 Tersangka Dugaan Suap Kasus Limbah Sawit
11 Februari 2026
Beredar Kabar KPK Amankan Seseorang di Nganjuk, Ini Penjelasan Resmi
11 Februari 2026
Kepala KPP Madya Banjarmasin Jadi Tersangka Suap, KPK Ungkap Jabat Komisaris 12 Perusahaan
11 Februari 2026
Ad imageAd image

TERPOPULER

Sidang Kasus K3 Kemnaker, Irvian Bobby Pinjam Rekening Adik Ipar untuk Transaksi Mobil
10 Februari 2026
Beredar Kabar KPK Amankan Seseorang di Nganjuk, Ini Penjelasan Resmi
11 Februari 2026
Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi Jatim, Novianto Sulastono, menyematkan rompi kepada salah satu anggota Forkopdensi dalan giat FGD di hotel Surabaya.
Ratusan Pengungsi Terkatung, Rudenim Surabaya Desak Semua Instansi Jangan Lepas Tangan
10 Februari 2026
Viral Guru P3K Paruh Waktu di Sumedang Terima Insentif Rp 50 Ribu, Disdik Beri Penjelasan
10 Februari 2026

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Ketua MA Sunarto Curhat Overload Perkara, Beban Hakim Agung Capai 2.384 Berkas Per Tahun

Wakil Wali Kota Armuji bertemu satu meja bersama almarhum Adi Sutarwijono semasa hidup. Ia merasa kehilangan atas kepergian sahabatnya itu.
Politik

Adi Sutarwijono Berpulang, PDIP Surabaya Kehilangan Penjaga Garis Perjuangan

Kejaksaan

Kejagung Lacak Aset 11 Tersangka Dugaan Suap Kasus Limbah Sawit

Gaya Hidup

Diva Siregar Klarifikasi Isu Mabuk Usai Kecelakaan Mobil Terbalik

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?