MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Heboh Stafsus Menkomdigi Buzzer Medsos, Ini Kata Meutya Hafid

Publisher: Redaktur 14 Januari 2025 3 Min Read
Share
Penandatanganan jabatan Staf Khusus Menkomdigi di hadapan Meutya Hafid.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Tak hanya Raline Shah yang menjadi sorotan karena diangkat Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), tetapi ada juga Rudi Sutanto yang dikaitkan sebagai buzzer media sosial bernama Rudi Valinka atau @kurawa. Menkomdigi Meutya Hafid pun buka suara.

Meutya mengaku tidak tahu sosok Rudi Sutanto itu sebagai pegiat media sosial dengan akun X @kurawa. Adapun saat pengenalan Rudi Sutanto usai dilantik, Meutya tidak membeberkan lebih lanjut mengenai sosoknya dibandingkan saat pengenalan Raline Shah.

“Saya nggak tahu ya Rudi Sutanto yang saya kenal ya Rudi Sutanto. Jadi saya tidak mau berspekulasi mengenai apa siapa Rudi Sutanto, yang dari CV yang kami terima beliau memang juga adalah strategi komunikasi. Jadi juga mewarnai di kementerian ini, karena secara kementerian juga ini nggak cuma digital tapi juga di bidang komunikasi,” kata Meutya di Istana Merdeka, Jakarta, Senin 13 Januari 2025.

Baca Juga:  Saksi Sebut Nadiem Transfer Dana Tambahan ke Stafsus dari Rekening Pribadi

Meutya menyampaikan alasan menunjuk Rudi Sutanto adalah lantaran dia dianggap ahli di bidang komunikasi strategis. Sehingga ia menyerahkan bidang tersebut kepada Rudi.

“Karena ekspertis di bidang komunikasi. Kan tadi saya sudah jelaskan, teman-teman,” ujar Meutya.

Meutya kembali menegaskan tak tahu soal Rudi Valinka yang dikaitkan dengan Rudi Sutanto. Dia mengaku tidak aktif bermain media sosial (medsos) Twitter atau yang kini sudah berubah nama menjadi X.

“Saya nggak tahu, Mas, saya juga nggak terlalu main Twitter,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Menkomdigi Meutya Hafid melantik sejumlah pejabat eselon I dan II di lingkungan Kementerian Komdigi, Senin 13 Januari 2025. Selain mengambil sumpah jabatan di level Direktur Jenderal (Dirjen), Meutya juga melantik Staf Ahli Menkomdigi dan Staf Khusus Menkomdigi.

Baca Juga:  Menkomdigi Akan Bersih-bersih Internal Usai Pegawai Jadi Tersangka Judol

Khusus untuk Staf Khusus Menkomdigi ada empat orang, yang terdiri dari Raline Shah sebagai Staf Khusus Menkomdigi Bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital, Aida Rezalina Azhar sebagai Staf Khusus Menkomdigi Bidang Hubungan Antarlembaga, Ruby Sutarto sebagai Staf Khusus Menkomdigi Bidang Strategis Komunikasi. Sedangkan, Arnanto Prabowo tidak tampak karena sedang tugas di luar negeri.

“Saudara-saudari menjabat menjadi stafsus memiliki peran strategis dalam mendukung menteri karena memang melakatnya kepada menteri langsung. Kami titipkan dengan itu tolong menjaga nama baik kementerian. Meskipun tidak dalam struktur resmi kementerian, tapi yakinlah bahwa stafsus akan kita perlakukan ke depan sebagai bagian integral dari keluarga Kementerian Komunikasi dan Digital,” ungkap Meutya. HUM/GIT

Baca Juga:  Komisi I DPR Prihatin PDN Gangguan, Minta Kemkominfo Segera Selesaikan
TAGGED: buzzer media sosial, Menkomdigi, Meutya Hafid, Raline Shah, Rudi Sutanto, Staf Khusus
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Ketua DPC PDIP Surabaya Armuji, membagikan bingkisan parcel kepada para relawan penjaga pintu palang kereta api.
PDIP Surabaya Sasar Relawan Perlintasan Kereta Api, 9.000 Paket Sembako Dibagikan Jelang Lebaran
14 Maret 2026
PKB Hormati Proses Hukum Usai Bupati Cilacap Syamsul Auliya Terjaring OTT KPK
14 Maret 2026
KPK Ungkap Peran Bos Maktour Fuad Hasan dalam Kasus Korupsi Kuota Haji yang Jerat Yaqut
14 Maret 2026
Marwan Dasopang Kaget Dugaan Yaqut Kondisikan USD 1 Juta ke Pansus Haji DPR
14 Maret 2026
KPK Tahan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas, Telusuri Peran Pihak Lain dalam Kasus Kuota Haji
14 Maret 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

PKB Hormati Proses Hukum Usai Bupati Cilacap Syamsul Auliya Terjaring OTT KPK
14 Maret 2026
KPK Ungkap Peran Bos Maktour Fuad Hasan dalam Kasus Korupsi Kuota Haji yang Jerat Yaqut
14 Maret 2026
Marwan Dasopang Kaget Dugaan Yaqut Kondisikan USD 1 Juta ke Pansus Haji DPR
14 Maret 2026
KPK Tahan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas, Telusuri Peran Pihak Lain dalam Kasus Kuota Haji
14 Maret 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Ketua DPC PDIP Surabaya Armuji, membagikan bingkisan parcel kepada para relawan penjaga pintu palang kereta api.
Politik

PDIP Surabaya Sasar Relawan Perlintasan Kereta Api, 9.000 Paket Sembako Dibagikan Jelang Lebaran

Korupsi

PKB Hormati Proses Hukum Usai Bupati Cilacap Syamsul Auliya Terjaring OTT KPK

Korupsi

KPK Ungkap Peran Bos Maktour Fuad Hasan dalam Kasus Korupsi Kuota Haji yang Jerat Yaqut

Korupsi

Marwan Dasopang Kaget Dugaan Yaqut Kondisikan USD 1 Juta ke Pansus Haji DPR

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?