MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Cadewas Chisca Jawab Anggota DPR soal Cara Awasi KPK Meski Posisi Sejajar

Publisher: Redaktur 21 November 2024 3 Min Read
Share
Calon Dewan Pengawas (Cadewas) KPK⁠ Chisca Mirawati mengaku yakin akan tetap menjalankan fungsi pengawasan terhadap KPK jika terpilih menjadi anggota Dewas KPK.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Calon Dewan Pengawas (Cadewas) KPK⁠ Chisca Mirawati mengaku yakin akan tetap menjalankan fungsi pengawasan terhadap KPK jika terpilih menjadi anggota Dewas KPK. Menurutnya, tak ada masalah dengan fungsi dan tugas Dewas meski posisi lembaganya sejajar dengan KPK.

Hal itu disampaikan Chisca saat mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu 20 November 2024. Chisca menjawab pertanyaan dari anggota DPR mengenai kiat agar tetap efektif mengawasi KPK meski posisi lembaganya tidak lebih tinggi.

“Posisi Dewas dan komisioner KPK itu kan sejajar. Jika Ibu terpilih bagaimana caranya Ibu mengawasi. Di dalam pemahaman saya, secara logis, mengawasi kan harus dari atas, bagaimana sejajar mengawasi, apa kiat-kiat Ibu, apa langkah Ibu agar Ibu dapat menjalankan fungsi tugasnya dengan baik?” tanya Anggota Komisi III DPR Soedeson Tandra.

Baca Juga:  KPK Respons Surat MAKI Ke DPR Soal Usulan Panja Kasus Tahanan Rumah Yaqut

Chisca mengatakan posisi lembaga tak jadi soal dalam menjalankan tugas Dewas KPK. Menurutnya, Dewas KPK dapat intens berkomunikasi dengan insan KPK dalam menjalankan tugas dan fungsi pengawasannya.

“Mengenai masalah, secara struktural, pimpinan dan Dewas itu memang sejajar. Tetapi menurut saya, apakah kalau posisi sejajar kemudian fungsi pengawasan itu menjadi tidak jalan, seharusnya tetap bisa jalan. Karena seperti yang saya sampaikan di sini, fungsi pengawasan itu dengan kita berbicara, berkomunikasi secara reguler, memahami apa sih permasalahan yang ada di dalam internal KPK itu sendiri dan saling memberi advice sebagai Dewas memberikan advice, rekomendasi apa yang seharusnya dilakukan, harusnya itu tetap bisa melakukan fungsi pengawasannya,” kata Chisca.

Baca Juga:  KPK Jebloskan Mantan Wali Kota Bandung ke Lapas Sukamiskin

Anggota Asosiasi Bank Asing ini menyinggung di dalam lembaga KPK pun juga ada pengawas secara internal.

“Mengawasi not necessarily harus ada di atas kemudian baru bisa berjalan efektif, menurut saya nggak. Karena di dalam KPK sendiri sudah ada alatnya, sudah ada alat ukurnya, tools-nya bagaimana kita mengawasi setiap pekerjaan, bagaimana saya yakin even untuk mengawasi pengaduan masyarakat di dalam KPK itu sendiri pasti sudah ada prosesnya, prosedurnya,” ujar Chisca.

Alih-alih, kata dia, hal yang perlu menjadi atensi ialah efektivitas Dewas KPK dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Dia menekankan pentingnya komitmen Dewas KPK agar pengawasan terhadap KPK dapat berjalan optimal.

Baca Juga:  Komisi XI DPR Bantah Rupiah Melemah karena KPK Geledah Bank Indonesia

“Hanya masalahnya, kembali, seberapa efektif itu bisa dilaksanakan. Seberapa konsisten proses yang ada itu dilakukan, bagaimana komitmennya. Menurut saya seperti itu,” kata dia. HUM/GIT

TAGGED: ⁠ Chisca Mirawati, anggota Dewas KPK, Cadewas, Calon Dewan Pengawas, KPK
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Ibu Muda Viral Maki Pemotor di Mojokerto Ternyata Residivis Kasus Pencurian
21 April 2026
Pengadaan Semir dan Sikat Sepatu Rp 1,5 Miliar oleh BGN Jadi Sorotan, Ini Penjelasannya
21 April 2026
Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara Maluku Tenggara, Motif Dendam Lama Terungkap
21 April 2026
Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Haryono Susilo, memberikan sosialisasi terkait pengawasan orang asing di Kendal.
TIMPORA Kendal Digeber! Imigrasi Semarang Perketat Pengawasan Orang Asing Lewat Data Digital Terintegrasi
20 April 2026
KPK Maraton Periksa Dinas Pemkab Pekalongan dalam Kasus Fadia Arafiq
20 April 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Ibu Muda Viral Maki Pemotor di Mojokerto Ternyata Residivis Kasus Pencurian
21 April 2026
Pengadaan Semir dan Sikat Sepatu Rp 1,5 Miliar oleh BGN Jadi Sorotan, Ini Penjelasannya
21 April 2026
Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara Maluku Tenggara, Motif Dendam Lama Terungkap
21 April 2026
KPK Maraton Periksa Dinas Pemkab Pekalongan dalam Kasus Fadia Arafiq
20 April 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Ibu Muda Viral Maki Pemotor di Mojokerto Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pemerintahan

Pengadaan Semir dan Sikat Sepatu Rp 1,5 Miliar oleh BGN Jadi Sorotan, Ini Penjelasannya

Hukum

Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara Maluku Tenggara, Motif Dendam Lama Terungkap

Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Haryono Susilo, memberikan sosialisasi terkait pengawasan orang asing di Kendal.
Imigrasi

TIMPORA Kendal Digeber! Imigrasi Semarang Perketat Pengawasan Orang Asing Lewat Data Digital Terintegrasi

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?