MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Penguatan Tusi Intelijen Keimigrasian, Dirintelkim Anom Wibowo: Fungsi Imigrasi Semakin Rumit, Diperlukan Penguatan

Publisher: Admin 4 Oktober 2024 3 Min Read
Share
Kadiv Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Jatim Herdaus dan Direktur Intelijen Keimigrasian Anom Wibowo hadir di Surabaya memberikan penguatan Intelijen Keimigrasian.
Kadiv Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Jatim Herdaus dan Direktur Intelijen Keimigrasian Anom Wibowo hadir di Surabaya memberikan penguatan Intelijen Keimigrasian.
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id – Direktur Intelijen Keimigrasian (Dirintelkim), Anom Wibowo memberikan penguatan kepada jajaran intelijen  imigrasi. Ia menjelaskan, bahwa fungsi imigrasi mencakup tiga hal penting yang harus dijalankan bersama-sama.

Tiga hal itu meliputi pencatatan orang asing dan WNI yang membuat paspor, pengumpulan PNBP (pendapatan negara bukan pajak) untuk mendukung pembangunan nasional, serta perlindungan WNI di luar negeri dan WNA di Indonesia.

Ketua Tim Pengamanan Kantor dan Instalasi Vital Direktorat Jenderal Imigrasi, Mohammad Soleh
Mohammad Soleh, Ketua Tim Pengamanan Kantor dan Instalasi Vital Direktorat Jenderal Imigrasi, dan Kabid Inteldakim Imigrasi Surabaya Mohammad Novrian Jaya, menjadi moderator diskusi.

Anom Wibowo juga menekankan bahwa ke depan, tantangan yang dihadapi imigrasi akan semakin rumit, sehingga diperlukan penguatan fungsi intelijen.

Baca Juga:  Imigrasi Surabaya Gelar “Layanan Paspor Merdeka” di Dua Lokasi, Komitmen Hadirkan Pelayanan yang Mudah, Cepat, dan Humanis

“Fenomena dunia yang semakin terbuka, otomatia akan berdampak pada tantangan keimigrasian yang semakin kompleks, hal ini harus disikapi dan disiapkan sebaik mungkin mulai sekarang,” ujar Anom dalam kegiatan “Penguatan Tugas dan Fungsi Intelijen Keimigrasian” di Aula Kantor Imigrasi Surabaya, Jumat, 4 Oktober 2024.

Anom Wibowo menyatakan apresiasinya terhadap partisipasi aktif para peserta, serta berkomitmen menindaklanjuti masukan-masukan yang diberikan.

Dengan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan dan kapasitas jajaran keimigrasian dalam menjalankan tugas intelijen dan menghadapi tantangan yang ada di masa depan.

“Dari beberapa tugas-tugas keimigrasian yang ada, imigrasi juga memiliki peran vital terkait pengamanan kantor dan instalasi vital. Karena itu perlu juga dilakukan pengamanan terhadap anggota dan dokumen-dokumen vital agar bisa terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” urainya.

Baca Juga:  Menkumham Yasonna Ajak 51 Pimti Pratama yang Dilantik Jadi Pemimpin Masa Kini yang Kolaboratif dan Responsif

Sementara itu, sebagai bagian dari penguatan ini, Kadiv Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Jatim Herdaus mendukung penuh inisiatif tersebut dengan terus memenuhi fasilitas tambahan berupa 28 unit autogate di Bandara Juanda, serta mobil dan motor operasional yang akan didistribusikan secara bertahap ke seluruh satuan kerja imigrasi.

“Sesuai UU Keimigrasian yang baru, satuan kerja imigrasi juga akan dibekali senjata api untuk memperkuat pengamanan,” ujar Herdaus.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan pemaparan dari Ketua Tim Pengamanan Kantor dan Instalasi Vital Direktorat Jenderal Imigrasi, Mohammad Soleh, yang membahas upaya deteksi dini risiko internal.

Sesi tanya jawab ini dimoderatori oleh Mohammad Novrian Jaya, selaku Kabid Inteldakim Kanim Surabaya. Acara ditutup dengan sesi tanya jawab yang diikuti dengan antusias oleh peserta.

Baca Juga:  Kakanim Semarang: Mari Kita Hargai Perjuangan para Pendahulu Perebut Kemerdekaan Bangsa Ini

Anom Wibowo hadir ke Surabaya untuk memenuhi undangan kegiatan “Penguatan Tugas dan Fungsi Intelijen Keimigrasian”, di Aula Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya. Acara ini dihadiri oleh seluruh Kepala UPT Imigrasi beserta para pejabat terkait dari wilayah Jawa Timur. HUM/CAK

TAGGED: Anom Wibowo, Divisi Keimigrasian, Fungsi Imigrasi, Herdaus, Imigrasi, Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Imigrasi Surabaya, Intelijen Keimigrasian, Orang Asing, PNBP, WNA
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy1
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

MAKI Dukung MUI: Koruptor Layak Dihukum Mati dan Seluruh Asetnya Dirampas
6 Agustus 2026
Sahroni Dorong RUU Perampasan Aset Ketimbang Hukuman Mati Koruptor, Fokus Pulihkan Uang Negara
6 Agustus 2026
Yusril: Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Diatur UU, Hakim Tetap Pertimbangkan Keadilan
6 Agustus 2026
Belasan Relawan Dapur MBG di Bima Diduga Terpapar Hepatitis, Puskesmas Rekomendasikan Penggantian
6 Agustus 2026
DPR Kompak Desak Kemenkes Usut Dugaan Nakes Hina Pasien BPJS, Minta Sanksi Tegas
6 Agustus 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Sahroni Dorong RUU Perampasan Aset Ketimbang Hukuman Mati Koruptor, Fokus Pulihkan Uang Negara
6 Agustus 2026
Yusril: Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Diatur UU, Hakim Tetap Pertimbangkan Keadilan
6 Agustus 2026
Belasan Relawan Dapur MBG di Bima Diduga Terpapar Hepatitis, Puskesmas Rekomendasikan Penggantian
6 Agustus 2026
DPR Kompak Desak Kemenkes Usut Dugaan Nakes Hina Pasien BPJS, Minta Sanksi Tegas
6 Agustus 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

MAKI Dukung MUI: Koruptor Layak Dihukum Mati dan Seluruh Asetnya Dirampas

Hukum

Sahroni Dorong RUU Perampasan Aset Ketimbang Hukuman Mati Koruptor, Fokus Pulihkan Uang Negara

Hukum

Yusril: Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Diatur UU, Hakim Tetap Pertimbangkan Keadilan

Nasional

Belasan Relawan Dapur MBG di Bima Diduga Terpapar Hepatitis, Puskesmas Rekomendasikan Penggantian

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?