MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Maruarar Sirait Bicara Kemungkinan PDI-P Merapat ke Koalisi Prabowo

Publisher: Redaktur 2 April 2024 4 Min Read
Share
Maruarar Sirait.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Maruarar Sirait menyebut masih ada kemungkinan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) merapat ke koalisi Prabowo Subianto. Maruarar mengatakan hal itu mungkin terjadi untuk kepentingan bangsa.

“Kalau buat kepentingan bangsa dan negara untuk kerukunan kenapa tidak mungkin,” kata Maruarar Sirait kepada wartawan di Hotel Mulia Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 2 April 2024.

Maruarar mengaku senang jika PDI-P mau merapat ke Prabowo. Menurutnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo sudah memberi contoh konkret jika lawan politik juga bisa menjadi kawan untuk kepentingan bangsa.

“Kalau saya pribadi senang kalau saya pribadi, karena Pak Prabowo itu sudah merasakan bagaimana tahun 2019 dia dirangkul Pak Jokowi, karena Pak Jokowi adalah contoh tadi negarawan bersama Pak Prabowo dan tentu harapannya seperti itu ya kita tahu waktunya berkompetisi dan waktunya kita bersatu membangun negeri,” ujar Maruarar.

Baca Juga:  Ketua DPP PDI-P Nusyirwan Soejono Meninggal Dunia, Keluarga Besar PDI-P Berduka

“Walaupun waktu itu ada pendukung pendukung Prabowo yang nggak setuju, bahkan menganggap Prabowo penghianat dan ada juga pendukung Jokowi yang nggak setuju, kok masih merangkul lawan. Nah tapi itulah saya katakan contoh nyata bahwa Prabowo dan Jokowi itu tidak bisa ditekan bahkan oleh pendukungnya sendiri. Karena dia lebih mementingkan kenegarawanan, kerukunan, walaupun harus berbeda dengan sebagian pendukungnya. Itu sudah ditunjukkan loh oleh Prabowo dan oleh Jokowi tahun 2019,” tambahnya.

Dia menyebut hubungan Prabowo dan Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P Puan Maharani masih terjalin dengan baik. Namun dia juga menghormati jika PDI-P belum memiliki pendirian yang sama dengan Prabowo.

“Yang saya tahu hubungan Mbak Puan dan Pak Prabowo sangat baik kok. Ya, gitu. Jadi ini kan para super elit ini di Indonesia kan sebenarnya udah saling kenal lama dan hubungannya sangat baik ya komunikasinya sangat baik. Saya pikir itu soal timing aja soal waktu aja, bagaimana berkomunikasi. Tapi kita juga menghormati, orang bisa ketemu, belum tentu pendiriannya sama. Tapi ya komunikasi, silaturahmi, apa lagi di momentum spesial seperti sekarang menjelang Hari Raya Idulfitri, ya. Saya pikir itu adalah momentum-momentum yang baik ya, untuk bisa dilakukan,” ujarnya.

Baca Juga:  Usulan Blacklist Internal KPK Daftar Capim, Komisi III DPR RI: Tak Boleh Intervensi

Lebih lanjut, Maruarar juga menyinggung momen kehadiran Prabowo saat pelantikan Jokowi sebagai presiden. Dia berharap momen itu bisa terulang dengan kehadiran Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud saat pelantikan Prabowo nantinya.

“Kalau saya pribadi sangat bersyukur kalau itu bisa terjadi (PDI-P gabung ke koalisi Prabowo). Karena Pak Prabowo dan Pak Jokowi itu berpikirnya selalu positif, merangkul ya. Bagaimana kita lihat, tidak dalam retorika tadi contoh 2014, 2019, Pak Prabowo kalah dari Pak Jokowi. Tapi Pak Prabowo diundang oleh Pak Jokowi, saya mengikuti prosesnya, dan Pak Prabowo hadir di sidang umum MPR, pelantikan Presiden. Saya pikir itu adalah bukti-bukti kenegarawanan dari pada Bapak Prabowo dan Pak Jokowi. Yang satu mengundang, yang satu hadir. Dan bagaimana Pak Prabowo diperlakukan dengan sangat baik, terhormat, saya ingat di Sidang MPR itu oleh Pak Jokowi. Dan semua memberikan applause,” kata Maruarar.

Baca Juga:  KPK Respons Statmen Hasto, Jubir: Penggeledahan Kantor Wali Kota Semarang Berdasarkan Kerangka Hukum

“Saya berharap nanti pada waktunya juga di MPR, Mas Anies, Mas Muhaimin, Mas Ganjar, Pak Mahfud, diundang dan hadir di MPR seperti waktu Pak Prabowo hadir pada saat pelantikannya Pak Jokowi. Saya pikir itu tradisi yang baik gitu. Kita kalau denger tradisi yang baik jangan mundur lagi,” lanjutnya. CAK/RAZ

TAGGED: koalisi, Maruarar Sirait, Megawati Soekarnoputri, PDI-P, Prabowo, Puan Maharani
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Terdakwa Kasus Suap Migor Beli Rubicon Pakai Nama Eks Asisten Pribadi
15 Januari 2026
Majelis Hakim Cek Langsung Ferrari dan Harley Davidson dalam Sidang Kasus Migor
15 Januari 2026
Daftar Lengkap 19 Kajari Dimutasi Jaksa Agung, Salah Satunya Eks Jaksa KPK
15 Januari 2026
Hakim Ad Hoc Adukan Tunjangan Tak Berubah 13 Tahun ke Komisi III DPR
15 Januari 2026
Komisi III DPR Tindak Lanjuti Aduan Hakim Ad Hoc dengan Syarat Tak Mogok Sidang
15 Januari 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Terdakwa Kasus Suap Migor Beli Rubicon Pakai Nama Eks Asisten Pribadi
15 Januari 2026
Majelis Hakim Cek Langsung Ferrari dan Harley Davidson dalam Sidang Kasus Migor
15 Januari 2026
Daftar Lengkap 19 Kajari Dimutasi Jaksa Agung, Salah Satunya Eks Jaksa KPK
15 Januari 2026
Hakim Ad Hoc Adukan Tunjangan Tak Berubah 13 Tahun ke Komisi III DPR
15 Januari 2026
Ad imageAd image

TERPOPULER

Berkas Roy Suryo Cs Kasus Tudingan Ijazah Jokowi Dilimpahkan ke Kejaksaan
13 Januari 2026
Sidang Perdana Eks Wamenaker Noel Kasus Pemerasan Sertifikasi K3 Digelar
13 Januari 2026
KPK Panggil Sekretaris Camat Kedungwaringin Terkait Kasus Suap Bupati Bekasi
14 Januari 2026
Deretan Kasus Suap Pegawai Pajak Kembali Cederai DJP Kementerian Keuangan
14 Januari 2026

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

Terdakwa Kasus Suap Migor Beli Rubicon Pakai Nama Eks Asisten Pribadi

Hukum

Majelis Hakim Cek Langsung Ferrari dan Harley Davidson dalam Sidang Kasus Migor

Kejaksaan

Daftar Lengkap 19 Kajari Dimutasi Jaksa Agung, Salah Satunya Eks Jaksa KPK

Hukum

Hakim Ad Hoc Adukan Tunjangan Tak Berubah 13 Tahun ke Komisi III DPR

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?