MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Menag Yaqut: Umrah Backpacker Berisiko, Komunikasi dengan Arab Saudi Dilakukan

Publisher: Redaktur 19 Maret 2024 2 Min Read
Share
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) menyuarakan keprihatinan terhadap fenomena umrah backpacker yang semakin populer. Ia menyoroti tingginya risiko yang dihadapi oleh jemaah yang melakukan perjalanan tersebut.

Pernyataan Gus Yaqut ini dipicu oleh pernyataan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily. Ace menyampaikan bahwa umrah backpacker, jika tidak diatur dengan baik, dapat menjadi masalah serius di masa mendatang. Ia menegaskan bahwa jemaah yang menggunakan jasa umrah saja sering menghadapi kesulitan, apalagi jika mereka bepergian sendirian.

“Dalam pandangan saya, umrah backpacker jika tidak diatur dengan kontrol yang ketat dapat menjadi masalah serius di masa depan, mengapa?” ujar Ace dalam Rapat Kerja (Raker) Kemenag dengan Komisi VIII DPR RI pada Senin, 18 Maret 2024.

Baca Juga:  Keliling Jalan Tunjungan, Atikoh Ganjar Pranowo Gandeng Cak Armuji Sapa Warga Surabaya

“Menurut saya, ini bukan sekadar perjalanan wisata biasa. Umrah adalah ibadah yang penting, terutama bagi mereka yang pertama kali ke Arab Saudi. Mereka membutuhkan bimbingan yang tepat,” tambahnya.

Menanggapi pernyataan tersebut, Gus Yaqut menyatakan bahwa Kemenag selalu berkomitmen untuk memberikan perlindungan kepada jemaah yang melakukan umrah. Ia mengakui bahwa masih ada modus-modus tertentu yang dapat merugikan jemaah dalam perjalanan umrah.

“Kami selalu ingin memberikan perlindungan kepada jemaah umrah. Masalahnya, masih ada modus yang merugikan, seperti penggunaan umrah sebagai cara untuk menghindari antrean panjang atau bahkan mencari pekerjaan di Arab Saudi dengan cara yang tidak tepat,” ujar Yaqut.

Baca Juga:  Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Temukan Dugaan Penghilangan Bukti, Bos Maktour Terancam Terseret Pasal Perintangan Penyidikan

Ia juga menyebut bahwa Kemenag telah berkoordinasi dengan pihak Arab Saudi untuk mengantisipasi masalah ini. Gus Yaqut menegaskan bahwa pihaknya akan mendalami lebih lanjut terkait fenomena umrah backpacker ini.

“Kami telah berbicara dengan Kementerian Haji Arab Saudi. Saya juga telah bertemu dengan Dubes Saudi untuk Indonesia untuk membahas secara teknis bagaimana mengatasi masalah-masalah yang muncul terkait umrah backpacker,” kata dia.

“Kami akan terus mengkoordinasikan tugas-tugas yang harus diselesaikan dengan baik karena kami menyadari bahwa umrah merupakan bagian dari bisnis atau perjalanan dengan risiko tinggi,” pungkas Gus Yaqut. CAK/RAZ

TAGGED: Ace Hasan Syadzily, Backpacker, DPR RI, Dubes Saudi, Gus Yaqut, Kementerian Haji Arab Saudi, Menag, Umrah, Wakil Ketua Komisi VIII, Yaqut Cholil Qoumas
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

KPK Tampilkan Gepokan Uang Diduga untuk Fadia Arafiq dalam OTT
5 Maret 2026
Anggota DPR Soroti Kompetensi Kepala Daerah Usai OTT Fadia Arafiq
5 Maret 2026
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Ditangkap KPK saat Ngecas Mobil Listrik di Semarang
5 Maret 2026
Hakim PN Kraksaan Dipecat MKH, Terbukti Telantarkan Istri dan Anak
5 Maret 2026
KPK Minta Praperadilan Yaqut Ditolak, Sebut Gugatan Error in Objecto
5 Maret 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

KPK Tampilkan Gepokan Uang Diduga untuk Fadia Arafiq dalam OTT
5 Maret 2026
Anggota DPR Soroti Kompetensi Kepala Daerah Usai OTT Fadia Arafiq
5 Maret 2026
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Ditangkap KPK saat Ngecas Mobil Listrik di Semarang
5 Maret 2026
Hakim PN Kraksaan Dipecat MKH, Terbukti Telantarkan Istri dan Anak
5 Maret 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

KPK Tampilkan Gepokan Uang Diduga untuk Fadia Arafiq dalam OTT

Korupsi

Anggota DPR Soroti Kompetensi Kepala Daerah Usai OTT Fadia Arafiq

Korupsi

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Ditangkap KPK saat Ngecas Mobil Listrik di Semarang

Hukum

Hakim PN Kraksaan Dipecat MKH, Terbukti Telantarkan Istri dan Anak

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?