MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Perjuangan Bapak-Anak Lolos dari Dapil Neraka Jatim

Publisher: Redaktur 12 Maret 2024 3 Min Read
Share
Blegur Prijanggono dan Aldy Blaviandy.
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id – Sejumlah bapak dan anak telah menantang perjalanan politik sebagai calon legislatif (caleg) di wilayah Jawa Timur I (Surabaya-Sidoarjo), yang sering disebut sebagai dapil neraka. Di antara mereka, ada yang sukses meraih kemenangan, sementara yang lain harus menelan kegagalan.

Blegur Prijanggono dan Aldy Blaviandy merupakan contoh bapak-anak yang meraih kesuksesan. Blegur maju sebagai Caleg DPRD Provinsi dari Dapil Jatim melalui Partai Golkar, sementara putranya, Aldy Blaviandy, maju sebagai Caleg DPRD Kota Surabaya Dapil I juga melalui Partai Golkar.

Blegur, yang juga menjabat sebagai Bendahara Golkar Jatim, berhasil meraih 47.714 suara, memastikan kursinya di DPRD Jatim. Sedangkan Aldy, yang juga Ketua AMPG Surabaya, mendapatkan 7.824 suara, memastikan kursinya di DPRD Kota Surabaya.

Baca Juga:  Wakil Ketua Komisi III DPR RI Adies Kadir Mengucapkan Selamat Hari Suci Nyepi Caka 2023

Blegur menyampaikan rasa terima kasihnya kepada warga Surabaya atas kesempatan kedua kalinya untuk mewakili mereka di DPRD Provinsi.

“Saya berterima kasih kepada warga Surabaya. Saya siap untuk melayani seluruh warga Surabaya dan memperjuangkan aspirasi mereka di DPRD Jatim,” ujar Blegur, pada hari Senin, 11 Maret 2024.

Bapak dan anak lainnya yang meraih kesuksesan adalah Bambang Haryo Soekartono (BHS) dan putranya Cahyo Harjo Prakoso, keduanya maju sebagai caleg dari Partai Gerindra.

BHS berhasil meraih suara terbanyak di Dapil Jatim I (Surabaya-Sidoarjo) dengan 190.741 suara, memastikan kursinya di Senayan. Sementara Cahyo, berhasil meraih suara terbanyak di Dapil Jatim I dengan raihan 94.149 suara, memastikan kursinya di DPRD Provinsi.

Baca Juga:  Golkar Pastikan Adies Kadir Mundur dari Partai Usai Disetujui Jadi Hakim MK

Bapak dan anak yang bernasib mujur lainnya ialah Adies Kadir dan putranya Adiel Muhammad Kanantha. Keduanya maju sebagai caleg dari Partai Golkar. Adies lolos kembali ke Senayan dari Dapil Jatim I usai meraih 147.185 suara.

Sementara putranya, Adiel Muhammad Kanantha maju sebagai Caleg DPRD Kabupaten Sidoarjo Dapil II dan meraih 9.280 suara.

Namun, tidak semua perjuangan bapak-anak ini berakhir dengan keberhasilan. Seperti contohnya, Hartoyo dan putranya Airlangga Justitia dari Partai Demokrat. Hartoyo kalah dalam persaingan dengan Rasiyo, sedangkan Airlangga tidak berhasil meraih kursi di dapil tersebut.

Bapak-anak lainnya, Hudiyono dan Zahlul Yusar, juga mengalami nasib yang berbeda. Hudiyono kalah dalam persaingan dengan Dedi Irwansa, sementara Zahlul berhasil meraih kursi di DPRD Sidoarjo.

Baca Juga:  Musda XI Golkar Surabaya: Panggung Penentu Arah, Bukan Sekadar Seremonial

Menurut Pengamat Politik ARCI Baihaki Sirajt, fenomena bapak-anak yang maju sebagai caleg banyak terjadi di Jatim dan hal ini merupakan hasil dari penilaian rakyat terhadap kinerja para calon.

“Rakyat memiliki mandat penuh dalam memilih calonnya, tanpa memandang status bapak-anak atau sejenisnya,” kata Baihaki.

Dia menambahkan bahwa kemenangan seperti yang diraih oleh BHS dan Cahyo adalah hasil dari kinerja yang baik dan pelayanan yang memuaskan kepada konstituen. CAK/RAZ

TAGGED: Adiel Muhammad Kanantha, Adies Kadir, Airlangga Justitia, Aldy Blaviandy, Bambang Haryo Soekartono, Blegur Prijanggono, Cahyo Harjo Prakoso, Dapil Neraka, Hartoyo, Hudiyono, Jatim, Zahlul Yusar
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko (kiri) bersama Direktur Pengawasan dan Penindakan (Wasdak) Yuldi Yusman merilis perkara WNA Australia masuk Indonesia secara ilegal.
Nekat Terobos Batas! Ditjen Imigrasi Sikat 3 WNA Australia, Illegal Entry Berujung Meja Hijau
9 April 2026
Andrie Yunus Tolak Peradilan Militer, Minta Kasus Air Keras Diadili Umum
9 April 2026
Komnas HAM Minta Akses Periksa 4 Prajurit TNI Tersangka Kasus Andrie Yunus
9 April 2026
Presiden Prabowo Singgung Kelompok Anti Kerja Sama, Pemerintah Tetap Fokus Rakyat
9 April 2026
Komisi I DPR Nilai Gencatan Senjata AS-Iran Jadi Momentum Stabilitas Kawasan
9 April 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko (kiri) bersama Direktur Pengawasan dan Penindakan (Wasdak) Yuldi Yusman merilis perkara WNA Australia masuk Indonesia secara ilegal.
Nekat Terobos Batas! Ditjen Imigrasi Sikat 3 WNA Australia, Illegal Entry Berujung Meja Hijau
9 April 2026
Andrie Yunus Tolak Peradilan Militer, Minta Kasus Air Keras Diadili Umum
9 April 2026
Komnas HAM Minta Akses Periksa 4 Prajurit TNI Tersangka Kasus Andrie Yunus
9 April 2026
Presiden Prabowo Singgung Kelompok Anti Kerja Sama, Pemerintah Tetap Fokus Rakyat
9 April 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko (kiri) bersama Direktur Pengawasan dan Penindakan (Wasdak) Yuldi Yusman merilis perkara WNA Australia masuk Indonesia secara ilegal.
Imigrasi

Nekat Terobos Batas! Ditjen Imigrasi Sikat 3 WNA Australia, Illegal Entry Berujung Meja Hijau

Hukum

Andrie Yunus Tolak Peradilan Militer, Minta Kasus Air Keras Diadili Umum

Hukum

Komnas HAM Minta Akses Periksa 4 Prajurit TNI Tersangka Kasus Andrie Yunus

Pemerintahan

Presiden Prabowo Singgung Kelompok Anti Kerja Sama, Pemerintah Tetap Fokus Rakyat

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?