MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Safari Hari Pertama Menko Polhukam Hadi Tjahjanto: Silaturahmi dengan PBNU dan Mahfud Md

Publisher: Redaktur 23 Februari 2024 6 Min Read
Share
Menko Polhukam Hadi Tjahjanto.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Hari pertama menjabat Menko Polhukam, Hadi Tjahjanto silaturahmi ke PBNU dan pendahulunya Mahfud Md. Apa aja yang dibahas dalam sowan Hadi Tjahjanto ke keduanya?

Diketahui, Hadi Tjahjanto dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu, 21 Februari 2024. Pelantikan itu berbarengan dengan melantik Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Menteri ATR/BPN menggantikan Hadi.

Kamis, 22 Februari 2024, di hari pertama bekerja sebagai Menko Polhukam, Hadi Tjahjanto berkunjung ke PBNU dan Mahfud Md. Dengan PBNU, Hadi bicara terkait suasana kondusif usai Pemilu 2024 digelar.

Sementara dengan Mahfud, Hadi bicara seputar tugas-tugas di Kemenko Polhukam. Simak rangkuman selengkapnya.

Temui PBNU

Hadi dengan mobil berpelat RI 14 tiba di kantor PBNU di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis, 22 Februari 2024 pagi. Pertemuan Hadi dan jajaran pengurus besar NU digelar tertutup.

Dalam foto-foto yang diterima, tampak Hadi berbincang bersama Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya didampingi jajaran pengurus besar NU dan Kemenko Polhukam.

“Alhamdulillah mendapat kehormatan luar biasa undangan paling awal dari Menko Polhukam, Pak Hadi yang pagi ini berkunjung ke kantor kami persis sehari sesudah dilantik,” kata Gus Yahya dalam konferensi pers usai pertemuan, Kamis, 22 Februari 2024.

Baca Juga:  PBNU Bongkar Asal-usul Gelar Gus Miftah

“Kemarin dilantik dan hari ini langsung berkunjung ke PBNU. Ini Menko yang nggak ‘mengko-mengko (nanti-nanti)’, udah langsung alhamdulillah,” sambungnya.

Sementara Hadi mengatakan dirinya pernah berkali-kali sowan ke PBNU sejak dirinya menjabat Panglima TNI. Hadi memandang PBNU memiliki peran besar menjaga situasi tetap kondusif pasca-pesta demokrasi Pemilu 2024.

“Kunjungan ke PBNU ini bukan pertama kali sejak saya jadi Panglima TNI hampir 3-4 kali saya berkunjung. Karena PBNU ini organisasi kemasyarakatan yang sangat besar, yang bersafah keagamaan dari struktural sampai kultural. Oleh sebab itu memiliki peran yang besar memberikan kontribusi terhadap situasi kondusif seperti saat ini pasca-pileg, pilpres tanggal 14 Februari 2024,” imbuhnya.

Hadi mengatakan, dalam pertemuannya bersama Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) banyak berbincang situasi tenang seusai gelaran pesta demokrasi beberapa waktu lalu. Ia berharap kondisi tenang terus dipertahankan.

“Sebagai anak bangsa, untuk menjaga kondisi ini dan beliau Gus Yahya sangat setuju dan sangat mendukung, sehingga seluruh proses pembangunan yang sedang berjalan ini bisa berjalan dengan baik dan bisa langsung dirasakan oleh masyarakat dan insyaallah dengan hubungan kita semua maka kondisi yang saat ini sangat kondusif ini terus akan terjadi,” ucapnya.

Baca Juga:  Tes Kesehatan Syarat Nyapres: Ganjar Pranowo dan Mahfud MD di RSPAD Gatot Soebroto

Bertemu Mahfud Md

Usai berkunjung ke PBNU, Hadi langsung ke kediaman Mahfud Md di Jalan Patra Kuningan pukul 11.10 WIB. Kedatangannya disambut pelukan dari Mahfud.

Keduanya saling berjabat tangan dan melemparkan senyum ke awak media. Setelah itu, Hadi dan Mahfud langsung ke dalam rumah. Pertemuan juga digelar secara tertutup. Usai pertemuan, Hadi mengaku mendapat penjelasan lengkap tentang tugas-tugas di Kemenko Polhukam dari pendahulunya itu.

“Tadi di dalam saya membicarakan terkait dengan pending matter, yang belum dilaksanakan, atau yang sedang berjalan di Kementerian, di Polhukam. Dan beliau memberikan gambaran dan arahan banyak sekali yang tentunya harus sekarang saya tindaklanjuti permasalahan-permasalahan yang sedang berjalan ataupun permasalahan yang belum selesai dilaksanakan,” kata Hadi.

Hadi juga mengucapkan terima kasih kepada Mahfud. Dia mengatakan Mahfud sangat detail dalam memberikan informasi.

“Saya juga mengucapkan banyak terima kasih, ternyata Prof luar biasa, apa yang ada di Kemenko itu yang sampai sedetail-detailnya saya diberikan informasi,” ujarnya.

Hadi mengatakan penyelesaian masalah BLBI hingga penuntasan kasus HAM berat sudah disampaikan oleh Mahfud. Hadi berharap bisa melaksanakan tugas tersebut dengan baik.

“BLBI tadi sudah, tadi sudah detail BLBI. UU MK ya tadi sudah detail disampaikan ke saya. Iya (pelanggaran HAM berat). Semuanya diserahkan ke saya. Ketiga-tiganya, pokok ini semuanya sudah,” tuturnya.

Baca Juga:  Sempat Diusulkan Jadi Menko Polhukam, Yusril Ungkit Pernah Menkumham-Mensesneg

“Dan mudah-mudahan dengan informasi yang baik ini dari Prof Mahfud, saya bisa melaksanakan tugas dengan baik. Jadi semua permasalahan semua sudah disampaikan ke saya,” pungkasnya.

Mahfud lantas memuji Hadi Tjahjanto. Dia meyakini Hadi dapat melaksanakan tugas barunya sebagai Menko Polhukam dengan baik.

“Saya percaya Pak Hadi bisa menjalankan tugas di Kemenko-an,” kata Mahfud.
Mahfud menuturkan Hadi merupakan seorang yang sangat cakap dalam bidangnya saat ini, sehingga tidak ada kiat-kiat yang disampaikan Mahfud kepada Hadi.

“Saya sudah tahu Pak Hadi sangat cakap untuk melakukan ini sehingga saya tidak memberi kiat-kiat, tapi memberi substansi masalahnya. Beliau bisa lebih lincah daripada saya, nanti kalau substansinya sudah selesai,” tuturnya.
Lebih lanjut Mahfud mengaku sudah cukup sering berkoordinasi dengan Hadi. Komunikasi terjalin saat Hadi Tjahjanto masih menjabat Panglima TNI.

“Ternyata dengan Pak Hadi enak sekali, lancar semua urusan. Apa pun itu kita koordinasikan. Waktu itu Pak Hadi Panglima. Lalu Kapolrinya Pak Sigit. Sebelum itu, sebelum Pak Sigit, Pak Idham. Lancar ternyata koordinasi antara kita,” ucapnya. CAK/RAZ

TAGGED: Hadi Tjahjanto, Mahfud MD, Menko Polhukam, PBNU
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Jokowi Hadir Rakernas PSI 2026 di Makassar, Isyarat Ketua Dewan Pembina PSI
30 Januari 2026
Mabes Polri Nonaktifkan Kapolresta Sleman Kombespol Edy Setyanto Terkait Kasus Hogi
30 Januari 2026
PPATK Temukan Dugaan Penyembunyian Omzet Rp 12,49 Triliun di Sektor Tekstil
30 Januari 2026
KPK Periksa Asisten Pribadi Ridwan Kamil Terkait Dugaan Korupsi Iklan BJB
30 Januari 2026
KPK Jadwalkan Pemeriksaan Eks Menag Yaqut Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji
30 Januari 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Jokowi Hadir Rakernas PSI 2026 di Makassar, Isyarat Ketua Dewan Pembina PSI
30 Januari 2026
Mabes Polri Nonaktifkan Kapolresta Sleman Kombespol Edy Setyanto Terkait Kasus Hogi
30 Januari 2026
PPATK Temukan Dugaan Penyembunyian Omzet Rp 12,49 Triliun di Sektor Tekstil
30 Januari 2026
KPK Periksa Asisten Pribadi Ridwan Kamil Terkait Dugaan Korupsi Iklan BJB
30 Januari 2026
Ad imageAd image

TERPOPULER

Purbaya Yudhi Sadewa Rombak 36 Pejabat Kemenkeu
29 Januari 2026
Yusril Tegaskan Penetapan Adies Kadir sebagai Calon Hakim MK Kewenangan DPR
28 Januari 2026
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya Agus Winarto bersama para kepala bidang dan jajaran mengikuti rangkaian bakti sosial Hari Bakti Imigrasi ke-76.
Puncak HBI ke-76, Imigrasi Surabaya Teguhkan Pengabdian Lewat Syukuran Nasional
28 Januari 2026
Eks Stafsus Nadiem Bantah Pejabat Kemendikbud Takut dalam Sidang Chromebook
28 Januari 2026

Baca Berita Lainnya:

Politik

Jokowi Hadir Rakernas PSI 2026 di Makassar, Isyarat Ketua Dewan Pembina PSI

Hukum

Mabes Polri Nonaktifkan Kapolresta Sleman Kombespol Edy Setyanto Terkait Kasus Hogi

Hukum

PPATK Temukan Dugaan Penyembunyian Omzet Rp 12,49 Triliun di Sektor Tekstil

Korupsi

KPK Periksa Asisten Pribadi Ridwan Kamil Terkait Dugaan Korupsi Iklan BJB

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?