MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Misteri Kematian Majikan dan ART di Blitar yang Bersimbah Darah

Publisher: Redaktur 2 Januari 2024 3 Min Read
Share
Polisi melakukan olah TKP dalam rumah ditemukan 2 mayat majikan dan ART di Kota Blitar.
Ad imageAd image

BLITAR, Memoindonesia.co.id – Dua mayat perempuan ditemukan bersimbah darah di sebuah rumah di Jalan Sulawesi, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Pihak kepolisian kini mengusut kasus tersebut.

Mereka diketahui merupakan majikan dan asisten rumah tangga (ART). Majikan atau pemilik rumah diketahui bernama Ragil Soekarno Utomo atau Erlin.

Penemuan mayat ini berawal dari kecurigaan warga setempat yang mencium bau busuk dari dalam rumah itu. Dari dalam rumah juga terdengar suara monyet hingga gonggongan puluhan anjing saling bersahutan.

Ketua RW setempat, Siswanto mengatakan pihaknya mengecek lokasi tersebut sekitar pukul 16.45 WIB. Setelah itu, mereka melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

“Tadi mendapatkan laporan dari Ketua RT, katanya ada bau busuk di rumah itu. Kemudian kami cek, lewat rumah sebelahnya. Terlihat ada orang terlentang,” ujar Siswanto. “Setelah itu polisi datang, dicek bersama. Ada dua orang yang meninggal,” imbunya.

Baca Juga:  Kabag Ops Berniat Habisi Kapolres Solok Selatan, Tembaki Rumdis AKBP Arief Mukti

Menurut Siswanto, rumah tersebut dihuni oleh tiga orang. Mereka adalah pemilik rumah (Erlin) dan 2 orang pembantunya. Namun, satu orang pembantu sudah meninggalkan rumah tersebut setelah sempat bekerja beberapa hari.

“Tiga orang di situ, tapi yang satu sudah pulang. Katanya tidak kuat kerja di situ, kita juga tidak tahu identitasnya karena memang tidak melaporkan ke kami,” terangnya.

Siswanto mengatakan rumah yang menjadi lokasi penemuan mayat diketahui digunakan jadi tempat penitipan anjing. Meski demikian, usaha ini tak mengantongi izin dan membuat warga resah.

“Warga resah, karena tidak ada izin untuk shelter atau penitipan anjing itu. Sudah sekitar dua bulan lalu,” kata Siswanto, Senin, 1 Januari 2024.

Baca Juga:  6 Fakta Satpam Rumah Mewah Dibunuh Majikan Diduga karena Selisih Paham

Menurut Siswanto, Erlin merupakan warga asli Kelurahan Karangtengah. Dia dikenal sebagai warga yang tertutup dan jarang bersosialisasi dengan masyarakat.

“Tidak pernah sosialisasi, tertutup. Jarang terlihat,” tandas Siswanto.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Blitar Kota AKP Hendro Utaryo usai mendapat laporan ini, pihaknya langsung melakukan penyelidikan. Terutama identitas dan penyebab kematian kedua korban dari hasil autopsi. “Kami masih dalami untuk identitas mereka. Kemudian untuk penyebab (kematian) belum diketahui, Selasa, 2 Januari 2024, kami akan datangkan tim forensik RS Bhayangkara Kediri,” kata Hendro.

Menurut Hendro, dua mayat perempuan itu ditemukan dalam kondisi yang telah membusuk. Dari pembusukan dimungkinkan mereka telah tewas lebih dari tiga hari. Selain itu, terdapat bercak darah di sekitar mayat.

Baca Juga:  Polisi: Di Sidang Kasus Vina Terungkap Ada Pihak Imingi Saksi Uang Agar Tak Bicara Fakta

“Saat ditemukan kondisi sudah membusuk, kemungkinan kalau pembusukan sudah lebih tiga hari. Akan didalami dulu,” imbuhnya.

Sementara terkait hasil olah TKP, Hendro mengatakan belum dapat menyampaikan secara detail. Namun, pihaknya masih mencari HP milik para korban dan decoder CCTV.

“Sementara belum, HP dan decoder CCTV belum kami temukan, masih dicari karena di depan dan belakang (rumah ada CCTV). Kalau barang bukti belum bisa kami sampaikan,” tandas Hendro. CAK/RAZ

TAGGED: AKP Hendro Utaryo, ART, Blitar, Kasatreskrim, Majikan, Pembunuhan, Penitipan Anjing, Polres Blitar Kota, shelter
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR),
Naik Kelas ke Pusat, Lampri Jadi Dirjen PPTR: Eks Kakanwil BPN Jateng Ini Dipercaya Tertibkan Tanah dan Ruang
19 Februari 2026
Empat Pejabat Pimpinan Tinggi Madya yang dilantik yakni Arief Muliawan (Dirjen PTPP), Lampri (Dirjen PPTR), Andi Tenri Abeng (Staf Ahli Partisipasi Masyarakat dan Pemda), serta Dony Erwan Brillianto (Staf Ahli Pengembangan Kawasan).
Menteri Nusron Wahid Ingatkan 31 Pejabat ATR/BPN Agar Jangan Lagi Persulit Rakyat Urus Tanah
19 Februari 2026
Bareskrim Polri Tangkap DPO Narkotika di Bandara Kualanamu Sumut
18 Februari 2026
Bareskrim Tangkap Pengedar 15 Kg Heroin di Sumut, Okto Jefri Jadi Tersangka
18 Februari 2026
FSKMP Laporkan Wali Kota Denpasar Terkait Pernyataan PBI JK dan Presiden
18 Februari 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR),
Naik Kelas ke Pusat, Lampri Jadi Dirjen PPTR: Eks Kakanwil BPN Jateng Ini Dipercaya Tertibkan Tanah dan Ruang
19 Februari 2026
Empat Pejabat Pimpinan Tinggi Madya yang dilantik yakni Arief Muliawan (Dirjen PTPP), Lampri (Dirjen PPTR), Andi Tenri Abeng (Staf Ahli Partisipasi Masyarakat dan Pemda), serta Dony Erwan Brillianto (Staf Ahli Pengembangan Kawasan).
Menteri Nusron Wahid Ingatkan 31 Pejabat ATR/BPN Agar Jangan Lagi Persulit Rakyat Urus Tanah
19 Februari 2026
Bareskrim Polri Tangkap DPO Narkotika di Bandara Kualanamu Sumut
18 Februari 2026
Bareskrim Tangkap Pengedar 15 Kg Heroin di Sumut, Okto Jefri Jadi Tersangka
18 Februari 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR),
Pertanahan

Naik Kelas ke Pusat, Lampri Jadi Dirjen PPTR: Eks Kakanwil BPN Jateng Ini Dipercaya Tertibkan Tanah dan Ruang

Empat Pejabat Pimpinan Tinggi Madya yang dilantik yakni Arief Muliawan (Dirjen PTPP), Lampri (Dirjen PPTR), Andi Tenri Abeng (Staf Ahli Partisipasi Masyarakat dan Pemda), serta Dony Erwan Brillianto (Staf Ahli Pengembangan Kawasan).
Pertanahan

Menteri Nusron Wahid Ingatkan 31 Pejabat ATR/BPN Agar Jangan Lagi Persulit Rakyat Urus Tanah

Bareskrim

Bareskrim Polri Tangkap DPO Narkotika di Bandara Kualanamu Sumut

Bareskrim

Bareskrim Tangkap Pengedar 15 Kg Heroin di Sumut, Okto Jefri Jadi Tersangka

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?