MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Salahi Izin Tinggal, WN Sudan Diamankan Petugas Imigrasi Surabaya dalam Operasi Jagratara

Publisher: Redaksi 29 Desember 2023 2 Min Read
Share
Petugas Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Surabaya memeriksa dokumen milik AA, warga Sudan, yang diduga menyalahi izin tinggal dalam giat Operasi Jagratara.
Petugas Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Surabaya memeriksa dokumen milik AA, warga Sudan, yang diduga menyalahi izin tinggal dalam giat Operasi Jagratara.
Ad imageAd image

SIDOARJO, Memoindonesia.co.id – Tim gabungan Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim), Kantor Imigrasi Surabaya, Kanwil Kemenkumham Jatim, menindak AA, warga Negara Sudan.

WN asing yang tinggal di sebuah unit apartemen di Kota Surabaya tersebut, diduga melanggar izin tinggal saat gelaran Operasi Jagratara selama dua hari, Rabu-Kamis, 27-28 Desember 2023.

Informasi yang berhasil digali tim Inteldakim, AA warga negara Sudan itu datang dan menetap di Indonesia sejak November lalu. Ia tinggal bersama istri dan empat orang anaknya dengan menempati sebuah unit apartemen Surabaya.

Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Surabaya, Muhammad Novrian Jaya mengatakan, AA mengaku datang ke Indonesia untuk berbisnis di sektor perdagangan.

Baca Juga:  Mampu Jaga Warisan Sejarah dan Budaya, Ramdhani: Jejak Sejarah Keimigrasian Ini Sangat Tak Ternilai

“AA mengaku berbisnis dengan perusahaan yang berkantor pusat di Jakarta dan memiliki pabrik pengolahan di Kota Jombang, Jawa Timur,” ujar Novrian, Jumat, 29 Desember 2023.

Lanjut Novrian, setelah melakukan pendalaman dan wawancara, petugas menemukan dugaan adanya pelanggaran izin tinggal yang dilakukan oleh yang bersangkutan.

“Petugas segera melakukan penindakan berupa penarikan paspor untuk kemudian diperiksa lebih lanjut di Kantor Imigrasi Surabaya,” sambung alumni Akademi Imigrasi (AIM) angkatan ke-6 ini.

Dijelaskan Novrian, selama dua hari menggelar Operasi Jagratara, kegiatan berlangsung kondusif dengan dilakukan pengawasan secara terbuka.

Tim gabungan Imigrasi Surabaya bersama Divisi Keimigrasian Kanwil kemenkumham Jatim melakukan operasi selama dua hari berturut-turut. Operasi dilakukan di berbagai perusahaan dan tempat penginapan yang diduga terdapat keberadaan orang asing.

Baca Juga:  Tim Imigrasi Kendari Tinjau Langsung Pelabuhan Muara Sampara, Siap Ditetapkan Jadi Terminal Khusus

“Pada lima tempat yang terdapat orang asingnya tidak ditemukan pelanggaran. Namun ada satu kasus diduga terjadinya pelanggaran keimigrasian yang masih kami dalami,” papar mantan Kasi Doklanintalkim pada Kantor Imigrasi Bandung ini.

Ditambahkan Novrian, Operasi Jagratara dilakukan dalam rangka pengamanan keimigrasian menjelang malam pergantian tahun 2023 menuju tahun 2024. CAK/RAZ

TAGGED: Akademi Imigraai Ke-6, Imigrasi Surabaya, Inteldakim, Kemenkumham Jatim, Muhammad Novrian Jaya, Operasi Jagratara, WN Sudan
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Hakim Tanya Asal-usul Panggilan ‘Mas Menteri’ kepada Nadiem Makarim di Sidang Korupsi Chromebook
11 Maret 2026
KPK Dalami Dugaan Aliran Duit Tambang ke Ketua Umum Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno
11 Maret 2026
KPK Tetapkan Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari Tersangka Suap Ijon Proyek
11 Maret 2026
Panglima TNI Tegaskan Status Siaga 1 Hanya Uji Kesiapsiagaan Personel dan Materiel
11 Maret 2026
Nadiem Makarim Akui Lelah Usai 11 Jam Jadi Saksi Sidang Korupsi Chromebook di Tipikor Jakarta
11 Maret 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Hakim Tanya Asal-usul Panggilan ‘Mas Menteri’ kepada Nadiem Makarim di Sidang Korupsi Chromebook
11 Maret 2026
KPK Dalami Dugaan Aliran Duit Tambang ke Ketua Umum Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno
11 Maret 2026
KPK Tetapkan Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari Tersangka Suap Ijon Proyek
11 Maret 2026
Panglima TNI Tegaskan Status Siaga 1 Hanya Uji Kesiapsiagaan Personel dan Materiel
11 Maret 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

Hakim Tanya Asal-usul Panggilan ‘Mas Menteri’ kepada Nadiem Makarim di Sidang Korupsi Chromebook

Korupsi

KPK Dalami Dugaan Aliran Duit Tambang ke Ketua Umum Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno

Korupsi

KPK Tetapkan Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari Tersangka Suap Ijon Proyek

Pertahanan

Panglima TNI Tegaskan Status Siaga 1 Hanya Uji Kesiapsiagaan Personel dan Materiel

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?