MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Ahmad Sahroni Minta Kasus Penyadapan Prabowo Diusut Tuntas, Tersangka Terancam PTDH

Publisher: Redaktur 8 November 2026 4 Min Read
Share
Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni mendesak kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto diusut tuntas, termasuk isu keterlibatan ketua umum partai politik yang mencuat belakangan ini.

 

“Kami masih menunggu dan berharap pihak berwajib segera mengusut dan membuka kasus ini secara transparan,” kata Sahroni saat dihubungi, Minggu 8 November 2026.

 

Sahroni meyakini Polri mampu mengungkap kasus penyadapan Prabowo secara profesional.

 

Dia optimistis penyidikan akan membuat perkara tersebut semakin terang, termasuk mengungkap motif para pelaku.

 

Di tengah mencuatnya kasus tersebut, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono juga mewacanakan pertemuan para pimpinan partai politik.

 

Menanggapi hal itu, Sahroni mengatakan NasDem masih menunggu arahan Ketua Umum Surya Paloh.

 

“Untuk pertemuan kami juga masih menunggu arahan dari Ketum jadi pada intinya saat ini kami masih sangat berhati-hati dan belum menentukan langkah yang akan diambil,” jelas Sahroni.

Baca Juga:  Profil Wahyu Hadiningrat, Wakapolri Baru Pendamping Suyudi Ario Seto

 

Sahroni juga menilai para tersangka harus dijatuhi sanksi etik berupa pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) apabila terbukti melakukan penyadapan ilegal.

 

Menurutnya, perbuatan tersebut termasuk tindak pidana berat.

 

“Menurut saya pribadi, kalau memang terbukti mutlak para tersangka ini melakukan penyadapan ya harus PTDH. Karena ini pasalnya tindak pidana berat,” kata Sahroni, Minggu 8 November 2026.

 

Selain mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, tiga jenderal polisi lainnya yang telah ditetapkan sebagai tersangka adalah Irjenpol Ahrie Sonta, Irjenpol Eko Hadi Santoso, dan Irjenpol Slamet Uliandi.

 

Sejauh ini, para tersangka dijerat dengan pasal terkait penyadapan dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

 

Sahroni mendorong perkara tersebut diusut secara transparan, baik dari sisi pidana maupun etik. Dia meyakini Polri mampu mengungkap seluruh pihak yang terlibat.

Baca Juga:  Jadi Sekretaris Kabinet Prabowo-Gibran, Segini Gaji Mayor Teddy

 

“Tapi sekali lagi ini harus secara transparan diproses sampai akhir dan lebih baik kita ikuti saja terus prosesnya dengan seksama, demi keadilan,” katanya.

 

Isu Ketum Parpol Terlibat Penyadapan Prabowo

Sebelumnya, Guru Besar Ilmu Politik Universitas Padjadjaran Muradi menilai jumlah tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Prabowo masih berpotensi bertambah.

 

Dia juga membuka kemungkinan perkara tersebut merembet ke kalangan sipil dari partai politik.

 

Muradi menyebut ada sosok dari salah satu partai politik besar yang diduga ikut dalam pembahasan sebelum proses penghapusan informasi penyadapan.

 

Sosok tersebut disebut-sebut merupakan ketua umum partai politik yang sudah lama berdiri.

 

“Kalau yang sipil juga ada, tapi kan dia tidak dalam posisi ikut-ikut operasi ya. Tapi ikut diskusinya ada, dan itu memang kalau ini Pak Kabareskrim bisa membuktikan itu, orang ini akan terseret, Pak. Dan itu dari partai yang lumayan besar,” ujar Muradi dalam wawancara televisi, dikutip Sabtu 7 November 2026.

Baca Juga:  Fadil Imran Dilantik Jadi Wakil Kepala Badan Otorita Pantura

 

Saat ditanya apakah sosok tersebut merupakan ketua umum partai politik, Muradi membenarkan kemungkinan tersebut.

 

“Kira-kira begitulah, salah satunya (ketum). Sudah lama, ya,” sambungnya.

 

Muradi juga menduga sosok tersebut hadir dalam rapat sebelum proses penghapusan informasi penyadapan.

 

Dia turut menyinggung kemungkinan campur tangan Presiden ke-7 RI Joko Widodo saat sosok itu terpilih menjadi ketua umum partai politik.

 

“Ya, dan, dan itu ada di rapat sebelum proses penghapusan itu sendiri. Dan saya kira ya ini beliau ada, bisa jadi karena juga karena campur tangan Pak Jokowi ketika beliau menjadi ketua umum,” ujarnya. HUM/GIT

TAGGED: Ahmad Sahroni, kasus penyadapan, ketum parpol, listyo sigit, Muradi, NasDem, penyadapan Prabowo, Polri, Prabowo Subianto, PTDH, Sugiono, Surya Paloh
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

DKPP Terima 5 Aduan soal Pencalonan Gibran, Denny Indrayana Laporkan KPU
8 November 2026
PKB Desak Usut Isu Ketum Parpol Terlibat Penyadapan Prabowo, Jazilul Buka Suara
8 November 2026
Bareskrim Dalami Dugaan Makar Kasus Penyadapan Prabowo, Listyo Sigit dkk Disorot
8 November 2026
Bahlil Ditelepon Prabowo Saat Pelantikan Golkar Maluku, Tegaskan Siap Koalisi Permanen
7 November 2026
Kasus Penyadapan Prabowo Berpotensi Seret Ketum Parpol, Muradi Ungkap Dugaan Keterlibatan Politik
7 November 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

DKPP Terima 5 Aduan soal Pencalonan Gibran, Denny Indrayana Laporkan KPU
8 November 2026
PKB Desak Usut Isu Ketum Parpol Terlibat Penyadapan Prabowo, Jazilul Buka Suara
8 November 2026
Bareskrim Dalami Dugaan Makar Kasus Penyadapan Prabowo, Listyo Sigit dkk Disorot
8 November 2026
Bahlil Ditelepon Prabowo Saat Pelantikan Golkar Maluku, Tegaskan Siap Koalisi Permanen
7 November 2026

Baca Berita Lainnya:

Nasional

DKPP Terima 5 Aduan soal Pencalonan Gibran, Denny Indrayana Laporkan KPU

Politik

PKB Desak Usut Isu Ketum Parpol Terlibat Penyadapan Prabowo, Jazilul Buka Suara

Hukum

Bareskrim Dalami Dugaan Makar Kasus Penyadapan Prabowo, Listyo Sigit dkk Disorot

Politik

Bahlil Ditelepon Prabowo Saat Pelantikan Golkar Maluku, Tegaskan Siap Koalisi Permanen

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?