JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menjadi salah satu dari 17 orang yang diamankan KPK melalui operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor, Senin, 14 September 2026.
“Adapun peristiwa tertangkap tangan ini diduga terkait dengan proses pengurusan HGB, Hak Guna Bangunan, di wilayah Kabupaten Bogor dan juga terkait dengan adanya dugaan penerimaan-penerimaan lainnya,” terang Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung KPK, Jakarta Selatan.
Selain Arif, KPK mengamankan Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR) Lampri, Kepala Kantor Pertanahan Bogor Sontang Coin Manurung, serta Ketua DPP Golkar Fahd A Rafiq.
Arif menjabat Bupati Kebumen bersama wakilnya, Ristawati Purwaningsih, periode 2021-2024. Keduanya kembali mencalonkan diri pada Pilkada Kebumen 2024, tetapi dikalahkan pasangan Lilis Nuryani-Zaeni Miftah.
Harta Arif Sugiyanto di LHKPN
Berdasarkan data e-LHKPN KPK yang dicek pada Selasa, 15 September 2026 pukul 13.35 WIB, Arif terakhir melaporkan kekayaannya pada 27 Maret 2024 untuk periode 2023 saat masih menjabat Bupati Kebumen.
Dalam laporan tersebut, Arif tercatat memiliki kekayaan bersih Rp 16.612.062.322. Porsi terbesar berasal dari kategori harta lainnya senilai Rp 7.250.000.000.
Rinciannya sebagai berikut:
Tanah dan Bangunan:
- Tanah dan bangunan seluas 126 m²/200 m² di Bekasi: Rp 2.550.000.000.
- Tanah seluas 549 m² di Kebumen: Rp 1.400.000.000.
- Tanah dan bangunan seluas 126 m²/90 m² di Bekasi: Rp 1.300.000.000.
- Tanah seluas 1.758 m² di Kebumen: Rp 1.255.714.285.
Alat Transportasi dan Mesin:
- Honda Beat tahun 2018: Rp 3.000.000.
- Piaggio Vespa tahun 2014: Rp 7.000.000.
- Pesawat Tecnam P92 Echo Super tahun 2002: Rp 450.000.000.
- Toyota Raize tahun 2021: Rp 175.000.000.
- Toyota C-HR tahun 2021: Rp 450.000.000.
- Honda Civic RS tahun 2022: Rp 450.000.000.
Kekayaan Lainnya:
- Harta bergerak: Rp 541.000.000.
- Kas dan setara kas: Rp 1.235.043.839.
- Harta lainnya: Rp 7.250.000.000.
- Utang: Rp 454.695.802.
Pesawat Pribadi Arif Sugiyanto
Salah satu aset yang menarik perhatian dalam LHKPN Arif adalah pesawat Tecnam P92 Echo Super tahun 2002 yang dilaporkan senilai Rp 450 juta.
Pesawat propeller dua tempat duduk tersebut merupakan jenis SLSA yang dapat digunakan untuk latihan penerbangan. Berdasarkan spesifikasi yang dikutip dari Sebring Aviation, pesawat tersebut memiliki tinggi 2,5 meter, panjang 6,3 meter, dan rentang sayap 9,30 meter.
Kabin memiliki tinggi 0,91 meter dan lebar 1,06 meter dengan kapasitas dua orang. Tangki bahan bakarnya terdiri dari dua bagian berkapasitas masing-masing 45 liter, sedangkan konsumsi bahan bakar sekitar 5,2 galon AS per jam.
Pesawat tersebut menggunakan mesin bertenaga 100 Hp dengan kapasitas bagasi 20 kilogram. Berat desainnya mencapai 600 kilogram, dengan kecepatan jelajah maksimum 219 kilometer per jam dan kecepatan stall 65 kilometer per jam.
Adapun batas ketinggian mencapai 4.267 meter. Jarak lepas landas sekitar 260 meter, jarak pendaratan 250 meter, serta laju pendakian 6,1 meter per detik.
Arif masih berstatus sebagai pihak yang diamankan dalam OTT KPK. Penyidik selanjutnya akan menentukan status hukum para pihak setelah pemeriksaan dan proses gelar perkara. HUM/GIT


