MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Di Tengah Ketidakpastian Global, PNBP Visa Imigrasi Naik 6,42 Persen pada Semester I 2026

Publisher: Admin 7 Juli 2026 4 Min Read
Share
Petugas imigrasi mengarahkan penumpang melakui autogate.
Petugas imigrasi mengarahkan penumpang melakui autogate.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Di tengah ketidakpastian ekonomi dan dinamika global, Direktorat Jenderal Imigrasi berhasil membukukan kinerja positif sepanjang semester I 2026.

Salah satunya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor visa mencapai Rp2,815 triliun, meningkat 6,42 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp2,645 triliun.

Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, mengatakan peningkatan tersebut menunjukkan bahwa kebijakan keimigrasian yang mengedepankan kualitas pelayanan dan pengawasan tetap mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap penerimaan negara.

“Kami tidak lagi semata-mata mengejar kuantitas, tetapi lebih fokus pada peningkatan kualitas pelayanan dan pengawasan yang efisien. Melalui transformasi digital dan penerapan selective policy, kami memastikan setiap orang asing yang masuk ke Indonesia benar-benar memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional tanpa mengabaikan aspek keamanan negara,” ujar Hendarsam, Senin (6/7/2026).

Meski penerimaan negara meningkat, jumlah penerbitan visa justru mengalami penurunan. Pada semester I 2026, Imigrasi menerbitkan 3.924.500 visa, turun 6,77 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 4.209.465 visa.

Baca Juga:  Layanan Eazy Passport Permudah Karyawan Urus Paspor dengan Mudah

Penurunan paling tajam terjadi pada Bebas Visa Kunjungan (BVK) yang merosot hingga 87,91 persen, dari 438.423 menjadi 52.999 penerbitan. Sebaliknya, visa kunjungan indeks C1 justru meningkat 2,76 persen, dari 3.726.855 menjadi 3.829.902 penerbitan.

Sepanjang Januari hingga Juni 2026, jenis visa yang paling banyak diterbitkan adalah Visa on Arrival (VoA) sebanyak 3.481.490, disusul visa kunjungan indeks C1 sebanyak 113.323 dan visa indeks C20 untuk keperluan instalasi alat sebanyak 83.852.

Sementara itu, wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia masih didominasi oleh Australia dengan 848.802 kunjungan, diikuti China (668.432), India (334.107), Korea Selatan (202.101), dan Amerika Serikat (186.463).

Program Golden Visa juga terus menunjukkan perkembangan positif dengan 143 penerbitan selama semester pertama 2026.

Di bidang pengawasan, Ditjen Imigrasi mencatat telah menjatuhkan 10.911 tindakan administratif keimigrasian, termasuk 3.260 pembatalan izin tinggal dan deportasi terhadap warga negara asing yang melanggar aturan atau dinilai mengancam keamanan dan ketertiban umum.

Baca Juga:  Menteri Imigrasi Apresiasi Inovasi Layanan Imigrasi Malang: Cerminan Nyata Reformasi Birokrasi

Selain itu, 23 warga negara asing (WNA) diproses secara pidana. Sebanyak 17 orang masih dalam tahap penyidikan, empat orang menjalani proses persidangan, dan satu orang telah memperoleh putusan berkekuatan hukum tetap.

“Setiap tindakan administratif, mulai dari penangkalan hingga deportasi, merupakan upaya kami menyaring kualitas orang asing yang masuk ke Indonesia guna meminimalkan potensi risiko terhadap keamanan dan ketertiban nasional,” tegas Hendarsam.

Selama enam bulan pertama tahun ini, Imigrasi juga melakukan pencegahan keberangkatan terhadap 401 WNI dan 36 WNA atas permintaan aparat penegak hukum.

Sebanyak 2.102 WNA masuk dalam daftar penangkalan, dengan 1.959 orang atau 93,2 persen di antaranya terkait pelanggaran keimigrasian. Di sisi lain, petugas turut melakukan 1.704 penundaan keberangkatan terhadap pelintas yang terindikasi berisiko.

Baca Juga:  Imigrasi Surabaya Gelar “Layanan Paspor Merdeka” di Dua Lokasi, Komitmen Hadirkan Pelayanan yang Mudah, Cepat, dan Humanis

Untuk layanan keimigrasian domestik, Ditjen Imigrasi menerbitkan 1.673.816 paspor, sementara 9.017 permohonan ditolak karena tidak memenuhi persyaratan.

Bagi warga negara asing yang menetap di Indonesia, diterbitkan 23.082 Izin Tinggal Terbatas (ITAS) dan 3.330 Izin Tinggal Tetap (ITAP). Selain itu, terdapat 54 permohonan Global Citizenship of Indonesia yang telah diproses.

Data perlintasan orang menunjukkan mobilitas yang tinggi dan relatif seimbang, yakni 12.891.069 kedatangan serta 12.866.474 keberangkatan WNI maupun WNA selama semester I 2026.

Menutup keterangannya, Hendarsam menegaskan bahwa capaian tersebut menjadi modal penting bagi Ditjen Imigrasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat pengawasan keimigrasian.

“Capaian semester pertama ini menjadi batu loncatan bagi kami. Pada semester berikutnya, kami akan terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian agar mampu menjawab tantangan global yang semakin dinamis,” pungkasnya. HUM/BAD

TAGGED: Bebas Visa Kunjungan, Direktorat Jenderal Imigrasi, Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, Imigrasi, Izin Tinggal Terbatas, Izin Tinggal Tetap, Paspor, PNBP, visa, Visa on Arrival
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Kampung Vietnam Jayapura Digerebek, 10 Orang Diciduk dan 2 Karung Diduga Ganja Disita
25 Oktober 2026
Jejak Jaringan China di Balik Lab Narkoba 1,2 Ton di Aceh, Dipantau Sejak Februari
25 Oktober 2026
Widodo AS Meninggal Dunia, Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut
25 Oktober 2026
Mantan Panglima TNI Widodo AS Meninggal Dunia, Ini Rekam Jejaknya
25 Oktober 2026
Karhutla Indonesia 2026: 26 Ribu Hektare Belum Padam, Kalteng Terparah
25 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Kampung Vietnam Jayapura Digerebek, 10 Orang Diciduk dan 2 Karung Diduga Ganja Disita
25 Oktober 2026
Jejak Jaringan China di Balik Lab Narkoba 1,2 Ton di Aceh, Dipantau Sejak Februari
25 Oktober 2026
Widodo AS Meninggal Dunia, Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut
25 Oktober 2026
Mantan Panglima TNI Widodo AS Meninggal Dunia, Ini Rekam Jejaknya
25 Oktober 2026

Baca Berita Lainnya:

Badan Narkotika Nasional

Kampung Vietnam Jayapura Digerebek, 10 Orang Diciduk dan 2 Karung Diduga Ganja Disita

Badan Narkotika Nasional

Jejak Jaringan China di Balik Lab Narkoba 1,2 Ton di Aceh, Dipantau Sejak Februari

Nasional

Widodo AS Meninggal Dunia, Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut

Nasional

Mantan Panglima TNI Widodo AS Meninggal Dunia, Ini Rekam Jejaknya

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?