MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Empat Anggota KKB Ditangkap di Yahukimo Termasuk Penembak Pesawat Smart Air

Publisher: Redaktur 16 Februari 2026 2 Min Read
Share
Pesawat Smart Air PK-SNR yang menjadi sasaran penembakan di Papua.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Satgas Operasi Damai Cartenz menangkap empat anggota kelompok kriminal bersenjata di Yahukimo, Papua Pegunungan, dua di antaranya diduga terlibat penembakan pesawat Smart Air PK-SNR di Boven Digoel, Senin 16 Februari 2026.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026 Kombespol Yusuf Sutejo mengungkapkan sekitar 20 anggota KKB diduga terlibat dalam aksi penembakan terhadap pesawat perintis Smart Air pada 11 Februari 2026.

“Dari sekitar 20 orang yang diduga terlibat dalam penembakan terhadap awak pesawat perintis Smart Air pada 11 Februari, dua orang telah berhasil diidentifikasi dan saat ini masih dalam proses pendalaman lebih lanjut,” kata Yusuf dalam keterangannya.

Baca Juga:  Polisi Tembak Mati Penembak Bripka Anumerta Arya di Pesawaran Lampung

Ia menyebut dua anggota KKB berinisial GW dan EH telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan intensif.

Selain itu, petugas juga mendalami keterangan para penumpang pesawat Smart Air yang selamat dari insiden penembakan tersebut. Saat penyerangan, para pelaku diketahui membawa senjata api dan senjata tajam.

“Diperkirakan terdapat tiga hingga empat senjata api laras panjang yang digunakan pelaku, sementara lainnya membawa senjata tajam seperti tombak, panah, dan parang. Jenis dan asal senjata api masih dalam proses identifikasi,” jelasnya.

Sementara itu, aparat keamanan masih melakukan pengejaran terhadap anggota KKB lainnya yang diduga terlibat. Sejumlah personel kepolisian juga disiagakan untuk melakukan pengamanan di wilayah Boven Digoel guna mencegah gangguan keamanan lanjutan. HUM/GIT

Baca Juga:  995 Senjata Ditemukan di Sekolah Jaksel, Ternyata Milik Importir Airsoft Gun
TAGGED: aparat kepolisian, boven digoel, keamanan papua, kkb papua, operasi damai cartenz, papua pegunungan, papua selatan, penembakan pesawat, senjata api, smart air, yahukimo, yusuf sutejo
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

KPK Pernah Ingatkan ATR/BPN, Kini OTT Suap HGB Summarecon di Bogor Terjadi
17 September 2026
KPK Sita Rp 106,3 Miliar dari OTT Kasus HGB Summarecon, Jadi Rekor Terbesar
17 September 2026
Purbaya Yudhi Sadewa Lengser dari Menkeu, Segini Estimasi Uang Pensiunnya
17 September 2026
Hari ke-10, Pencarian 8 Orang Hilang di Anak Krakatau Diperluas, 24 Kapal Dikerahkan
17 September 2026
Serda Ahmad Tewas Dianiaya Senior, 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka
17 September 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

KPK Sita Rp 106,3 Miliar dari OTT Kasus HGB Summarecon, Jadi Rekor Terbesar
17 September 2026
Hari ke-10, Pencarian 8 Orang Hilang di Anak Krakatau Diperluas, 24 Kapal Dikerahkan
17 September 2026
Serda Ahmad Tewas Dianiaya Senior, 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka
17 September 2026
Kepala Bidang Imigrasi KDEI Taipei, Wahyu Wibisono (dua dari kanan) hadir di Penghu untuk memastikan WNI mendapatkan akses pelayanan keimigrasian.
KDEI Taipei Jemput Bola ke Penghu, Perkuat Pelayanan dan Perlindungan Warga Negara Indonesia
17 September 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Pertanahan

KPK Pernah Ingatkan ATR/BPN, Kini OTT Suap HGB Summarecon di Bogor Terjadi

Pertanahan

KPK Sita Rp 106,3 Miliar dari OTT Kasus HGB Summarecon, Jadi Rekor Terbesar

Nasional

Purbaya Yudhi Sadewa Lengser dari Menkeu, Segini Estimasi Uang Pensiunnya

Peristiwa

Hari ke-10, Pencarian 8 Orang Hilang di Anak Krakatau Diperluas, 24 Kapal Dikerahkan

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?