MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak di Maros, Basarnas Fokus Pencarian di Bantimurung

Publisher: Redaktur 18 Januari 2026 3 Min Read
Share
Ilustrasi
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport dilaporkan hilang kontak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dan saat ini dalam tahap pencarian oleh Basarnas serta instansi terkait, Sabtu 17 Januari 2026.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menyebut target pencarian difokuskan di kawasan pegunungan kapur Bantimurung, Desa Leang-leang, Kabupaten Maros.

“Target pencarian di pegunungan kapur Bantimurung, Desa Leang-leang, Kabupaten Maros, dan menjadi posko Basarnas di dekat lokasi,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menerima laporan awal hilangnya kontak pesawat jenis ATR 42-500 dengan registrasi PK-THT yang dioperasikan Indonesia Air Transport pada Sabtu 17 Januari 2026.

Baca Juga:  Daftar Lengkap 19 Kajari Dimutasi Jaksa Agung, Salah Satunya Eks Jaksa KPK

Pesawat buatan tahun 2000 bernomor seri 611 itu terbang dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta menuju Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dengan pilot in command Captain Andy Dahananto.

“Pada pukul 04.23 UTC, pesawat diarahkan oleh Air Traffic Control Makassar Area Terminal Service Center untuk melakukan pendekatan ke landasan pacu RWY 21 Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar,” ujar Lukman.

Dalam proses pendekatan, pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur yang seharusnya sehingga ATC memberikan arahan koreksi posisi kepada awak pesawat.

“ATC selanjutnya menyampaikan beberapa instruksi lanjutan guna membawa pesawat kembali ke jalur pendaratan yang sesuai dengan prosedur,” katanya.

Setelah arahan terakhir disampaikan, komunikasi antara ATC dan pesawat terputus sehingga ATC mendeklarasikan fase darurat DETRESFA sesuai prosedur.

Baca Juga:  Vadel Badjideh Ajukan Kasasi Usai Hukuman Diperberat Jadi 12 Tahun

AirNav Indonesia Cabang MATSC segera berkoordinasi dengan Rescue Coordination Center Basarnas Pusat serta Polres Maros untuk mendukung pencarian dan pertolongan.

Sementara itu, Basarnas Makassar mengerahkan sekitar 400 personel SAR gabungan untuk melakukan pencarian di wilayah pegunungan Maros.

Pesawat tersebut membawa delapan kru dan tiga penumpang dengan rute penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar.

Yang terdiri dari Capten Andy Dahananto; Second in Command (SIC) First Officer (FO) Yudha Mahardika; Ex-Check Unit Captain (XCU) atau seorang kapten senior, Sukardi; Flight Operation Officer (FOO) Hariadi; EOB Franky D Tanamal; EOB Junaidi; Flight Attendant (FA) Florencia Lolita; Flight Attendant (FA) Esther Aprilita S. Lalu penumpang yaitu Mr Deden; Mr Ferry; dan Mr Yoga.

Baca Juga:  MA Tolak PK Kedua Jessica Kumala Wongso: Kasus 'Kopi Sianida' Berakhir, Hukuman Tetap 20 Tahun Penjara

Kepala Basarnas Makassar Muhammad Arif Anwar menyebut pesawat ATR 42-500 tersebut dioperasikan Indonesia Air Transport dan disewa oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Kami langsung menggerakkan tim rescue menuju titik duga setelah memplot koordinat terakhir yang diberikan ATC di wilayah Bantimurung dan sekitarnya,” ujarnya.

TNI AU juga mengerahkan helikopter Caracal untuk memastikan temuan titik api yang diduga berasal dari lokasi jatuhnya pesawat di kawasan pegunungan.

“Kita sudah melihat adanya indikasi api di daerah Gunung Lapihao, Kecamatan Leang-leang, Kabupaten Maros, namun masih perlu dipastikan lebih lanjut,” kata Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko. HUM/GIT

TAGGED: atr 42-500, bantimurung, basarnas makassar, indonesia air transport, Jakarta, maros, pencarian sar, pesawat atr, pesawat hilang kontak, Sulsel
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Penerbangan Pesawat ATR 42-500 Sesuai Prosedur Saat Hilang Kontak di Maros
18 Januari 2026
Enam Serpihan Diduga Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung Pangkep
18 Januari 2026
Menteri KKP Konfirmasi Tiga Pegawai di Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Maros
18 Januari 2026
KNKT Duga Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Maros Akibat ELT Tidak Berfungsi
18 Januari 2026
Alasan Jokowi Setujui Restorative Justice Kasus Fitnah Ijazah Palsu
18 Januari 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Penerbangan Pesawat ATR 42-500 Sesuai Prosedur Saat Hilang Kontak di Maros
18 Januari 2026
Enam Serpihan Diduga Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung Pangkep
18 Januari 2026
Menteri KKP Konfirmasi Tiga Pegawai di Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Maros
18 Januari 2026
KNKT Duga Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Maros Akibat ELT Tidak Berfungsi
18 Januari 2026
Ad imageAd image

TERPOPULER

Kontestan Indonesian Idol 2025 Terseret Dugaan Pemerkosaan Siswi SMA di Belu
17 Januari 2026
Adies Kadir Umumkan 250 Pengurus DPP Ormas MKGR Periode 2025-2030
17 Januari 2026
KNKT Duga Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Maros Akibat ELT Tidak Berfungsi
18 Januari 2026
Dua Praja IPDN Tewas Diduga Tabrak Lari di Jalan Arteri Porong Sidoarjo
16 Januari 2026

Baca Berita Lainnya:

Peristiwa

Penerbangan Pesawat ATR 42-500 Sesuai Prosedur Saat Hilang Kontak di Maros

Peristiwa

Enam Serpihan Diduga Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung Pangkep

Peristiwa

Menteri KKP Konfirmasi Tiga Pegawai di Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Maros

Peristiwa

KNKT Duga Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Maros Akibat ELT Tidak Berfungsi

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?