SIDOARJO, Memoindonesia.co.id – Dua Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri tingkat akhir tewas diduga akibat tabrak lari di Jalan Arteri Porong arah Surabaya–Malang saat hujan deras, Kamis, 15 Januari 2026.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.10 WIB di selatan lampu lalu lintas Desa Pamotan, Kecamatan Porong.
Berdasarkan data RS Pusdiklat Sabhara Porong, kedua korban merupakan Praja IPDN yang berada di Sidoarjo untuk menyelesaikan tugas akhir penyusunan skripsi.
Kedua korban diketahui mengendarai sepeda motor Honda Megapro hitam bernomor polisi W 5596 QL.
Korban masing-masing bernama Adinata Putra Ali R (23), warga Dusun Karangpoh, Desa Ponokawan, Kecamatan Krian, serta Adzra Sybil Alvina (23), warga Desa Urangagung, Kecamatan Sidoarjo Kota.
Kapolsek Porong Kompol Madya Wiraaji Kusuma membenarkan kejadian tersebut dan menyebut kedua korban merupakan Praja IPDN.
“Benar, sesuai informasi dari masyarakat, telah terjadi kecelakaan antara kendaraan roda dua dan roda empat. Dari informasi awal, dua korban tersebut merupakan Praja IPDN,” ujar Madya Wiraaji Kusuma.
Ia menambahkan, polisi masih mendalami kronologi kejadian dengan mengumpulkan barang bukti dan menelusuri rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi.
“Kronologi masih kita dalami. Saat ini kami mengumpulkan barang bukti dan menelusuri rekaman CCTV yang ada di Jalan Arteri Porong untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan,” jelasnya.
Dari indikasi awal, kecelakaan tersebut diduga merupakan tabrak lari karena kendaraan roda empat yang terlibat langsung melarikan diri usai kejadian.
“Indikasi di lapangan mengarah ke tabrak lari. Saat kejadian kondisi hujan cukup deras,” imbuhnya.
Saat ini Unit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan penyelidikan lanjutan, sementara polisi masih memburu pengemudi kendaraan roda empat yang diduga terlibat. HUM//GIT


